BEM Nusantara Sulsel Beraksi Pemangkasan Anggaran Pendidikan, Masa Depan Mahasiswa Terancam

Berita Harian Makassar, DNID.co.id – Presiden BEM Nusantara Sulawesi Selatan (Sulsel), Muh Ahmad, mengeluarkan pernyataan keras terkait keputusan pemerintah yang memotong anggaran pendidikan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran.

Ahmad menegaskan bahwa langkah ini sangat merugikan masa depan mahasiswa dan kualitas pendidikan di Indonesia. Pemangkasan anggaran untuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Rp8 triliun dan untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Rp14 triliun sebesar hanya akan memperburuk kondisi pendidikan yang sudah sangat tertekan.

“Pendidikan bukanlah sektor yang bisa dijadikan tumbal dalam nama efisiensi anggaran! Kebijakan ini jelas merugikan mahasiswa, yang akan semakin kesulitan mengakses pendidikan yang layak. Pemotongan anggaran KIP Kuliah yang langsung berdampak pada mahasiswa yang mengandalkan bantuan tersebut akan memicu lonjakan biaya kuliah. Ini bukan hanya masalah teknis, ini adalah ancaman terhadap masa depan generasi muda bangsa,” tegas Ahmad pada media ini, Minggu 16 Februari 2025 via whatsapp.

BEM Nusantara Sulsel juga mengkritik keras pemangkasan anggaran media pendidikan yang semakin memperburuk kualitas sumber daya pendidikan itu sendiri.

Ahmad menambahkan, “Pendidikan adalah hak dasar warga negara, dan hak itu harus dijaga dengan baik. Alih-alih melakukan efisiensi, pemerintah justru membiarkan sektor yang vital ini tergerus. Kebijakan seperti ini hanya akan memperlebar ketimpangan pendidikan dan membebani mahasiswa yang sudah cukup berat dengan biaya hidup yang meningkat,” tegasnya.

BEM Nusantara Sulsel mengingatkan bahwa, pemangkasan anggaran ini bukan hanya soal angka, tetapi soal masa depan bangsa.

“Kami menuntut agar pemerintah segera mengevaluasi keputusan ini. Jangan sampai keputusan yang tidak berpihak pada pendidikan ini menjadi bencana bagi masa depan anak bangsa. Kami akan terus mengawal dan berjuang bersama seluruh elemen masyarakat untuk memastikan hak pendidikan tidak dikorbankan demi efisiensi yang sesat,” pungkasnya.

BEM Nusantara Sulsel menyerukan agar seluruh masyarakat, terutama kalangan akademisi dan mahasiswa, bersatu dalam menuntut kebijakan yang lebih adil dan pro-pendidikan. Sebab, pendidikan adalah fondasi yang tak bisa ditawar lagi.

*** Yustus

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 16 Februari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Yustu

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA