Breaking News

Radio Player

Loading...

Kepala Desa di Bone Tewas Ditikam, Diduga Akibat Dendam Pilkades

Senin, 18 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bone, DNID.co.id – Suasana duka menyelimuti masyarakat Desa Salebba, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, setelah Kepala Desa mereka, Munsir (53), tewas akibat ditikam sebilah badik oleh seorang warga pada Sabtu malam (16/8/2025).

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA di Lapangan Sepak Bola Dusun Lonrong, Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre. Saat itu, korban diketahui sedang duduk santai di stand perkemahan.

Tiba-tiba, seorang pria bernama AKT (43), yang berprofesi sebagai petani asal Desa Binuang, Kecamatan Libureng, datang menghampiri dan tanpa banyak bicara langsung menusukkan badik ke arah dada korban.

ads

Tusukan itu mengenai dada bagian kanan korban hingga membuatnya roboh bersimbah darah. Sementara pelaku dengan cepat melarikan diri meninggalkan lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang panik segera mengevakuasi korban ke RSUD Tenriawaru Bone. Namun, sekitar pukul 03.00 WITA, Minggu (17/8/2025), korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusukan yang cukup parah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga memiliki dendam pribadi terhadap korban. Hal itu terkait dinamika pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2022 lalu, di mana pelaku disebut-sebut sebagai salah satu pendukung calon kepala desa lain.

Kapolsek Ponre yang dikonfirmasi membenarkan insiden pembunuhan tersebut.

“Pelaku sudah berhasil diamankan dan kini ditahan di Mapolres Bone untuk proses hukum lebih lanjut. Dugaan sementara motifnya adalah dendam pribadi,” ujarnya.

Almarhum Munsir dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Sejumlah warga Desa Salebba mengaku sangat kehilangan atas kepergian pemimpin desa mereka.

“Beliau itu orangnya ramah, suka membantu warga. Kami sangat berduka,” kata salah satu warga dengan mata berkaca-kaca.

Suasana duka pun terlihat di rumah duka. Keluarga dan kerabat tidak menyangka pertemuan terakhir dengan almarhum berakhir tragis. Sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa tampak hadir untuk memberikan dukungan moral.

Polisi kini tengah mendalami kasus ini, termasuk mencari tahu lebih jauh hubungan antara pelaku dan korban.

Sementara itu atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal tentang tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Kasus ini menjadi perhatian warga setempat, sekaligus peringatan bahwa perselisihan pribadi maupun politik tidak seharusnya berakhir dengan tindak kekerasan.

Simpan Gambar:

Penulis : Ricky

Editor : Kingzhie

Berita Terkait

Polrestabes Makassar Amankan 7 Pemuda Diduga Geng Motor, Serta Dua Ketapel dan Tujuh Anak Panah
Tim Gabungan Bongkar Pesta Sabu di Bangka Selatan
Kementan: Indah Megahwati Korupsi Rp27 Miliar,Terbukti dari Pengakuan dan Audit Inspektorat
Nekat Bawa Senjata Tajam Dini Hari, Dua Pengendara Motor Diciduk Polisi
Parah, Diduga Oknum Polisi di Makassar Jadi Penadah Mobil Bodong
Viral Oknum ASN Bergaya Mewah di Makassar, Ternyata Ayahnya Terpidana Korupsi di Kemenag Sulsel
Di Vonis Bebas ! Kasus Pupuk Di adukan Ke komisi III DPR RI,Amrina Minta Keadilan
Razia Balap Liar dan Knalpot Brong di Kawasan CPI, Polsek Tamalate Amankan Puluhan Kendaraan
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 19:34 WITA

Polrestabes Makassar Amankan 7 Pemuda Diduga Geng Motor, Serta Dua Ketapel dan Tujuh Anak Panah

Senin, 26 Januari 2026 - 19:01 WITA

Tim Gabungan Bongkar Pesta Sabu di Bangka Selatan

Senin, 26 Januari 2026 - 18:38 WITA

Kementan: Indah Megahwati Korupsi Rp27 Miliar,Terbukti dari Pengakuan dan Audit Inspektorat

Senin, 26 Januari 2026 - 14:35 WITA

Nekat Bawa Senjata Tajam Dini Hari, Dua Pengendara Motor Diciduk Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 13:48 WITA

Parah, Diduga Oknum Polisi di Makassar Jadi Penadah Mobil Bodong

Senin, 26 Januari 2026 - 11:10 WITA

Viral Oknum ASN Bergaya Mewah di Makassar, Ternyata Ayahnya Terpidana Korupsi di Kemenag Sulsel

Senin, 26 Januari 2026 - 10:29 WITA

Di Vonis Bebas ! Kasus Pupuk Di adukan Ke komisi III DPR RI,Amrina Minta Keadilan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:13 WITA

Razia Balap Liar dan Knalpot Brong di Kawasan CPI, Polsek Tamalate Amankan Puluhan Kendaraan

Berita Terbaru

Keagamaan

Kepala KUA Sekarang Boleh Diisi Penyuluh Agama Islam, Ini Alasannya

Selasa, 27 Jan 2026 - 12:01 WITA