Keuskupan Agung Makassar, Gelar Pembinaan Keluarga Katolik dalam Mengatasi Krisis Perkawinan

Luwu Utara,DNID.co.id – Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Keuskupan Agung Makassar (KAMS) melaksanakan kegiatan Pembinaan Keluarga Katolik dan Pasutri Katolik di Paroki Siti Maryam Saluampak dengan mengambil tema “Mengatasi Krisis Perkawinan Katolik dengan Pendekatan Hukum Kanonik” ini dihadiri oleh 120 orang peserta.

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan Penyuluh Agama Katolik dari Bimas Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Paulus Palondong pada media ini, Minggu 17 November 2024 mengatakan bahwa, keluarga merupakan institusi terkecil baik di Gereja maupun masyarakat.

“Nah, keluarga berperan membangun iman dan nilai nilai universal”, lanjutnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Paroki Siti Maryam Saluampak, Sabtu 16 November 2024 kemarin, ini dibuka secara langsung Pastor Paroki Siti Maryam Saluampak RP Mathias Tobias Farneubun, MSC didampingi oleh Koordinator Bidang Keluarga Paroki dan Jajaran Penyuluh Agama Katolik.

Pastor Paroki Siti Maryam Saluampak memberikan apresiasi atas peran Koordinator Bidang Keluarga Katolik, Sebastian Rante dan Seksi Keluarga.

Sementara itu pemateri dari Keuskupan Agung Makassar dari Tribunal KAMS, Pastor I Made Markus Suma dalam mengatasi krisis perkawinan Katolik dengan pendekatan hukum kanonik dengan tujuan Keluarga Katolik yang sedang berada situasi khusus serta peserta kursus persiapan perkawinan dengan tujuan membahagiakan, mensejahterakan suami istri dan pendidikan iman Katolik.

Perkawinan Katolik, terangnya, tetap bertahan dengan sifat monogami.” Satu pasangan untuk hidup selamanya, kecuali maut yang memisahkan keduanya,” terang Pastor Made.

Dalam membangun keluarga, Pastor Made meminta dan menekankan pasangan yang sudah menikah atau yang mau menikah untuk setia pada tujuan dari membangun keluarga Katolik yakni,membangun persekutuan cinta kasih bagi kedua pasangan, buka semata-mata untuk memiliki keturunan.

Hal ini juga ditegaskan Pastor Made bahwa, perlu dipahami oleh calon suami isteri yang mau menikah secara Katolik. Pasalnya, ada banyak yang mengajukan perceraian dengan alasan tidak memiliki anak.

Alasan itu, tambah Made, tidak memberi ruang bagi pemutihan sebuah perkawinan Katolik, kendati dalam Gereja Katolik dapat memberikan anulasi perkawinan atsu pemutihan perkawinan yang sudah cacat sebelum perkawinan berlangsung.

Sementara itu, Paulus Palondong dari Bimas Katolik Provinsi Sulsel juga berharap, agar peserta terus meningkatkan kompetensi dalam membina dan mendampingi para calon nikah sehingga ketika berkeluarga mereka bisa menjadi keluarga yang bahagia.

“Dengan dibina keluarga-keluarga ini bisa langgeng dan memiliki usia perkawinan yg panjang”, demikian pesan Paulus.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 18 November 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA