Breaking News

Polri Tidak Menyebut Penyakit Maaher, Menyangkut Nama Baik Keluarga

Selasa, 9 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri enggan ungkap kasus penyakit yang di derita Maaher

Polri enggan ungkap kasus penyakit yang di derita Maaher

Bikin Website Murah

BeritaQ.com, Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) enggan mengungkap penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Ustaz Maaher At-Thuwailibi sebelum meninggal di Rutan Bareskrim Polri. Selasa (09/02/21)

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono membeberkan sakit yang diderita oleh Maaher. Adapun pertimbanganya, Polri tak mau mencoreng nama baik keluarga Maaher lantaran penyakitnya sangat sensitif.

“Ini karena sakit. Saya tak bisa sampaikan sakitnya apa karena sakit yang sensitif,” kata Argo dalam jumpa pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum. Jadi kita tidak bisa sampaikan secara jelas dan gamblang sakitnya apa karena penyakitnya adalah sensitif, ini masalahnya,” tambah Argo menekankan.

Baca Juga
Humas Polri Libatkan Juru Bahasa Isyarat dalam Setiap Konferensi Pers

Maheer sempat mendapatkan perawatan di RS Polri, Kramat Jati. Perkara Maaher sendiri sudah masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke Kejaksaan. Sebelum tahap 2 (barang bukti dan tersangka diserahkan ke Jaksa), Maaher mengeluh sakit.

Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

“Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim,” ungkap Argo.

Menurut Argo, setelah tahap 2 selesai barang bukti dan tersangka diserahkan ke Jaksa Maaher kembali mengeluh sakit.

Lagi-lagi petugas rutan dan tim dokter menyarankan agar dibawa ke RS Polri tapi yang bersangkutan tidak mau sampai akhirnya meninggal dunia.

Maaher ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Baca Juga
Kapolri: Kami Komitmen Berantas Narkoba

Maaher ditangkap untuk menindaklanjuti adanya laporan polisi bernomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tertanggal 27 November 2020. Ia ditangkap terkait unggahan ujaran kebencian di akun media sosial Twitter @ustadzmaaher_. (Ki SJ)

Berita Terkait

Ada Lagi Edukasi Dasar Bulan Juli 2024 Ini, Wajib Diikuti Anggota dan Calon Anggota
Inovasi Sejagad Sehat Diluncurkan Dinas Kesehatan Lutra, Tiga Perangkat Daerah Digandeng
Kapolres Maros Himbau Pengunjung Air Terjun Maros Tetap Jaga Keselamatan dan Patuhi Aturan.
DPC P3AD Gelar Seminar Pengembangan Potensi Ekonomi Desa
Fashion Karnaval Semarakkan Beautiful Malino 2024, Diikuti 67 Kontingen.
Melalui Fashion Karnaval, Adnan Harap Malino Semakin Dikenal Kota Bunga
Jalin Silaturahmi Yang Kuat, Kapolrestabes Makassar Gelar Family Gathering
Maksimalisasi Program di Kepulauan, Ketua TP PKK Kota Makassar Tinjau Lorong PKK di Barang Lompo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 23:17 WIB

Ada Lagi Edukasi Dasar Bulan Juli 2024 Ini, Wajib Diikuti Anggota dan Calon Anggota

Minggu, 14 Juli 2024 - 23:16 WIB

Inovasi Sejagad Sehat Diluncurkan Dinas Kesehatan Lutra, Tiga Perangkat Daerah Digandeng

Sabtu, 13 Juli 2024 - 22:05 WIB

DPC P3AD Gelar Seminar Pengembangan Potensi Ekonomi Desa

Sabtu, 13 Juli 2024 - 21:23 WIB

Fashion Karnaval Semarakkan Beautiful Malino 2024, Diikuti 67 Kontingen.

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:49 WIB

Melalui Fashion Karnaval, Adnan Harap Malino Semakin Dikenal Kota Bunga

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:27 WIB

Jalin Silaturahmi Yang Kuat, Kapolrestabes Makassar Gelar Family Gathering

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:09 WIB

Maksimalisasi Program di Kepulauan, Ketua TP PKK Kota Makassar Tinjau Lorong PKK di Barang Lompo

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:53 WIB

Berantas Virus Judi Online, Karutan Makassar Sidak Handphone Petugas

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Operasi Pekat,Polres Sinjai Amankan Miras Ballo Beserta Pelaku.

Minggu, 14 Jul 2024 - 01:15 WIB

Kriminal Hukum

Polsek Tamalate Amankan 125 Liter Miras ballo Siap Edar

Sabtu, 13 Jul 2024 - 22:31 WIB