Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya

GOWA, dnid.co.id — Tiga legislator DPRD Gowa yang terlihat bertemu dengan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di tengah proses usul pemberhentian kepala daerah di Mahkamah Agung (MA) tercatat memiliki total harta kekayaan bersih sekitar Rp11,27 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025.

Ketiganya yakni Ketua DPRD Gowa Fahmi Adam, Wakil Ketua III DPRD Gowa Tyna Haji Tino Dg. Mawangi, dan Ketua Komisi I DPRD Gowa Asrul Makkaraus Sujiman.

Foto ketiganya bersama Husniah beredar pada Rabu (16/9/2026). Pertemuan tersebut disebut berlangsung di ruang kerja Bupati Gowa di Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya, Somba Opu.

Pertemuan itu menjadi perhatian karena berlangsung ketika proses usul pemberhentian Husniah masih menjadi pembahasan dalam mekanisme yang melibatkan MA. MA sendiri memang memiliki kewenangan memeriksa, mengadili, dan memutus permohonan uji pendapat DPRD terkait pemberhentian kepala daerah dalam kondisi tertentu sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014.

Namun, pertemuan tersebut tidak otomatis menunjukkan adanya perubahan sikap politik. Asrul Makkaraus menyebut pertemuan itu bersifat personal dan bukan dalam kapasitas mewakili DPRD. Ia juga mengatakan sikap politiknya terkait proses HMP tidak berubah. Pernyataan serupa mengenai sifat personal pertemuan juga disampaikan Tyna.

Lantas, berapa harta kekayaan ketiga legislator tersebut?

Fahmi Adam: Harta Bersih Rp5,941 Miliar

Ketua DPRD Gowa Fahmi Adam tercatat memiliki total harta kekayaan bersih sebesar Rp5,941 miliar berdasarkan LHKPN yang disampaikan.

Komponen terbesar berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai total Rp5,2 miliar.

Fahmi melaporkan tiga aset tanah dan bangunan di Kabupaten Gowa, yakni tanah seluas 52 meter persegi senilai Rp400 juta, tanah dan bangunan seluas 149 meter persegi dengan luas bangunan 130 meter persegi senilai Rp800 juta, serta tanah dan bangunan seluas 180 meter persegi dengan luas bangunan 160 meter persegi senilai Rp4 miliar.

Untuk alat transportasi dan mesin, Fahmi melaporkan satu unit Toyota C-HR 1 Minibus tahun 2018 dengan nilai Rp115 juta.

Selain itu, terdapat harta bergerak lainnya Rp16 juta, surat berharga Rp5 juta, serta kas dan setara kas Rp700 juta.

Fahmi juga melaporkan harta lainnya senilai Rp5 juta.

Total harta sebelum dikurangi utang tercatat Rp6,041 miliar. Setelah dikurangi utang Rp100 juta, total harta bersihnya menjadi Rp5,941 miliar.

Tyna Haji Tino: Harta Bersih Rp3,171 Miliar

Wakil Ketua III DPRD Gowa Tyna Haji Tino Dg. Mawangi tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3,171 miliar dalam LHKPN periodik 2025.

Laporan tersebut disampaikan pada 25 Januari 2026 dan berstatus verifikasi administratif lengkap.

Sebagian besar kekayaan Tyna berupa tanah dan bangunan dengan nilai total Rp3,005 miliar.

Terdapat empat bidang tanah di Kabupaten Gowa yang dilaporkan, masing-masing seluas 2.583 meter persegi senilai Rp775 juta, 2.333 meter persegi senilai Rp700 juta, 3.305 meter persegi senilai Rp995 juta, dan 1.786 meter persegi senilai Rp535 juta.

Untuk alat transportasi dan mesin, Tyna melaporkan tiga kendaraan dengan total nilai Rp152 juta.

Kendaraan tersebut terdiri atas Honda tahun 2021 senilai Rp15 juta, Toyota Yaris tahun 2016 senilai Rp120 juta, serta sepeda motor Honda tahun 2025 senilai Rp17 juta.

Tyna juga melaporkan harta bergerak lainnya Rp9 juta dan kas serta setara kas Rp5 juta.

Dalam laporan tersebut, Tyna tercatat tidak memiliki utang.

Asrul Makkaraus: Harta Bersih Rp2,163 Miliar

Ketua Komisi I DPRD Gowa Asrul Makkaraus Sujiman tercatat memiliki total harta kekayaan bersih sebesar Rp2,163 miliar.

LHKPN periodik 2025 Asrul disampaikan pada 9 Januari 2026 dan berstatus verifikasi administratif lengkap.

Harta berupa tanah dan bangunan tercatat sebesar Rp1,85 miliar.

Aset tersebut terdiri atas tanah seluas 750 meter persegi di Kabupaten Gowa senilai Rp500 juta, tanah dan bangunan seluas 238 meter persegi senilai Rp800 juta, serta tanah dan bangunan seluas 260 meter persegi senilai Rp550 juta.

Pada kategori alat transportasi dan mesin, Asrul melaporkan total nilai Rp396 juta.

Aset tersebut terdiri atas Toyota Kijang Innova tahun 2017 senilai Rp300 juta, Toyota Agya tahun 2016 senilai Rp75 juta, serta tiga sepeda motor dengan nilai masing-masing Rp7 juta.

Asrul juga melaporkan harta bergerak lainnya Rp96,5 juta, surat berharga Rp5 juta, kas dan setara kas Rp15 juta, serta harta lainnya Rp500 ribu.

Total harta sebelum dikurangi utang mencapai Rp2,363 miliar. Setelah dikurangi utang Rp200 juta, harta bersih yang dilaporkan menjadi Rp2,163 miliar.

Jika Digabung, Capai Rp11,27 Miliar

Berdasarkan angka harta bersih yang dilaporkan dalam LHKPN, kekayaan tiga legislator tersebut jika dijumlahkan mencapai sekitar Rp11,275 miliar.

Rinciannya:

  • Fahmi Adam: Rp5,941 miliar
  • Tyna Haji Tino Dg. Mawangi: Rp3,171 miliar
  • Asrul Makkaraus Sujiman: Rp2,163 miliar

Total: Rp11,275 miliar.

Angka tersebut merupakan nilai harta bersih yang dilaporkan dalam LHKPN masing-masing, setelah memperhitungkan utang.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 17 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Renaldy

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: LHKPN KPK

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan
Dalih Operasional MBG, Satreskrim Polresta Gowa Bongkar Dugaan Penggelapan 19 Mobil Rental Lintas Daerah
Partai Gerakan Perubahan Resmi Daftar Sebagai Calon Peserta Pemilu 2029
Antrean BBM Mengular di SPBU Bulo-Bulo, Kapolsek Arungkeke Turun Tangan Bagikan Air Mineral Gratis
PN Jeneponto Kabulkan Eksepsi Tergugat, Gugatan Penggugat Kandas
Puluhan Anggota DPRD Jeneponto Diduga Menginap Fiktif, Lebih Bayar Perjalanan Dinas Rp221 Juta
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:40 WITA

Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 14:39 WITA

Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan

Rabu, 16 September 2026 - 18:32 WITA

Dalih Operasional MBG, Satreskrim Polresta Gowa Bongkar Dugaan Penggelapan 19 Mobil Rental Lintas Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 09:04 WITA

Partai Gerakan Perubahan Resmi Daftar Sebagai Calon Peserta Pemilu 2029

Senin, 14 September 2026 - 13:29 WITA

Antrean BBM Mengular di SPBU Bulo-Bulo, Kapolsek Arungkeke Turun Tangan Bagikan Air Mineral Gratis

Senin, 14 September 2026 - 12:09 WITA

PN Jeneponto Kabulkan Eksepsi Tergugat, Gugatan Penggugat Kandas

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA