Breaking News

Radio Player

Loading...

Puluhan Mahasiswa Kembali Menggeruduk Kantor Kejaksaan Negeri Gowa

Rabu, 15 November 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, 15/11/2023). Aliansi pemerhati rakyat yang terdiri dari gerak misi dan fk-garda kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kejaksaan negeri gowa guna mendesak kepala kejaksaan negeri gowa untuk menyelesaikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana jkn tahun 2018 – 2023 dan dana insentif tenaga kesehata pada rsud syekh Yusuf. Siang tadi, rabu 15 november 2023.

“pada jumat kemarin kami telah melakukan aksi unjuk rasa di depan rsud syekh yusuf dan kantor kejaksaan negeri gowa guna Mendesak kepala direktur rsud syekh yusuf untuk mundur dari jabatannya karna kami menilai direktur RSUD Syekh Yusuf tidak sanggup menjalankan kepemimpinan dan memberikan jaminan kepada tenaga kesehatan rsud syekh yusuf serta tidak mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan kami duga terlibat pula dalan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana jkn”. Tutur Fahmi selaku jendral lapangan

Fahim juga menambahkan. “Pada saat orasi ilmiah yang di sampaikan di depan kantor kejaksaan negeri gowa yang kedua kalinya ini sebagai bentuk ucapan selamat datang kepada kepala kejaksaan negeri gowa yang baru, dan kami menantang kepala kejaksaan yang ini untuk dapat menyelesaikan kasus dugaan tindak pidana korupsi jkn tahun 2018 – 2023 pada rsud syekh yusuf, dan apabila kepala kejaksaan negeri gowa ini tindak mampu menyelesaikan kasus secara cepat maka lebih baik mundur saja dari jabatannya”. Ucap Fahim

ads

Aksi unjuk rasa yang di lakukan di depan kantor kejaksaan negeri gowa yang berlangsung beberapa jam di terima dan di temui langsung oleh kepala kasiptsus kejaksaan negeri gowa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus dugaan tindak pidana korupsi jkn tahun 2018 -2023 pada rsud syekh yusuf yang sekarang sudah naik status penyelidikan dan itu sementara di proses dan sedang menunggu hasil audit bpk terkait dengan kerugian negara dan kami sudah melakukan kordinasi sebanyak dua kali kepada bpk dan tidak lama lagi hasilnya keluar dan setelah itu baru kami akan menetapkan tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi ini” . Tutur kepala kasipitsus kejaksaan negeri gowa saat audiens bersama masa aksi.

Asfar selaku kordinator lapangan menegaskan pula bahwa aksi unjuk rasa ini akan tetap kami gelar hingga dengan kasus dugaan korupsi ini tuntas di tangani oleh pihak kejaksaan negeri gowa dan kami akan melakukan konsolidasi kembali guna menyikapi kasus dugaan tidak pidana korupsi ini dan hingga direktur utama RSUD Syekh Yusuf di periksa dan di copot dari jabatannya”. Tutup asfar dalam orasi ilmiahnya

Aksi unjuk rasa ini mengakibatkan kemacetan panjang pada ruas jalan trans Sulawesi aksi unjuk rasa ini pula sempat mengalami kericuhan beberapa kali antar massa aksi dengan pihak kepolisian mulai dari baku dorong-dorong hingga dengan ada pemukulan yang di alami oleh masa aksi yang di akibatkan oleh masa aksi yang membakar ban dan menahan mobil truk untuk di jadikan sebagai panggung orasinya dan bahkan masa aksi sempat mendobrak pintu kejaksaan negeri dan bahkan masa aksi mendapatkan lemparan dari arah dalam kantor kejaksaan ke arah masa aksi.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung dan berakhir dengan membubarkan diri dengan tertib setelah utusan kejaksaan menemui masa aksi di depan kantor kejaksaan negeri gowa.

Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polrestabes Makassar Amankan 7 Pemuda Diduga Geng Motor, Serta Dua Ketapel dan Tujuh Anak Panah
Tim Gabungan Bongkar Pesta Sabu di Bangka Selatan
Kementan: Indah Megahwati Korupsi Rp27 Miliar,Terbukti dari Pengakuan dan Audit Inspektorat
Nekat Bawa Senjata Tajam Dini Hari, Dua Pengendara Motor Diciduk Polisi
Parah, Diduga Oknum Polisi di Makassar Jadi Penadah Mobil Bodong
Viral Oknum ASN Bergaya Mewah di Makassar, Ternyata Ayahnya Terpidana Korupsi di Kemenag Sulsel
Di Vonis Bebas ! Kasus Pupuk Di adukan Ke komisi III DPR RI,Amrina Minta Keadilan
Razia Balap Liar dan Knalpot Brong di Kawasan CPI, Polsek Tamalate Amankan Puluhan Kendaraan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 19:34 WITA

Polrestabes Makassar Amankan 7 Pemuda Diduga Geng Motor, Serta Dua Ketapel dan Tujuh Anak Panah

Senin, 26 Januari 2026 - 19:01 WITA

Tim Gabungan Bongkar Pesta Sabu di Bangka Selatan

Senin, 26 Januari 2026 - 18:38 WITA

Kementan: Indah Megahwati Korupsi Rp27 Miliar,Terbukti dari Pengakuan dan Audit Inspektorat

Senin, 26 Januari 2026 - 14:35 WITA

Nekat Bawa Senjata Tajam Dini Hari, Dua Pengendara Motor Diciduk Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 13:48 WITA

Parah, Diduga Oknum Polisi di Makassar Jadi Penadah Mobil Bodong

Senin, 26 Januari 2026 - 11:10 WITA

Viral Oknum ASN Bergaya Mewah di Makassar, Ternyata Ayahnya Terpidana Korupsi di Kemenag Sulsel

Senin, 26 Januari 2026 - 10:29 WITA

Di Vonis Bebas ! Kasus Pupuk Di adukan Ke komisi III DPR RI,Amrina Minta Keadilan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:13 WITA

Razia Balap Liar dan Knalpot Brong di Kawasan CPI, Polsek Tamalate Amankan Puluhan Kendaraan

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Bupati Takalar Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Senin, 26 Jan 2026 - 20:41 WITA