Pengeboran Perusahaan Air Mineral Merek Asakota Di Jatibaru Barat Diduga Tak Mengantongi Izin
Bima, DNID.co.id— Satria sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima yang bertempat tinggal di Jatibaru Barat meminta perusahaan air mineral (Asakota) milik (Eliya Alwaini) istri dari Wali Kota Bima H.Muhammad Lutfi S.E (2018-2023) Agar tidak lagi beroperasi di Jatibaru Barat karna tidak mengantongi izin.
Satria menilai bahwa bukan hanya persoalan izin yang tidak ada , tetapi akan terjadi kerusakan lingkungan dan krisis air bersih yang akan menimpa masyarakat.
” Apapun dalilnya perusahaan, perusahaan air mineral Asakota harus angkat kaki di Jatibaru Barat karna akan berdampak kerusakan lingkungan dan krisis air bersih yang berkepanjangan bagi masyarakat”, ungkap satria.
Satria meminta kepada aparat penegak hukum yakini Polsek Asakota untuk melakukan penyelidikan kepada Jajaran Pimpinan Kelurahan Jatibaru Barat memberikan keleluasaan perusahaan melakukan praktek ilegal tersebut.
” Maka dalam hal ini , kami mendesak Polsek Asakota untuk melakukan penyelidikan di kantor pemerintah kelurahan Jatibaru Barat dalam pemberian ijin Bor kanada yang diduga ilegal ” , tutup Satria .
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
Pengeboran Perusahaan Air Mineral Merek Asakota Di Jatibaru Barat Diduga Tak Mengantongi Izin
SELASA, 29 APRIL 2025
Bima, DNID.co.id--- Satria sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima yang bertempat tinggal di Jatibaru Barat meminta perusahaan air mineral (Asakota) milik (Eliya Alwaini) istri dari Wali Kota Bima H.Muhammad Lutfi S.E (2018-2023) Agar tidak lagi beroperasi di Jatibaru Barat karna tidak mengantongi izin.
Satria menilai bahwa bukan hanya persoalan izin yang tidak ada , tetapi akan terjadi kerusakan lingkungan dan krisis air bersih yang akan menimpa masyarakat.
" Apapun dalilnya perusahaan, perusahaan air mineral Asakota harus angkat kaki di Jatibaru Barat karna akan berdampak kerusakan lingkungan dan krisis air bersih yang berkepanjangan bagi masyarakat", ungkap satria.
Satria meminta kepada aparat penegak hukum yakini Polsek Asakota untuk melakukan penyelidikan kepada Jajaran Pimpinan Kelurahan Jatibaru Barat memberikan keleluasaan perusahaan melakukan praktek ilegal tersebut.
" Maka dalam hal ini , kami mendesak Polsek Asakota untuk melakukan penyelidikan di kantor pemerintah kelurahan Jatibaru Barat dalam pemberian ijin Bor kanada yang diduga ilegal " , tutup Satria .