Plt Ketua HNSI Pangkalpinang Angkat Suara Terkait Kapal Karam di Alur Pelabuhan Pangkalbalam

Oplus_131072

Oplus_131072

Pangkalpinang DNID.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pangkalpinang, Supardi, angkat bicara terkait bangkai KM Lintas Nusantara yang sudah dua bulan ini tenggelam di tengah alur Pelabuhan Pangkalbalam.

Ia meminta, bangkai kapal tersebut segera dievakuasi oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam.

“Kami sebagai perwakilan nelayan di Kota Pangkalpinang meminta kepada KSOP Pangkalbalam untuk segera menindaklanjuti laporan nelayan yang sekarang sudah ramai diberitakan. Karena itu memang sangat mengganggu aktivitas nelayan,” kata Supardi kepada wartawan, Sabtu (21/9/24) sore.

“Jika dibiarkan terlalu lama, yang ada hanya akan menambah korban. Baru dua bulan terdampar saja, sudah dua perahu nelayan yang rusak akibat menabrak bangkai kapal itu. Jadi mau sampai kapan ini dibiarkan?,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung KSOP Pangkalbalam untuk tidak hanya memikirkan soal iuran, tapi keselamatan para nahkoda dan ABK kapal serta nelayan yang juga turut jadi prioritas.

“Jangan hanya tau dengan urusan pendapatan iuran aja, tapi keselamatan pengusaha baik itu perkapalan maupun motor laut nelayan juga harus diperhatikan,” tegasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Bangkai Kapal Motor (KM) Lintas Armada Nusantara yang karam di Alur Pelabuhan Pangkalbalam bulan Juli lalu belum juga dievakuasi.

Belum dievakuasinya bangkai Kapal tersebut, mendapat keluhan dari nelayan setempat. Pasalnya, sampai saat ini bangkai kapal tersebut mengganggu aktivitas para melayan.

“Pastinya merasa sangat terganggu bang, karena bangkai kapal itu berada ditengah alur. Yang menjadi kekhawatiran kami ketika air sedang pasang, karena takut menabrak bangkai kapal itu,” ungkap salah satu nelayan yang enggan namanya disebut dalam pemberitaan, Sabtu (21/9/24) siang saat ditemui wartawan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangkalpinang.

“Apalagi saat ini airnya pasang malam, pastinya itu tidak kelihatan karena gelap. Ditambah lagi, sudah ada kejadian dua kapal bulan lalu menabrak bangkai itu. Jadi kami sangat merasa terganggu,” jelas dia.

Tak hanya itu, dirinya juga mempertanyakan kinerja pihak terkait soal bangkai kapal yang sudah dua bulan belum juga dilakukan evakuasi.

“KSOP Pangkal Balam kemana? Kok gak ada tindakan sama sekali, sudah dua bulan bangkai kapal belum sama sekali dilakukan tindakan apapun,” keluhnya lagi.

Sementara itu, Eko Supriyadi Ketua Indonesia National Shipowners Association (INSA) Bangka berharap permasalahan tersebut dapat segera dituntaskan. Karena semua para pelaku usaha pelayaran yang ada di pelabuhan Pangkalbalam tidak bisa engker atau berlabuh di dalam pelabuhan.

“Kami berharap itu segera dievakuasi, karena itu memang sangat mengganggu. Apalagi kapal-kapal yang berlabuh di ambang luar harus menunggu kurang lebih 1 Minggu sampai air pasang kembali,” harap Eko.

Sementara itu, saat wartawan mendatangi kantor KSOP Pangkal Balam, pihak KSOP mengatakan yang bersangkutan tidak ada ditempat.

“Nanti coba datang lagi ya bang, karena kantor masih sepi. Biasanya kalo urusan itu konfirmasi nya ke pihak BP,” kata salah satu staf KSOP Pangkal Balam.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 22 September 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Manan

Editor: Redaksi Babel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot
Wakil Bupati Gowa Buka Lomba Paskibra Tingkat SMP dan SMA se-Sulsel
Ucok Jadi Pahlawan! 2 Penalti Jeneponto Digagalkan, Bone Beramal FC Lolos Dramatis ke Final
Tim Patmor Polres Bulukumba Gelar Patroli Dialogis Cegah Kejahatan Jalanan
Kapolres Bulukumba Terima Kunjungan Ketua Bawaslu, Perkuat Koordinasi Jelang Tahapan Pemilu
Aksi Bersih World Clean Up Day di Makassar, 74 Kg Sampah Berhasil Dikumpulkan Oleh DLH
Semarak HKG PKK ke-54, Ketua TP PKK Bantaeng Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal melalui Lomba B2SA
Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WITA

Wakil Bupati Gowa Buka Lomba Paskibra Tingkat SMP dan SMA se-Sulsel

Senin, 21 September 2026 - 13:57 WITA

Ucok Jadi Pahlawan! 2 Penalti Jeneponto Digagalkan, Bone Beramal FC Lolos Dramatis ke Final

Senin, 21 September 2026 - 13:52 WITA

Tim Patmor Polres Bulukumba Gelar Patroli Dialogis Cegah Kejahatan Jalanan

Senin, 21 September 2026 - 10:00 WITA

Aksi Bersih World Clean Up Day di Makassar, 74 Kg Sampah Berhasil Dikumpulkan Oleh DLH

Minggu, 20 September 2026 - 19:03 WITA

Semarak HKG PKK ke-54, Ketua TP PKK Bantaeng Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal melalui Lomba B2SA

Minggu, 20 September 2026 - 11:56 WITA

Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan

Minggu, 20 September 2026 - 04:27 WITA

Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Wakil Bupati Gowa Buka Lomba Paskibra Tingkat SMP dan SMA se-Sulsel

Senin, 21 Sep 2026 - 15:15 WITA