Apresiasi untuk Andri Yanto Junior Manager PT Thorcon Power Indonesia, Fokus Babel Tegaskan Pentingnya Data dan Fakta

Pangkalpinang ,Dnid.Co.Id – Diskursus tentang rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Thorium di Bangka Belitung tidak lagi sekadar wacana yang bergulir liar di ruang publik. Melalui Diskusi Publik bertajuk *“Memahami Rencana PLTN di Bangka Belitung: Diskusi Data dan Fakta”*, Fokus Babel dan KBO Babel berupaya menghadirkan ruang dialog berbasis literasi dan pengetahuan. Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aston Emidary Bangka Hotel and Conference Center pada Sabtu (7/2/2026) lalu itu mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya PT Thorcon Power Indonesia, PT Timah Tbk, Kopetindo, STIE IBEK, serta Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).

Ketua Umum Fokus Babel, Ir. M. Natsir, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia menilai forum ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa isu energi masa depan tidak bisa disikapi secara emosional, melainkan harus melalui pemahaman komprehensif.

“Atas nama panitia bersama, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya diskusi publik ini. Kegiatan ini memberikan wawasan dan literasi yang sangat baik, terutama bagi mahasiswa sebagai generasi muda Bangka Belitung,” ujar Natsir usai rapat penutupan panitia di Sekretariat KBO Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Jumat (13/2/2026).

Sorotan utama dalam diskusi tersebut tertuju pada kehadiran Andri Yanto, Junior Manager PT Thorcon Power Indonesia, yang juga merupakan putra daerah asal Desa Puding, Bangka. Kehadirannya bukan sekadar representasi korporasi, melainkan simbol keterlibatan anak muda daerah dalam proyek teknologi strategis.

Dalam paparannya, Andri menjelaskan tahapan yang telah dilakukan perusahaan terkait survei tapak PLTN di Pulau Gelasa. Ia memaparkan bahwa proses yang berjalan masih berada pada tahap survei dan kajian awal, dengan berbagai prosedur teknis, administratif, serta regulatif yang masih harus dilalui sebelum berbicara tentang pembangunan.

Natsir menegaskan, paparan tersebut penting untuk meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat.

“Ternyata dari beberapa tahapan yang dilalui masih jauh untuk bicara pembangunan nuklir. Sementara kita sudah ribut duluan. Bahkan yang tidak menolak pun belum tentu memahami secara utuh prosesnya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap Andri sebagai anak daerah yang mampu berkiprah di perusahaan energi berteknologi tinggi. Menurutnya, kehadiran figur seperti Andri bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Babel untuk tidak alergi terhadap kemajuan teknologi.

“Ayo, anak muda Babel harus berani menjadi pionir kebangkitan daerah dalam berpikir maju dan rasional. Masa depan energi tidak bisa dihindari, tapi harus dipahami,” tambahnya.

Penanggungjawab KBO Babel, Rikky Fermana, menilai diskusi tersebut membuka fakta bahwa sebagian besar audiensi belum memahami secara mendalam tentang teknologi PLTN Thorium, perbedaannya dengan reaktor konvensional, serta konteks krisis energi fosil yang tengah dihadapi Indonesia.

“Banyak yang belum tahu apa itu PLTN Thorium, apa saja yang sudah dilakukan perusahaan, dan bagaimana posisi energi nuklir dalam bauran energi nasional ke depan. Diskusi ini menjadi ruang untuk mengisi kekosongan literasi itu,” ujar Rikky.

Ia mengakui adanya perbedaan pandangan dalam forum tersebut. Namun, menurutnya, dinamika itu justru sehat dalam sistem demokrasi, selama dilandasi data dan fakta.

“Mungkin hasilnya nanti setuju atau tidak setuju. Tapi minimal masyarakat sudah memiliki bekal pengetahuan. Keputusan yang diambil ke depan harus berbasis literasi, bukan sekadar opini atau ketakutan,” tegasnya.

Bagi panitia, diskusi ini bukan untuk menggiring opini publik, melainkan membuka ruang dialog ilmiah yang jujur dan transparan. Mereka menilai, isu sebesar PLTN tidak bisa direduksi menjadi narasi hitam-putih, melainkan perlu dikaji secara multidimensi—dari aspek teknologi, lingkungan, ekonomi, hingga sosial.

Menutup pernyataannya, kedua panitia kembali menyampaikan terima kasih kepada Andri Yanto atas kesediaannya hadir sebagai narasumber dan berbagi perspektif langsung dari sisi perusahaan.

Diskusi ini menjadi penanda bahwa Bangka Belitung mulai memasuki fase baru dalam perdebatan energi: bukan lagi sekadar gaduh wacana, tetapi mulai menapaki dialog berbasis pengetahuan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 14 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ALE

Editor: DNID BABEL

Sumber Berita: KBO BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga
Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:16 WITA

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 September 2026 - 22:01 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WITA

Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 Sep 2026 - 22:16 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 Sep 2026 - 22:01 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 Sep 2026 - 21:53 WITA