Polda Babel Tingkatkan Status Kasus Korupsi Hibah KONI Bangka Barat ke Penyidikan

Pangkalpinang, Dnid.Co.Id — Aroma ketegangan terasa di koridor Mapolda Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa siang (25/11/2025), ketika Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus resmi menaikkan status kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka Barat ke tahap penyidikan. Langkah ini menandai babak baru pengusutan yang disebut berpotensi merugikan keuangan negara hingga ratusan juta rupiah.

Kepastian peningkatan status itu disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, yang menyebut bahwa tim penyidik kini bergerak pada fase pembuktian hukum yang lebih dalam.
“Informasi yang kita terima, kasus dana hibah KONI Bangka Barat sudah naik ke tahap penyidikan,” ujarnya tegas.

Investigasi Menghangat, Tekanan Publik Menguat

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan anggaran hibah KONI Bangka Barat pada rentang tahun anggaran 2020–2024. Deretan temuan audit internal dan laporan masyarakat soal aliran dana yang diduga tak sesuai peruntukan mendorong penyidik untuk memperluas penelusuran.

Menurut Fauzan, peningkatan status ke penyidikan merupakan langkah penting untuk menelusuri siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam perkara ini.
“Tujuan dinaikkannya status ke penyidikan ialah upaya penegakkan hukum, termasuk mengumpulkan alat bukti untuk mencari pihak yang paling bertanggung jawab,” katanya.

Hingga saat ini, sedikitnya 65 saksi telah diperiksa penyidik. Jumlah itu, kata Fauzan, masih mungkin bertambah.
“Sudah 65 orang yang diperiksa. Kemungkinan akan ada lagi saksi lain yang dipanggil untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Sumber internal kepolisian menyebut pemeriksaan meliputi pengurus KONI, bendahara, pihak vendor, hingga pejabat pemerintah daerah yang berkaitan dengan proses pemberian hibah. Suasana pemeriksaan sejak awal November digambarkan intens, bergulir nyaris setiap hari.

Upaya Pemulihan Kerugian Negara Mulai Tampak

Selain fokus pada penegakan hukum, penyidik Tipidkor juga melakukan langkah pemulihan kerugian negara. Sebanyak Rp119 juta uang tunai telah diserahkan oleh pihak terkait dan langsung dilakukan penyitaan. Uang tersebut kini menjadi barang bukti resmi penyidikan.

“Upaya pemulihan maupun penegakan hukum ini menjadi prioritas bagi penyidik untuk membuat kasus semakin terang dan segera menentukan tersangka,” tegas Fauzan.

Belum ditetapkannya tersangka, menurut sumber penegak hukum, bukan karena lambannya proses, tetapi karena penyidik ingin memastikan konstruksi hukum lengkap sebelum mengumumkan nama yang akan dijerat pasal tindak pidana korupsi.

Latar Belakang Kasus

Dugaan penyalahgunaan dana hibah KONI Bangka Barat pertama kali mencuat awal November 2025. Indikasi manipulasi laporan kegiatan, pembengkakan anggaran, hingga penggunaan dana yang tak sesuai peruntukan muncul dari hasil penelusuran awal penyidik.

Modus yang diendus antara lain pengadaan fiktif, laporan kegiatan tidak sesuai realisasi, dan penggunaan dana hibah untuk kepentingan di luar dunia olahraga. Beberapa dokumen kini sudah dalam status penyitaan.

Meski demikian, Polda Babel menegaskan proses masih berjalan dan publik diminta menunggu hasil akhir penyidikan..

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 25 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ALE

Editor: REDAKSI BABEL DNID. CO. ID

Sumber Berita: Humas Polda Babel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA