PATI,DNID.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0718/Pati tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga terus memperkuat aspek nonfisik. Salah satunya diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan yang digelar di Balai Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan edukatif ini mencakup sosialisasi mengenai Pos Binaan Terpadu (Posbindu), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), serta pencegahan penyakit menular maupun tidak menular.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak lintas sektoral, di antaranya perwakilan Danramil 18/Winong Kapten Inf Kusnadi, Bidan Desa Godo Widiyana selaku perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, tim kesehatan DKT Pati, perwakilan Polsek Winong, jajaran perangkat desa, BPD, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Kusnadi menegaskan bahwa pembangunan kesehatan masyarakat merupakan investasi jangka panjang yang menjadi prioritas dalam program nonfisik TMMD kali ini.
”Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Selain itu, ini adalah bentuk sinergi nyata antara TNI dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ujar Kapten Inf Kusnadi.
Sementara itu, Bidan Desa Godo, Widiyana, memberikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya peran Posbindu sebagai garda terdepan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM). Menurutnya, penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol sering kali tidak disadari oleh penderita hingga mencapai tahap kronis.
”Selain Posbindu, kami juga menekankan peran strategis Posyandu dalam memantau tumbuh kembang balita dan kesehatan ibu hamil. Hal ini sangat krusial, terutama dalam upaya kolektif kita mencegah stunting di wilayah Desa Godo,” jelas Widiyana.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diimbau untuk lebih proaktif dalam memeriksakan kesehatan secara rutin. Para warga juga diajak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga teratur, serta menghindari kebiasaan merokok demi menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat dan produktif.
Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari warga desa, yang terlihat antusias dalam sesi tanya jawab mengenai layanan kesehatan dasar di desa mereka.
























