Silaturahmi Idul Adha Golkar Beltim Mempertegas Soliditas Internal Menghadapi Dinamika Politik Daerah
BELITUNG TIMUR ,Dnid.Co.Id — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur, Nadiarsyah, untuk memperkuat konsolidasi internal partai. Melalui agenda ramah tamah yang digelar di kediamannya di Desa Padang, Kecamatan Manggar, Rabu malam (27/05/2026), jajaran pengurus dan kader Golkar Beltim berkumpul dalam suasana hangat namun sarat pesan politik kebersamaan.
Kegiatan yang berlangsung pada malam pertama Idul Adha itu dihadiri sejumlah pengurus inti dan kader Partai Golkar dari berbagai wilayah di Belitung Timur. Sekretaris DPD II Partai Golkar Beltim, Sarjana, turut hadir dan membaur bersama para kader dalam agenda silaturahmi tersebut.
Sejak awal acara, suasana kekeluargaan terlihat kuat. Para tamu disambut langsung oleh Nadiarsyah bersama istrinya. Jamuan makan malam, obrolan santai hingga hiburan karaoke menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga larut malam.
Namun, lebih dari sekadar temu kangen dan perayaan Idul Adha, kegiatan ini dinilai menjadi sinyal menguatnya soliditas internal Golkar Beltim di tengah dinamika politik daerah yang terus bergerak menjelang agenda-agenda politik mendatang.
“Momentum Idul Adha ini bukan hanya soal perayaan, tetapi juga mempererat hubungan keluarga besar Partai Golkar. Kebersamaan harus terus dijaga,” kata Nadiarsyah di sela kegiatan.
Ia menegaskan, kekuatan partai tidak hanya dibangun melalui strategi politik, tetapi juga melalui hubungan emosional antar kader yang tetap terawat. Menurutnya, komunikasi yang baik di internal partai menjadi fondasi penting dalam menjaga kekompakan organisasi.
“Kami ingin seluruh kader tetap solid, tetap kompak, dan terus menjaga komunikasi. Golkar harus hadir sebagai kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan para kader tampak lepas bercengkrama tanpa sekat formalitas. Beberapa di antaranya bahkan menyebut agenda seperti ini mulai jarang ditemukan dalam dinamika politik modern yang cenderung kaku dan penuh kepentingan.
“Ini bukan sekadar makan bersama. Ada pesan bahwa kader Golkar Beltim masih solid dan saling mendukung,” ujar salah satu kader yang hadir.
Kehangatan yang tercipta sepanjang acara memperlihatkan bagaimana pendekatan personal masih menjadi instrumen penting dalam menjaga loyalitas dan militansi kader partai di tingkat daerah.
Di tengah meningkatnya suhu politik lokal, kegiatan sederhana namun penuh makna itu sekaligus menjadi panggung simbolik bahwa Golkar Beltim masih menunjukkan kekuatan konsolidasi internal yang terjaga.
Acara berlangsung aman, santai, dan penuh nuansa kekeluargaan hingga berakhir pada malam hari. Bagi keluarga besar Golkar Beltim, malam Idul Adha tahun ini bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum memperkuat barisan dan menjaga solidaritas politik tetap utuh.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Silaturahmi Idul Adha Golkar Beltim Mempertegas Soliditas Internal Menghadapi Dinamika Politik Daerah
KAMIS, 28 MEI 2026
BELITUNG TIMUR ,Dnid.Co.Id — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur, Nadiarsyah, untuk memperkuat konsolidasi internal partai. Melalui agenda ramah tamah yang digelar di kediamannya di Desa Padang, Kecamatan Manggar, Rabu malam (27/05/2026), jajaran pengurus dan kader Golkar Beltim berkumpul dalam suasana hangat namun sarat pesan politik kebersamaan.
Kegiatan yang berlangsung pada malam pertama Idul Adha itu dihadiri sejumlah pengurus inti dan kader Partai Golkar dari berbagai wilayah di Belitung Timur. Sekretaris DPD II Partai Golkar Beltim, Sarjana, turut hadir dan membaur bersama para kader dalam agenda silaturahmi tersebut.
Sejak awal acara, suasana kekeluargaan terlihat kuat. Para tamu disambut langsung oleh Nadiarsyah bersama istrinya. Jamuan makan malam, obrolan santai hingga hiburan karaoke menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga larut malam.
Namun, lebih dari sekadar temu kangen dan perayaan Idul Adha, kegiatan ini dinilai menjadi sinyal menguatnya soliditas internal Golkar Beltim di tengah dinamika politik daerah yang terus bergerak menjelang agenda-agenda politik mendatang.
“Momentum Idul Adha ini bukan hanya soal perayaan, tetapi juga mempererat hubungan keluarga besar Partai Golkar. Kebersamaan harus terus dijaga,” kata Nadiarsyah di sela kegiatan.
Ia menegaskan, kekuatan partai tidak hanya dibangun melalui strategi politik, tetapi juga melalui hubungan emosional antar kader yang tetap terawat. Menurutnya, komunikasi yang baik di internal partai menjadi fondasi penting dalam menjaga kekompakan organisasi.
“Kami ingin seluruh kader tetap solid, tetap kompak, dan terus menjaga komunikasi. Golkar harus hadir sebagai kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan para kader tampak lepas bercengkrama tanpa sekat formalitas. Beberapa di antaranya bahkan menyebut agenda seperti ini mulai jarang ditemukan dalam dinamika politik modern yang cenderung kaku dan penuh kepentingan.
“Ini bukan sekadar makan bersama. Ada pesan bahwa kader Golkar Beltim masih solid dan saling mendukung,” ujar salah satu kader yang hadir.
Kehangatan yang tercipta sepanjang acara memperlihatkan bagaimana pendekatan personal masih menjadi instrumen penting dalam menjaga loyalitas dan militansi kader partai di tingkat daerah.
Di tengah meningkatnya suhu politik lokal, kegiatan sederhana namun penuh makna itu sekaligus menjadi panggung simbolik bahwa Golkar Beltim masih menunjukkan kekuatan konsolidasi internal yang terjaga.
Acara berlangsung aman, santai, dan penuh nuansa kekeluargaan hingga berakhir pada malam hari. Bagi keluarga besar Golkar Beltim, malam Idul Adha tahun ini bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum memperkuat barisan dan menjaga solidaritas politik tetap utuh.