Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Resmikan Jembatan Senilai 75 Miliar, Simak Apa itu?

DNID.co.id- Kota Makassar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) Resmikan Jembatan bernilai 75 Miliar pada Minggu, 28 Januari 2024 kemarin.

Jembatan tersebut terletak di Kab. Soppeng (Sulsel) itu memiliki Panjang hingga 180 Meter keseluruhan.

Sementara sisi kanan dan kirinya memiliki panjang 28 Meter dan panjang bentangannya 128 Meter.

Jembatan ini pun menjadi Ikon Jembatan terpanjang Sulawesi Selatan yang memiliki Rancangan Teknologi Lead Rubber Bearing (LRB).

Selain memiliki rancangan LRB jembatan ini juga dikerjakan dengan tiga tahap dan membutuhkan perlakuan khusus.

Dimana teknologi LRB ini merupakan salah satu perlindungan gempa yang memang diterapkan pada infrastruktur berupa jembatan dan bangunan.

Adapun alasan dibangunnya jembatan itu aialah karena usianya tak lagi muda, dan dibagun pada tahun 1993.

Sehingga memikirkan keselamatan dan keamanan masyarakat yang melintas.

Dibangunlah  jembatan yang kokoh, dan kuat meski ada getaran gempa yang besar. Lansiran (Sulselprov.go.id.)

juga sudah tidak asing lagi oleh warga sulawesi selatan.

Sebab Jembatan yang bernama Pacongkang itu memiliki 7 Meter dan dilengkapi dengan trotoar bagian kiri dan kanan.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk perwujudan pembangunan berstandar tinggi.

Yang juga menjadi salah satu komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Jembatan tersebut juga telah diresmikan langsung oleh Andi Sudirman Sulaiman selaku gubernur pada saat itu. Kutipan (Sulselprov.go.id) (28/1/2024). Tutup.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 30 Januari 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: I 'Tisham Fajri

Editor: Redaksi

Sumber Berita: Sulselprov.go.id.

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:44 WITA

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Berita Terbaru