Miliaran Hasil Pengutipan Restribusi Ilegal di Simpang doulu Diduga Menguap Ke Kantong Sejumlah Pejabat

Ket foto: pos pengutipen distribusi di simpang desa doulu.(net)

Ket foto: pos pengutipen distribusi di simpang desa doulu.(net)

Tanah karo DNID.co.id – Sandiwara yang dikemas untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karo seiring waktu mulai tercium aroma permainan yang tidak sehat yang memanfaatkan situasi untuk menguntungkan pribadi pejabat dilingkungan pejabat daerah kabupaten karo.

Hal tersebut diatas disampaikan oleh, Sopan Purba salah warga Desa Daulu Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo, bebrapa waktu lalu sekira pukul 13.00 WIB disalah satu tempat di desa tersebut.

Menurutnya, miliaran rupiah uang dari kutipan restribusi tersebut diduga menguap ke kantong sejumlah pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten karo, yang ditangani penyetorannya oleh Lopian Sembiring yang dipercayakan masyarakat Desa Daulu selaku pengumpul hasil restribusi.

Lebih lanjut dikatakannya, sebelumnya hasil restribusi yang harus disetor ke atas sebesar Rp 250 juta sebulan.” Beberapa bulan terakhir ini setoran dinaikan menjadi Rp 350 juta dan kenaikan setoran tersebut diketahui jelas oleh Munarta Ginting Kepada Dinas Budporapar Kabupaten Karo saat itu  selaku penangung jawab pengutipan restribusi daerah tujuan wisata, yang saat ini kita ketahui mejabat sebagai staf ahli bupati karo”ujar Purba tanpa merinci siapa pihak nama nama penerima pihak atas yang disebutkan nya.

Dari jumlah rincian yang disampaikan Purba sedikit nya Rp.3 miliar hingga Rp 4,2 miliar rupiah dalam satu tahun terkumpul ,Sementara informasi yang di diperoleh dari Bendahara penerima Dinas Budporapar dari ekowisata Air Panas (Lau Debuk-Debuk) Desa Daulu sebesar Rp 1,2 Miliar per tahun atau dapat disimpulkan sebanyak Rp.1,8 hingga Rp 3 miliar rupiah Menguap ke kantong sejumlah pejabat di Kabupaten Karo.

Sementara sumber lain menyebutkan bahwa sandiwara tipu muslihat mengatasnamakan peningkatan PAD tersebut tidak terlepas dari peran serta Kepala Desa dan Ardian Surbakti yang diketahui pemilik Air Panas Pariban Desa Semangat Gunung juga menjabat sebagai direktur Utama Perumda Tirtanadi Sumatera utara, pasalnya kepala desa pernah mengumumkan kepada warga dibalai desa  bahwa uang yang jumlahnya Rp 250 juta harus dibayar ke “Atas” agar pos pengutipan restribusi dapat kembali beroperasi.

“Mengingat kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam menyediakan uang Rp 250 juta tersebut, masyarakat bersama kepala desa sepakat untuk melibatkan peran serta Ardian Surbakti untuk mendahulukan uang Rp 250 yang disetor ke pihak”Atas” tersebut,” ujar warga yang mengaku Purba Simatek Kuta Daulu

Kepala Desa Daulu,Emil Justin Ginting melalui pesan WhatsApp nya mengatakan, sebaiknya kalian langsung saja konfirmasi kepada kordinator pengutipan Lovian Sembiring dan dinas Budporapar Kabupaten Karo karena menurut nya pasca bentrok terjadi kordinator pengutipan langsung berkoordinasi dengan dinas Budporapar

“Karena soal setoran -setoran setelah pasca terjadi keributan saya tidak mengetahui lagi bang,”ujarnya

Selanjutnya Ardian Surbakti penanggung jawab pengumpul restribusi Air Panas Daulu Semangat Gunung belum dapat terkonfirmasi saat dihubungi wartawan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 30 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Tim

Editor: Julius sp

Sumber Berita: Wawancara dengan narasumber

Penanggung Jawab: Redaksi sumut

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena
Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah
Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online
Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Green Policing, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jaga Kebersihan Potensi Wisata Air Terjun Pait
KBPBI Terima Salinan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan ! Apresiasi Presiden Prabowo
Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau
Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Berita ini 26 kali dibaca
Tags:

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:11 WITA

Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena

Jumat, 6 November 2026 - 22:02 WITA

Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah

Jumat, 6 November 2026 - 21:19 WITA

Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Jumat, 6 November 2026 - 13:18 WITA

Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WITA

KBPBI Terima Salinan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan ! Apresiasi Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 12:58 WITA

Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau

Jumat, 6 November 2026 - 11:54 WITA

Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 01:54 WITA

Rapimnas FSP PP SPSI Dukung Jumhur Hidayat Jadi Ketum KSPSI 2027-2032

Berita Terbaru