Ribuan Orang Hadiri Konsolidasi Pemenangan Relawan Kotak Kosong di Kecamatan Pangkal Balam

Pangkalpinang,DNID.co.id – Acara konsolidasi pemenangan relawan kotak kosong tingkat Kecamatan Pangkal balam berlangsung meriah pada Rabu, 16 Oktober 2024 malam. Dihadiri sekitar seribu orang, acara ini dimeriahkan dengan tausyiah kebangsaan oleh Ustadz Dede Purnama.

Acara ini dihadiri oleh simpatisan dan relawan kotak kosong, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para mantan pejabat Kota Pangkalpinang, termasuk Sopian (mantan Wakil Walikota), Radmida Dawam (mantan Sekretaris Daerah), Ismiryadi (mantan Ketua DPRD Babel), Irwansyah (mantan pejabat Pemkot), dan Ahmad Subari (mantan Ketua DPRD), dan Muhamad Zen Sekretaris Rumah Aspirasi Kotak Kosong Kota Pangkalpinang yang memandu acara sebagai moderator.

Ustadz Dede Purnama dalam tausiyahnya menyampaikan, “Masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya suara mereka dan mendukung kotak kosong sebagai bentuk pernyataan untuk menuntut calon pemimpin yang lebih bertanggung jawab.”

Sopian menegaskan, “Kita berkumpul bukan hanya untuk mendukung pilihan, tetapi untuk menegaskan komitmen terhadap masa depan Kota Pangkalpinang. Kita adalah bagian dari sejarah dan perubahan.” Ia menambahkan, “Kota kita tercinta kini berada di persimpangan. Kita harus berani memilih yang lebih baik, yaitu kotak kosong,” disambut meriah oleh para relawan.

Radmida Dawam dalam orasinya menyerukan semangat untuk bergerak bersama, mengajak setiap tetangga dan teman untuk bergabung dalam perjuangan ini. “Mari kita bangkit untuk menggugah setiap hati untuk bersuara. Saatnya kita buktikan bahwa masa depan kita ada di tangan kita.”

Ahmad Subari, atau Bang Acu, menambahkan, “Suara kita adalah suara rakyat yang ingin mengekspresikan harapan tanpa terikat kepentingan politik sempit. Kita adalah agen perubahan yang siap menolak ketidakadilan.”

Tokoh masyarakat Pangkal balam, Supardi, juga menyampaikan, “Kita berkumpul sebagai warga negara yang mencintai bangsa dan Kota Pangkalpinang. Mari kita jalin kekuatan dan bersinergi untuk mengubah wajah kepemimpinan.”

Guru Natsir, wakil ketua rumah aspirasi kotak kosong kota pangkalpinang dalam orasinya mengatakan, bahwa kedatangan kita di acara ini bukanlah suatu kebetulan tapi kita hadir disini karena Allah lah yang menuntun hati kita untuk datang membersamai perjuangan ini, paslon tunggal punya partai, punya fasilitas, punya akses namun kita punya Allah yang akan membantu perjuangan kita untuk memenangkan kotak kosong di kota pangkalpinang, yang diakhirinya dengan pekikan takbir yang di ikuti oleh para relawan.

Iwan Ike, Ketua Relawan Gerakan Pemuda Pangkalbalam Bersatu, menegaskan, “Kotak kosong adalah simbol kekuatan kita untuk menolak kepentingan yang merugikan.” Ia menutup sambutannya dengan harapan bahwa memilih kotak kosong menegaskan bahwa suara rakyat adalah yang paling berharga.

Acara ini menandai komitmen bersama untuk memperjuangkan perubahan di Kota Pangkalpinang melalui pilihan yang cerdas dan berani. Para relawan dan simpatisan berjanji untuk terus menggalang dukungan dan menyebarkan pesan ini kepada masyarakat luas. Dalam suasana penuh semangat, mereka menegaskan pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi.

Peserta Rina mengungkapkan, “Saya merasa terinspirasi untuk terlibat lebih aktif. Kotak kosong bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang menginginkan perubahan yang lebih baik untuk kota kita.”

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dede Purnama untuk keberhasilan gerakan dan masa depan yang lebih baik bagi Kota Pangkalpinang. Dengan tekad dan persatuan, para relawan berharap dapat membawa perubahan signifikan dan menjadikan suara rakyat sebagai kekuatan utama dalam menentukan arah kepemimpinan di daerah tersebut.

Selain acara konsolidasi dan tausyiah kebangsaan, acara ini juga dilaksanakan bazar tebus murah minyak goreng sebanyak 1 ton atau seribu liter, yang ludes terjual dalam waktu kurang dari satu jam.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 17 Oktober 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Zen

Sumber Berita: Relawan Kota Kosong

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kabut Asap Menyelimuti Padang Pariaman, Pemkab Bagikan Lebih dari 50 Ribu Masker dan Tiadakan Car Free Day
Sulaman Kapalo Samek Pasia Baru Didorong Menembus Pasar Nasional hingga Internasional
Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga
Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Berita ini 428 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 01:13 WITA

Kabut Asap Menyelimuti Padang Pariaman, Pemkab Bagikan Lebih dari 50 Ribu Masker dan Tiadakan Car Free Day

Selasa, 22 September 2026 - 01:08 WITA

Sulaman Kapalo Samek Pasia Baru Didorong Menembus Pasar Nasional hingga Internasional

Senin, 21 September 2026 - 22:16 WITA

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 September 2026 - 22:01 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:24 WITA

Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 Sep 2026 - 22:16 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 Sep 2026 - 22:01 WITA