Breaking News

Radio Player

Loading...

Pekon Purwodadi Matangkan Persiapan Penilaian Adipura Kabupaten Tanggamus

Senin, 1 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tanggamus DNID MEDIALAMPUNG– Pekon Purwodadi menggelar diskusi terkait persiapan menghadapi penilaian Adipura tingkat Kabupaten Tanggamus. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor BUMDES Purwodadi dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintah serta masyarakat.

 

Direktur BUMDES Purwodadi, Heri, menjelaskan bahwa Kelompok PKK memiliki peran penting dalam membantu seluruh rangkaian persiapan. Ia juga menambahkan bahwa Bank Sampah yang menjadi pusat program pengelolaan lingkungan dikelola oleh Ahmad Humaidi, yang berpengalaman dalam penanganan limbah rumah tangga.

ads

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Kepala Pekon Purwodadi Mualpi, serta perwakilan dari Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus.

 

Mualpi menyampaikan bahwa penilaian Adipura dilakukan oleh tim dari instansi pusat dan berjalan tanpa pemberitahuan sebelumnya selama tiga hingga empat hari. Dua aspek utama penilaian meliputi kebersihan serta penataan lingkungan permukiman, dan kinerja Bank Sampah, khususnya dalam proses penampungan, penjualan, serta manfaat langsung bagi warga.

 

Ia juga mengakui bahwa BUMDES Purwodadi pernah mengalami stagnasi akibat kendala manajemen. Melalui reorganisasi, BUMDES kembali berkembang dan membuka unit usaha di sektor ketahanan pangan. Menurut Koordinator Unit Ketahanan Pangan, Suropin, BUMDES mengelola satu hektare lahan sawah, tiga balong ikan, serta sembilan ekor sapi dengan sistem bagi hasil. BUMDES juga berencana membuat situs web dan akun media sosial sebagai sarana informasi publik.

 

Dalam menghadapi penilaian, tim juri akan memeriksa berbagai lokasi, antara lain perkantoran pekon, pasar, taman, permukiman warga, TPS, dan Bank Sampah. Purwodadi dinilai memiliki inovasi baik dalam pengelolaan sampah skala pekon.

 

Kelompok SOKLI bersama unit usaha BUMDES terlibat aktif dalam menjaga kebersihan wilayah. Mereka mempersiapkan presentasi mengenai proses pemilahan sampah hingga pemanfaatan hasil penjualannya.

 

Direktur BUMDES, Heri, menyebutkan bahwa program pengelolaan sampah tidak hanya ditujukan untuk meraih Adipura, tetapi juga membangun budaya kebersihan serta meningkatkan ekonomi lokal. Kelompok SOKLI tercatat berhasil mengurangi volume sampah yang masuk ke TPS hingga 40 persen dalam satu tahun. Sebagian pendapatan Bank Sampah digunakan untuk pengadaan benih padi dan pakan ternak.

 

Untuk menjamin keberlanjutan program, BUMDES Purwodadi bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup, yang memberikan pendampingan teknis serta peralatan pengelolaan sampah. Ke depan, akan digelar lokakarya rutin untuk meningkatkan partisipasi warga.

 

Kelompok SOKLI menjadi elemen penting dalam pemilahan sampah basah dan kering dengan slogan “Pilah Sampah Jadi Berkah”. Bank Sampah memiliki SOP sederhana dan menjual sampah langsung kepada pengepul besar agar warga memperoleh nilai lebih.

 

Menjelang penilaian Adipura, warga memasang materi edukasi kebersihan, spanduk program, dan memastikan kondisi Bank Sampah tetap rapi. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya demi meraih penghargaan, tetapi juga untuk memperkuat komitmen Purwodadi sebagai pekon yang peduli lingkungan dan berdaya secara ekonomi. (MT/**)

 

Simpan Gambar:

Penulis : MT

Editor : RA

Berita Terkait

Energi Stabil untuk Ekonomi Rendah Karbon
Transformasi Strategis Sektor Energi Nuklir dalam Era Artificial Intelligence
Sinergi Nuklir dan EBT: Menambal Celah Intermitensi demi Kedaulatan Energi
PLTN Untuk Generasi Muda: Peluang Karier Baru yang Jarang Dibahas
Asia Tenggara Masuki Era Nuklir Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Penonton
Apa yang Akan Kita Wariskan? Asap, atau Cahaya?
Pemekaran Provinsi Luwu Raya: Antara Janji Sejarah dan Legitimasi Elit Politik Sulawesi Selatan
Relevansi Energi Nuklir bagi Konservasi Alam
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:29 WITA

Energi Stabil untuk Ekonomi Rendah Karbon

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:25 WITA

Transformasi Strategis Sektor Energi Nuklir dalam Era Artificial Intelligence

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WITA

Sinergi Nuklir dan EBT: Menambal Celah Intermitensi demi Kedaulatan Energi

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WITA

PLTN Untuk Generasi Muda: Peluang Karier Baru yang Jarang Dibahas

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:00 WITA

Asia Tenggara Masuki Era Nuklir Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Penonton

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:31 WITA

Apa yang Akan Kita Wariskan? Asap, atau Cahaya?

Senin, 5 Januari 2026 - 22:18 WITA

Pemekaran Provinsi Luwu Raya: Antara Janji Sejarah dan Legitimasi Elit Politik Sulawesi Selatan

Senin, 5 Januari 2026 - 16:36 WITA

Relevansi Energi Nuklir bagi Konservasi Alam

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Bupati Takalar Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Senin, 26 Jan 2026 - 20:41 WITA