Breaking News

Radio Player

Loading...

Wagub Sulsel Lepas 800 Jamaah Tabligh Sulsel ke Ijtima Indonesia, Tegaskan Pentingnya Persaudaraan Bangsa

Kamis, 27 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Makassar,DNID.co.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Fatmawati Rusdi, secara resmi melepas rombongan besar Jamaah Tabligh Akbar “Indonesia Berdoa” dari Dermaga Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI) Makassar, Selasa (25/11/2025) kemarin.

Ratusan jamaah ini diberangkatkan menuju Provinsi Lampung menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Surabaya untuk mengikuti hajatan keagamaan berskala internasional.

Wagub Fatmawati itu menyampaikan doa keselamatan bagi seluruh jamaah yang akan menempuh perjalanan laut menuju Kota Baru, Lampung Selatan.

Ia berharap rombongan dapat berangkat dengan lancar, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, dan kembali ke Sulawesi Selatan dalam keadaan sehat wal afiat.

ads

“Kami mendoakan seluruh jamaah berangkat dengan selamat, tiba dengan selamat, dan kembali ke Sulawesi Selatan dalam keadaan selamat. Mohon juga doakan daerah kita, Sulsel, dan bangsa Indonesia agar selalu dijaga Allah Subhana Wa Taala, sejalan dengan cita-cita besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Fatmawati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Wakil Wali Kota Makassar ini menegaskan bahwa kegiatan keagamaan berskala masif seperti Ijtima Indonesia bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan nasional dan menjaga kondusivitas kehidupan berbangsa. Ia berharap jamaah dari Sulsel dapat menjadi contoh dalam menjaga ketertiban dan kebersamaan.

Provinsi Lampung bersiap menjadi pusat perhatian dengan pelaksanaan “Ijtima Indonesia: Tabligh Akbar Indonesia Berdoa”, sebuah acara akbar yang diperkirakan menghadirkan hingga 400.000 jamaah dari berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara.

Selama tiga hari, 28–30 November 2025, Kota Baru akan menjadi pusat aktivitas spiritual umat Muslim.

Koordinator rombongan Sulawesi Selatan, Zulkifli Samad Dg Leko, menyampaikan rasa syukur atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta TNI–Polri yang memberikan fasilitasi penuh.

Ia menyebut sekitar 800 jamaah berangkat dari Makassar bersama peserta lain dari Gorontalo, Palu, Kendari, Ampana, dan sejumlah daerah kawasan timur Indonesia (KTI).

Zulkifli menilai antusiasme jamaah menunjukkan kuatnya dorongan spiritual masyarakat untuk hadir dalam kegiatan berskala dunia ini.

“Kita betul-betul memperlihatkan antusias terhadap event besar ini. Event dunia ini. Kita doakan Allah Subhana Wa Taala jaga negeri kita, jaga pemimpin kita, jaga Presiden kita dari mara bahaya dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Komando Latihan Armada (Dankolatdal) VI, Laksamana Muda (Laksda) TNI Andi Abdul Aziz, menyampaikan permohonan doa agar tugas dan pengabdian prajurit TNI AL di Sulawesi Selatan terus mendapat perlindungan dan kelancaran.

Ia juga berharap keberangkatan ini berjalan aman mengingat rombongan yang diangkut cukup besar.

Ia menambahkan bahwa pihaknya memastikan seluruh aspek keselamatan pelayaran dipersiapkan secara maksimal.

Koordinasi antara Lantamal VI, KRI Surabaya, dan panitia keberangkatan terus dilakukan agar perjalanan menuju Lampung berjalan sesuai prosedur operasi standar.

Keberangkatan jamaah berjalan tertib dan mendapat pengawalan aparat keamanan. Banyak keluarga dan masyarakat yang hadir di area pelabuhan untuk melepas sanak saudara mereka yang akan mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

Menurut laporan panitia pusat, jamaah yang tiba di Lampung akan ditempatkan di area seluas 33 hektare di Kompleks Pemerintahan Provinsi Lampung, Kota Baru. Kegiatan selama tiga hari akan berisi rangkaian doa, tausiyah, dan konsolidasi dakwah lintas wilayah.

Pemerintah Provinsi Sulsel berharap rombongan dari daerah ini dapat memberi manfaat, menjaga nama baik Sulsel, serta kembali membawa semangat persatuan setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Simpan Gambar:

Editor : Kingzhie

Sumber Berita : Pemprov Sulsel

Berita Terkait

Kepala KUA Sekarang Boleh Diisi Penyuluh Agama Islam, Ini Alasannya
Kemenag Percepat Rehabilitasi Madrasah, Pesantren, dan Rumah Ibadah Terdampak Banjir
Polres Bulukumba Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Dukung Program Kampung Haji Indonesia Wahdah Islamiyah Siap Berkontribusi
Diduga Remas Alat Vital Santriwati, Oknum Guru Mengaji di Jeneponto Diringkus Polisi
Menyongsong Tahun Baru 2026, Polres Poso Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Kolaborasi BMM Sulsel dan Procerus Gelar khitanan Massal Edisi liburan Sekolah di Makassar dan Gowa
Perayaan Natal 2025 di Makassar Kondusif, Wali Kota: Makassar Aman karena Toleransi dan Kebersamaan
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:01 WITA

Kepala KUA Sekarang Boleh Diisi Penyuluh Agama Islam, Ini Alasannya

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:48 WITA

Kemenag Percepat Rehabilitasi Madrasah, Pesantren, dan Rumah Ibadah Terdampak Banjir

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:02 WITA

Polres Bulukumba Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:42 WITA

Dukung Program Kampung Haji Indonesia Wahdah Islamiyah Siap Berkontribusi

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:48 WITA

Diduga Remas Alat Vital Santriwati, Oknum Guru Mengaji di Jeneponto Diringkus Polisi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:27 WITA

Menyongsong Tahun Baru 2026, Polres Poso Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:24 WITA

Kolaborasi BMM Sulsel dan Procerus Gelar khitanan Massal Edisi liburan Sekolah di Makassar dan Gowa

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:19 WITA

Perayaan Natal 2025 di Makassar Kondusif, Wali Kota: Makassar Aman karena Toleransi dan Kebersamaan

Berita Terbaru

Keagamaan

Kepala KUA Sekarang Boleh Diisi Penyuluh Agama Islam, Ini Alasannya

Selasa, 27 Jan 2026 - 12:01 WITA