Sering Dianiaya, IRT Asal Jeneponto Harap Polisi Segera Proses Suaminya 

Jeneponto, DNID.co.id – Seorang ibu rumah tangga (Irt) berinisial AB (55) asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan terpaksa melaporkan suami inisial DT ke Polisi. Hal itu lantaran sang suami kerap melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

AB yang dikonfirmasi mengaku geram dengan tindakan sang suami. Terbaru atau tepat pada Senin 9 Juni 2025 sang suami melakukan Kekerasan dengan memukul sekitar telinga.

“Baru baru ini dia (suami) saya melakukan kekerasan. Dia pukul sekitar telinga saya,” buka AB kepada DNID, Kamis (12/6/2025).

Seusai mendapat kekerasan, AB langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian (Polres Jeneponto).

“Saya sudah melaporkan ke Polres Jeneponto pada tanggal 9 Juni. Saya laporkan soal KDRT,” tambahnya.

Ibu dari enam orang anak itu mengakui bahwa suaminya kerap melakukan kekerasan. Parahnya lagi, sang suami pernah menggunakan benda tumpul.

“Pernah na pukul pake benda tumpul sampai sekarang masih sakit kalau tiba tiba banyak ku pikir. Sudah sering dia pukul saya pak,” ujar.

Pada kesempatan itu, AB berharap Polisi dalam hal ini Polres Jeneponto dapat memproses dan menangkap suaminya. Karena ia mendapat ancaman serius dari suami sehingga ia memilih tidak pulang ke rumah.

“Saya berharap segera di proses. Saya tidak berani pulang ke rumah. Kasian anak saya tidak ada urus di rumah pak. Samoga pak polisi segera proses, karena sampai sekarang saya belum diberikan SP2HP dari Polisi” harapnya.

Sekedar diketahui, AB dan suami sempat pisah dan suaminya tidak pernah menafkahi ia sama anak anaknya. “Saya berharap polisi dapat memproses laporan saya, saya sudah trauma dengan hal ini,” tutup AB.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 12 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Admn

Sumber Berita: Korban

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga
Korban Berhasil Bekuk Satu Pencuri Motor di Bantaeng, Satu Pelaku Masih Diburu Polisi
Truk Pasir Parkir di Badan Jalan, Diduga Picu Kecelakaan Maut di Poros Pallangga Gowa
Bentrokan di Jalan Monumen Emy Saelan, Polsek Rappocini Amankan 14 Remaja dan Sejumlah Senjata Tajam
Kapolres Bulukumba Tegaskan Usut Tuntas Kasus Kematian AN, Tiga Anggota Polsek Kajang Jalani Patsus
Dinding Penahan Retak Proyek Rp 12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng Ancam Keselamatan, Ahli: Ini Bom Waktu, Harus Dibongkar
Dana Hibah Bawaslu Pangkalpinang Disidik Kejari, Dugaan Kerugian Negara Tembus Rp300 Juta
Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan di Pangkalpinang Memasuki Babak Baru
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:32 WITA

Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Korban Berhasil Bekuk Satu Pencuri Motor di Bantaeng, Satu Pelaku Masih Diburu Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:13 WITA

Truk Pasir Parkir di Badan Jalan, Diduga Picu Kecelakaan Maut di Poros Pallangga Gowa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02 WITA

Bentrokan di Jalan Monumen Emy Saelan, Polsek Rappocini Amankan 14 Remaja dan Sejumlah Senjata Tajam

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:33 WITA

Kapolres Bulukumba Tegaskan Usut Tuntas Kasus Kematian AN, Tiga Anggota Polsek Kajang Jalani Patsus

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Dinding Penahan Retak Proyek Rp 12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng Ancam Keselamatan, Ahli: Ini Bom Waktu, Harus Dibongkar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:08 WITA

Dana Hibah Bawaslu Pangkalpinang Disidik Kejari, Dugaan Kerugian Negara Tembus Rp300 Juta

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:21 WITA

Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan di Pangkalpinang Memasuki Babak Baru

Berita Terbaru