Aktivis Soroti Restoran Raja Cobek Takalar Sinyalir Tidak Kantongi AMDAL IPAL

TAKALAR, DNID.co.id – Diduga Salah satu restoran raja cobek makanan siap saji yang bervariasi harga mulai dari harga puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah tersebut itu tidak memiliki AMDAL ( analisis dampak lingkungan ) dikantongi pemiliknya yang sudah beberapa tahun beroperasi, Saptu 17/05/2025

 

Beroperasinya restoran raja cobek yang terletak di pinggiran jalan raya kelurahan kallabirang kecamatan Pattallassang kabupaten takalar Sulawesi Selatan mengundang sejumlah pertanyaan dari masyarakat.

 

Lembaga kajian strategis takalar, Rustam Dg Sijaya, meminta usut izin restoran raja cobek yang berada ditengah tengah kota pari’risi Pattallassang

” Diduga restoran tersebut ilegal lantaran tidak memiliki amdal dan iparnya, namun kerap membuat kemacetan lalu lintas dikarenakan tidak ada pula lahan parkir kendaraan pengunjung yang rapi

 

Kepala bidang lingkungan hidup takalar, Rahma, saat di konfirmasi Menurut PPLH, raja cobek hanya diwajibkan memiliki SPPL (surat pernyataan pengendalian lingkungan), pungkasnya

 

AMDAL adalah dokumen lingkungan yg diwajibkan bagi usaha / kegiatan dengan resiko pencemaran lingkungan yang tinggi

 

SPPL dikeluarkan oleh aplikasi OSS, terbit otamatis karena sekarang sistem penapisan mandiri kaalu mau cek nomor SPPL bisa komuikasi sama dinas PTSP, tutupnya.

 

Hasnaeni Arsyad, kepala bidang PTSP takalar, mengatakan SPPL restoran raja cobek setelah di kroscek tidak ada terdaftar.

 

“Tidak ada atas nama manaf di sistem, boleh diminta langsung spplnya ada di nibnya,

Kalau ada nibnya pasti ada spplnya” Ujiannya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 17 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Admin

Sumber Berita: Rustam Dg Sijaya

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA