Polresta Pangkalpinang Ajak Warga Perangi Narkoba, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Kejahatan
PANGKALPINANG, DNID.co.id –Polresta Pangkalpinang mengajak masyarakat tidak sekadar menjadi penonton dalam pemberantasan narkoba dan pencegahan kriminalitas. Warga diminta berani menolak penyalahgunaan narkotika, tidak terlibat dalam jaringan peredarannya, serta aktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan Kasat Polairud Polresta Pangkalpinang AKP Irwan Haryadi saat memimpin kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Jami’ Assalam, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Sabtu (7/11/2026), sekitar pukul 04.20 WIB.
Kegiatan yang mewakili Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko itu diikuti sejumlah pejabat utama Polresta Pangkalpinang dan sekitar 30 jamaah masjid.
Dalam pertemuan tersebut, Irwan menyampaikan pesan kamtibmas kepada Ketua Masjid Jami’ Assalam M. Hatta, pengurus masjid, dan jamaah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memutus mata rantai penyalahgunaan serta peredaran narkoba.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas dan tidak bersikap apatis terhadap kondisi keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Pendekatan kepolisian melalui kegiatan keagamaan itu sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan layanan Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas.
Sosialisasi layanan 110 menjadi salah satu upaya membuka akses komunikasi antara masyarakat dan kepolisian. Dengan demikian, warga memiliki saluran untuk menyampaikan informasi ketika menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.
Selain pemberantasan narkoba dan pencegahan kriminalitas, jajaran Polresta Pangkalpinang juga memperkenalkan program prioritas Kapolri, yakni Polisi Peduli Pendidikan dan Polisi Peduli Pengangguran.
Kedua program tersebut mencerminkan perluasan peran kepolisian dalam memberikan perhatian terhadap persoalan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan pendekatan tersebut tetap membutuhkan keterlibatan nyata masyarakat serta komunikasi berkelanjutan antara polisi dan warga.
Sejumlah pejabat Polresta Pangkalpinang turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kabag Ren AKP Suhendar, Kasi Propam AKP Mahyudin, Kasiwas IPTU Bambang Sugeng, Wakasat Reskrim IPTU Navil Pradana, Kasi Humas IPDA Teddy Asikin, KBO Satintelkam IPDA Sasongko Yuliansyah, serta Kasubbag Kerma Bag Ops IPDA Eko Pamuji.
Polresta Pangkalpinang menjadikan Subuh Keliling sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
Kepolisian berharap partisipasi warga dalam menjaga keamanan semakin meningkat, khususnya di Kelurahan Rejosari dan wilayah Kota Pangkalpinang secara umum.
Sinergi antara polisi dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Polresta Pangkalpinang Ajak Warga Perangi Narkoba, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Kejahatan
SABTU, 7 NOVEMBER 2026
PANGKALPINANG, DNID.co.id –Polresta Pangkalpinang mengajak masyarakat tidak sekadar menjadi penonton dalam pemberantasan narkoba dan pencegahan kriminalitas. Warga diminta berani menolak penyalahgunaan narkotika, tidak terlibat dalam jaringan peredarannya, serta aktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan Kasat Polairud Polresta Pangkalpinang AKP Irwan Haryadi saat memimpin kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Jami' Assalam, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Sabtu (7/11/2026), sekitar pukul 04.20 WIB.
Kegiatan yang mewakili Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko itu diikuti sejumlah pejabat utama Polresta Pangkalpinang dan sekitar 30 jamaah masjid.
Dalam pertemuan tersebut, Irwan menyampaikan pesan kamtibmas kepada Ketua Masjid Jami' Assalam M. Hatta, pengurus masjid, dan jamaah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memutus mata rantai penyalahgunaan serta peredaran narkoba.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas dan tidak bersikap apatis terhadap kondisi keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Pendekatan kepolisian melalui kegiatan keagamaan itu sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan layanan Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas.
Sosialisasi layanan 110 menjadi salah satu upaya membuka akses komunikasi antara masyarakat dan kepolisian. Dengan demikian, warga memiliki saluran untuk menyampaikan informasi ketika menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.
Selain pemberantasan narkoba dan pencegahan kriminalitas, jajaran Polresta Pangkalpinang juga memperkenalkan program prioritas Kapolri, yakni Polisi Peduli Pendidikan dan Polisi Peduli Pengangguran.
Kedua program tersebut mencerminkan perluasan peran kepolisian dalam memberikan perhatian terhadap persoalan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan pendekatan tersebut tetap membutuhkan keterlibatan nyata masyarakat serta komunikasi berkelanjutan antara polisi dan warga.
Sejumlah pejabat Polresta Pangkalpinang turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kabag Ren AKP Suhendar, Kasi Propam AKP Mahyudin, Kasiwas IPTU Bambang Sugeng, Wakasat Reskrim IPTU Navil Pradana, Kasi Humas IPDA Teddy Asikin, KBO Satintelkam IPDA Sasongko Yuliansyah, serta Kasubbag Kerma Bag Ops IPDA Eko Pamuji.
Polresta Pangkalpinang menjadikan Subuh Keliling sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
Kepolisian berharap partisipasi warga dalam menjaga keamanan semakin meningkat, khususnya di Kelurahan Rejosari dan wilayah Kota Pangkalpinang secara umum.
Sinergi antara polisi dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.