Keren, Santri PPTQ An Nail Gowa Juara 1 Open Series 3 Taekwondo Championship 2026
Makassar,DNID.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an An Nail Gowa. Santri atas nama Muh. Azka Ilumi berhasil meraih Juara 1 pada kategori Kyorugi Festival Cadet Putra dalam ajang KejuaraanWalikota Cup Makassar Open Series 3 Taekwondo Championship 2026.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar tersebut,berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 26–28 Juni 2026, di Gelanggang Olah Raga UMI Makassar. Ajang ini diikuti oleh ratusan atlet pelajar dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan yang berkompetisi pada berbagai kategori.
Muh. Azka Ilumi tampil percaya diri sejak babak awal pertandingan. Dengan semangat juang yang tinggi serta kemampuan teknik yang matang, ia mampu melewati setiap pertandingan hingga akhirnya keluar sebagai juara pada kategori Kyorugi Festival Cadet Putra.
Direktur PPTQ An Nail, Ahmad Aliudin, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih salah seorang santrinya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang keagamaan, tetapi juga dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Muh. Azka Ilumi. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri PPTQ An Nail untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam menghafal Al-Qur’an maupun dalam bidang akademik, olahraga, dan berbagai kompetensi lainnya,” ujar Ahmad Aliudin.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi awal dari lahirnya lebih banyak atlet berkarakter dari lingkungan pesantren. Menurutnya, pendidikan di PPTQ An Nail tidak hanya berorientasi pada pembentukan kecerdasan spiritual, tetapi juga mendukung pengembangan bakat dan minat santri secara seimbang.
Sementara itu, Muh. Azka Ilumi mengaku sangat bersyukur atas hasil yang berhasil diraihnya. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin, dukungan pelatih, doa kedua orang tua, serta motivasi dari para ustaz dan keluarga besar PPTQ An Nail.
“Saya sangat senang dan bangga bisa meraih juara di kejuaraan ini. Persaingannya sangat ketat karena saya bertanding bersama ratusan atlet pelajar dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Alhamdulillah, saya bisa memberikan hasil terbaik dan semoga ke depan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” tutur Azka.
Prestasi tersebut semakin mengukuhkan komitmen PPTQ An Nail dalam membina generasi Qur’ani yang berprestasi dan berdaya saing. Selain fokus pada pembinaan hafalan Al-Qur’an dan pembentukan akhlak, pesantren juga memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang sesuai bakat yang dimiliki.
Keberhasilan Muh. Azka Ilumi diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berusaha, berlatih, dan berprestasi. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan dalam kejuaraan tingkat Sulawesi Selatan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan doa mampu mengantarkan santri meraih prestasi yang membanggakan di tingkat kompetisi.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Keren, Santri PPTQ An Nail Gowa Juara 1 Open Series 3 Taekwondo Championship 2026
RABU, 1 JULI 2026
Makassar,DNID.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an An Nail Gowa. Santri atas nama Muh. Azka Ilumi berhasil meraih Juara 1 pada kategori Kyorugi Festival Cadet Putra dalam ajang Kejuaraan Walikota Cup Makassar Open Series 3 Taekwondo Championship 2026.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar tersebut,berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 26–28 Juni 2026, di Gelanggang Olah Raga UMI Makassar. Ajang ini diikuti oleh ratusan atlet pelajar dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan yang berkompetisi pada berbagai kategori.
Muh. Azka Ilumi tampil percaya diri sejak babak awal pertandingan. Dengan semangat juang yang tinggi serta kemampuan teknik yang matang, ia mampu melewati setiap pertandingan hingga akhirnya keluar sebagai juara pada kategori Kyorugi Festival Cadet Putra.
Direktur PPTQ An Nail, Ahmad Aliudin, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih salah seorang santrinya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang keagamaan, tetapi juga dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Muh. Azka Ilumi. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri PPTQ An Nail untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam menghafal Al-Qur'an maupun dalam bidang akademik, olahraga, dan berbagai kompetensi lainnya," ujar Ahmad Aliudin.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi awal dari lahirnya lebih banyak atlet berkarakter dari lingkungan pesantren. Menurutnya, pendidikan di PPTQ An Nail tidak hanya berorientasi pada pembentukan kecerdasan spiritual, tetapi juga mendukung pengembangan bakat dan minat santri secara seimbang.
Sementara itu, Muh. Azka Ilumi mengaku sangat bersyukur atas hasil yang berhasil diraihnya. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin, dukungan pelatih, doa kedua orang tua, serta motivasi dari para ustaz dan keluarga besar PPTQ An Nail.
"Saya sangat senang dan bangga bisa meraih juara di kejuaraan ini. Persaingannya sangat ketat karena saya bertanding bersama ratusan atlet pelajar dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Alhamdulillah, saya bisa memberikan hasil terbaik dan semoga ke depan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi," tutur Azka.
Prestasi tersebut semakin mengukuhkan komitmen PPTQ An Nail dalam membina generasi Qur'ani yang berprestasi dan berdaya saing. Selain fokus pada pembinaan hafalan Al-Qur'an dan pembentukan akhlak, pesantren juga memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang sesuai bakat yang dimiliki.
Keberhasilan Muh. Azka Ilumi diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berusaha, berlatih, dan berprestasi. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan dalam kejuaraan tingkat Sulawesi Selatan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan doa mampu mengantarkan santri meraih prestasi yang membanggakan di tingkat kompetisi.