Diduga Gelapkan Dana Rp24,5 Juta, Oknum Notaris di Makassar Dilaporkan ke Polisi

Makassar, dnid.co.id – 17 Oktober 2025 — Seorang warga Kota Makassar bernama Zaenal akhirnya melaporkan seorang oknum notaris ke pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana penipuan dalam pengurusan Akta Jual Beli (AJB), Jum’at (17/10/2025).

Ia mengaku kehilangan uang hingga Rp24,5 Juta akibat proses yang tak kunjung selesai sejak tiga tahun lalu.

Laporan tersebut telah diterima oleh Polrestabes Makassar, Polda Sulawesi Selatan, dengan Nomor: LP/B/2002/X/2025/SPKT/POLRESTABES MAKASSAR/POLDA SULSEL, tertanggal 17 Oktober 2025.

Dalam laporan itu, Zaenal, pria kelahiran yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, menceritakan bahwa ia mendatangi kantor notaris Mardiana Kadir, SH di kawasan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada 14 Juli 2022. Tujuannya sederhana: mengurus akta jual beli atas sebidang tanah.

Namun, niat baik itu justru berujung petaka. Setelah menyerahkan uang sebesar Rp24.500.000 untuk biaya pengurusan AJB, Zaenal menunggu kabar penyelesaian dokumen yang dijanjikan rampung dalam waktu satu bulan. Sayangnya, hingga kini, janji tersebut tak pernah ditepati.

Merasa dirugikan, ia pun melapor ke Polrestabes Makassar dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.

Kini, laporan tersebut tengah ditangani oleh penyidik Polrestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.

Kami telah berupaya menghubungi notaris Mardiana Kadir, SH melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait laporan ini, namun hingga berita ini diterbitkan, pesan tersebut belum mendapatkan balasan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 18 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 385 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA