Breaking News

Radio Player

Loading...

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!

Senin, 26 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Mempersiapkan Indonesia Emas di Tahun 2045 mendatang, Pemerintah pusat gencar menjalankan program Ketahanan Pangan Nasional dari hulu hingga hilir, selain berjalannya program makan bergizi gratis , Koperasi Merah Putih pun sudah berjalan di beberapa wilayah.

Menyoroti hal ini ” Ilmar Rosadi sekretaris DPD KNTI Jakarta Utara menyambut positif Ketahanan Pangan Nasional . Peran serta KNTI ( Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia) sangat lah penting untuk menunjang gizi anak-anak Indonesia terutama mendorong tujuan Presiden Prabowo mencetak generasi yang tangguh, sehat dan dapat bersaing secara teknologi juga pendidikan hingga mancanegara.

” Program presiden kita hari ini tentunya kita sambut dengan baik, seperti MBG , Koperasi Merah Putih dan masih banyak lagi program pemerintah untuk mencetak generasi muda yang tangguh, sehat dan dapat bersaing di kancah internasional. Kami menaungi para nelayan tradisional yang secara aktif para nelayan ini melaut yang hasilnya di jual dan di komsusi untuk segenap masyarakat. “Papar Ilmar saat di temui di Kedai Kopi, di Jakarta Utara. (25/1).

ads

KNTI merupakan bagian penting dalam menaungin para Nelayan mulai dari edukasi maupun advokasi Nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran serta KNTI pun sangat lah signifikan dalam hal menunjang pangan dari hasil laut .Ikan merupakan sumber protein yang tinggi dan sangat menunjang kecerdasan anak-anak, mulai dari dalam kandungan sampai dia bersekolah. KNTI terus mendorong dengan adanya program MBG agar makanan kelautan atau ikan masuk ke daftar muatan menu MBG tersebut.”ungkapnya.

“Disamping itu kita juga mendukung program Bapak Presiden Prabowo Subianto tentang asta cita ketahanan pangan bahari yang sering digaungkan,” Lanjut nya.

KNTI memiliki program yang namanya terdidik teroganisir dan mandiri. Tujuannya KNTI itu meningkatkan SDM para nelayan menjadi lebih baik , seperti memberikan edukasi, mengelola keuangan , iklim dan zona, dengan adanya edukasi kepada nelayan berharap kedepannya lebih baik lagi dan mandiri.

” Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) yang berfokus untuk wujudkan perlindungan hak nelayan kecil dan tradisional serta memperjuangkan perubahan kebijakan yang menjamin kesejahteraan nelayan tradisional, perempuan nelayan, pembudidaya dan petambak tradisional dan keluarganya.” Terang dia.

Presiden telah menjalankan program MBG dan KNTI sendiri telah mendorong Ikan laut sebagai satuan muatan isi dari menu MBG itu sendiri, karena selain mengandung protein yang tinggi, harga ikan pun jauh lebih ekonomis di banding ayam atau daging .

” KNTI berharap pemerintah pun mengajak KNTI untuk menjalankan program-program pemerintah, selain ikut berpartisipasi mencerdaskan anak bangsa dengan hasil tangkapan laut secara pasti kehidupan dam ekonomi para Nelayan pun akan terbantu, mereka akan lebih giat lagi melaut karena harapan tadi bisa ikut menyuksesakan ketahanan pangan nasional menuju Indonesia emas .” Imbuhnya.

KNTI memiliki program yang disebut Rembuk Pangan ialah Memperkuat Ekosistem Kemandirian dan Kedaulatan Pangan dari Laut untuk Kesejahteraan Nelayan Indonesia.

Simpan Gambar:

Penulis : Nur/red

Berita Terkait

Minta Dikawal Bersama, Pihak Kecamatan Cisauk Dorong 50 Usulan Urgensinya Terfasilitasi di 2027
Warga Jaktim Kebanjiran, Ketua Baznas Jaktim Disorot karena Di Duga Agenda ke Luar Kota
Pangan sebagai Senjata Diplomasi: Mengulas Strategi Geopolitik Negara Kepulauan
Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi Sejumlah Posko Pengungsian
Panius Kogoya Siap Perluas Sayap DPC BMP RI Hingga ke Distrik Terjauh di Mimika
Kodim 0502/Jakarta Utara Hadir Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara
KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Update Banjir Tangerang: 32 Titik Tergenang, Kapolres Pastikan Keamanan Rumah Kosong Pengungsi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 20:50 WITA

Minta Dikawal Bersama, Pihak Kecamatan Cisauk Dorong 50 Usulan Urgensinya Terfasilitasi di 2027

Senin, 26 Januari 2026 - 13:52 WITA

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!

Senin, 26 Januari 2026 - 12:49 WITA

Warga Jaktim Kebanjiran, Ketua Baznas Jaktim Disorot karena Di Duga Agenda ke Luar Kota

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:11 WITA

Pangan sebagai Senjata Diplomasi: Mengulas Strategi Geopolitik Negara Kepulauan

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:13 WITA

Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi Sejumlah Posko Pengungsian

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:46 WITA

Panius Kogoya Siap Perluas Sayap DPC BMP RI Hingga ke Distrik Terjauh di Mimika

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54 WITA

Kodim 0502/Jakarta Utara Hadir Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:41 WITA

KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Bupati Takalar Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Senin, 26 Jan 2026 - 20:41 WITA