Indra Diduga Tampung Pasir Timah Ilegal Dari Banyak Titik Tambang

Pangkalan Baru, Dnid.co.id – Bau busuk tambang timah ilegal kian menusuk hidung publik Bangka Belitung. Investigasi eksklusif media ini membongkar sosok Indra, warga Kelurahan Padang Baru, diduga otak penadah pasir timah ilegal yang leluasa bermain di atas hukum.

Lebih memuakkan, aktivitas haram itu berlangsung di lahan sitaan negara—tepat di belakang Hotel Aston dan lahan pribadi depan GOR Sahabuddin, berhadapan langsung dengan Bandara Depati Amir, Jumat (1/8/2025). Lokasi vital, namun berubah jadi surga tambang gelap.

Tak hanya dari Pangkalan Baru, Indra disebut juga menampung pasir timah ilegal dari berbagai daerah lain di Bangka Belitung. Jaringannya membentang lintas lokasi, menjadikannya salah satu penadah paling berpengaruh di bisnis hitam ini.

Pantauan di lapangan memperlihatkan pekerja menggobok tanah tanpa gentar, seolah dilindungi “kekuatan tak kasat mata”. Pasir timah hasil galian dijual ke Indra seharga Rp150 ribu–Rp155 ribu per kilogram, jauh di bawah harga pasar Rp170 ribu.

> “Harga segitu yang kami terima. Katanya beda harga buat biaya koordinasi,” ujar Zack, seorang penambang, lirih. Saat ditanya kemana aliran koordinasi itu mengalir, Zack memilih diam.

Kemarahan publik pun membuncah. “Ini kawasan vital! Seharusnya steril, bukan sarang tambang haram!” tegas seorang warga yang meminta identitasnya disamarkan.

Secara hukum, praktik ini terang-benderang melanggar Pasal 158 UU No.3/2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp100 miliar. Indra juga berpotensi dijerat Pasal 480 KUHP tentang Penadahan.

Ironisnya, aparat penegak hukum justru diam membisu. Tak ada keterangan resmi meski fakta menganga di depan mata. Publik pun bertanya getir: “Apakah hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas?”

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke pihak-pihak terkait masih dilakukan. Desakan publik kian menguat: bubarkan tambang ilegal, tangkap Indra dan jaringannya—atau hukum kehilangan wajahnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 1 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: AN3'CH

Editor: REDAKSI DNID.CO.ID BABEL

Sumber Berita: TIM INVESTIGASI A3L

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros
Bongkar Judi Togel Online, Tim URC Resmob Polres Soppeng Amankan Dua Pria
Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot
Viral di Medsos, Pria yang Aniaya Pekerja Penyiram Tanaman kini Diamankan Polsek Rappocini
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:24 WITA

Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WITA

Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 17:16 WITA

Viral di Medsos, Pria yang Aniaya Pekerja Penyiram Tanaman kini Diamankan Polsek Rappocini

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WITA

Wakil Bupati Gowa Buka Lomba Paskibra Tingkat SMP dan SMA se-Sulsel

Berita Terbaru