Proses Hukum Berlanjut, Kedua Terduga Pelaku Pengerusakan Warnet Telah Diamankan Polsek Bontoala

Ilustrasi ditangkap polisi (source: sumbarpro - pngwing)

Ilustrasi ditangkap polisi (source: sumbarpro - pngwing)

Makassar, DNID Sulsel – Kasus pengerusakan warnet kembali diproses oleh polsek Bontoala, pengerusakan yang dilakukan oleh kedua terduga tersangka yaitu PY dan OP pada bulan September 2020 yang lalu yang mengakibatkan kerugian terhadap korban IT sekitar 170 juta rupiah telah lama di proses kepolisian Bontoala .

Pasalnya, merujuk pada laporan polisi nomor: LP / 103 / IX /2020 / Restabes Makassar, Sek Bontoala tanggal 27 september 2020 dan telah dilakukan penyelidikan oleh Polsek Bontoala sesuai dengan surat perintah penyidikan nomor: SP-Sidik/15 A/lll/2021/Reskrim tanggal 21 Maret 2021 serta diperkuat terbitan surat kepala Kejaksaan dengan Nomor: B-4895/P4 10 /EKU 1/09/2021 tanggal 30 September 2021 dan sudah di tahap P21. Kasus tersebut telah digulirkan kembali oleh aparat penegak hukum dalam hal ini oleh Polsek Bontoala.

Semenjak TIM DNID mengungkap fakta di lapangan, ketika ada dugaan oknum menerima suap kepada kedua pelaku pengerusakan warnet tersebut. Baca Berita Sebelumnya : Terkait Pengerusakan di Warnet, Diduga Ada Oknum Terima Suap Penghentian Kasus.

Dan salah satu TIM DNID telah melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Bontoala untuk meminta Hak Jawab via telepon WhatsApp sekira pukul 13:20 WITA, Sabtu (03/12/2022) lalu.

Dari hasil pembicaraan tersebut, Kapolsek akan menindaklanjuti dengan mengkomunikasikan kepada Kanit Reskrim Polsek Bontoala untuk memeriksa ulang berkas perkara kasus pengerusakan tersebut.

Selain itu, TIM DNID Media Sulsel kembali mendapatkan informasi dari narasumber yang tidak mau disebutkan nama dan inisialnya bahwa kini oknum yang diduga menerima suap telah mengakui perilakunya.

“oknum MY dan personilnya telah mendatangi rumah pelaku yang berinisial PY pada pukul 20:30 WITA (03/12/2022) untuk memberitahukan bahwa proses hukum akan tetap dilanjutkan, perihal uang yang diambil sebagai jaminan pemberhentian proses akan dikembalikan,”ucap narasumber yang mendapati info dari ibu terduga pelaku pengerusakan.

Sehari kemudian, Minggu (04/12/2022) lanjut narasumber, inisial AT salah satu personil dari Polsek Bontoala membawakan uang tersebut kepada keluarga pelaku dalam hal ini ibu pelaku atas suruhan dari oknum MY,” terang narasumber.

Setelah itu barulah MY dan personilnya membawa kedua terduga pelaku pengerusakan warnet untuk diamankan sekitar pukul 17:50 WITA pada Minggu (04/12/2022) dan dibawa ke Polsek Bontoala guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Simpan Gambar:

Senin, 5 Desember 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Nasabah Dipidana Saat Tagih Hak: Skandal ‘Kriminalisasi’ Prudential Pecah di Depan Mahkamah Konstitusi
Police Goes to School, Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas
Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Makassar dan Keluarga Terduga Bantah Adanya Praktik Pemberian Uang
Gugat “Klausul Siluman” Asuransi, Pasal 304 KUHD Diuji: Akhiri Praktik Persulit Klaim Nasabah!
Polres Bulukumba Gelar Sertijab Kabag, Kasat dan Kapolsek, Ini Pesan Kapolres
AKP Saharuddin Diduga Sengaja Banding demi Raih Pensiun, Korban Desak Keadilan
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Bergerak Cepat, Dua Pelaku Penganiayaan Berhasil Diamankan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:57 WITA

Nasabah Dipidana Saat Tagih Hak: Skandal ‘Kriminalisasi’ Prudential Pecah di Depan Mahkamah Konstitusi

Rabu, 15 April 2026 - 21:19 WITA

Police Goes to School, Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 19:08 WITA

Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Makassar dan Keluarga Terduga Bantah Adanya Praktik Pemberian Uang

Rabu, 15 April 2026 - 16:19 WITA

Gugat “Klausul Siluman” Asuransi, Pasal 304 KUHD Diuji: Akhiri Praktik Persulit Klaim Nasabah!

Selasa, 14 April 2026 - 21:02 WITA

Polres Bulukumba Gelar Sertijab Kabag, Kasat dan Kapolsek, Ini Pesan Kapolres

Selasa, 14 April 2026 - 16:56 WITA

AKP Saharuddin Diduga Sengaja Banding demi Raih Pensiun, Korban Desak Keadilan

Selasa, 14 April 2026 - 16:05 WITA

Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Bergerak Cepat, Dua Pelaku Penganiayaan Berhasil Diamankan

Berita Terbaru

Peristiwa

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:03 WITA