Sertijab Kapolres Gowa Dinodai Dengan Dugaan Pungli Oknum Anggota Pelayanan SIM

Berita Harian, dnid.co.id – Serah terima jabatan Kapolres Gowa dari AKBP RTS Simanjuntak kepada AKBP M. Aldy Sulaiman yang seharusnya berlangsung khidmat, justru dinodai dengan adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan salah satu anggota polisi Polres Gowa.

Disaat Kantor Polres Gowa dipenuhi dengan karangan bunga sebagai ucapan terimakasih kepada Kapolres Gowa sebelumnya dan ucapan selamat kepada Kapolres Gowa yang baru, disaat yang bersamaan pula diduga salah satu oknum polisi Satpas Polres Gowa melakukan tindakan pungli.

Dugaan ini diungkap oleh salah satu warga asal Kabupaten Gowa berinisial D yang mengeluhkan mahalnya biaya pembuatan SIM C di Polres Gowa

Rabu 9 April 2025 pagi, D menyambangi kantor Satpas Polres Gowa guna membuat ulang SIM C nya yang telah hilang.

Sesampai di lokasi, D kemudian mengikuti prosedur sesuai arahan petugas, mulai dari mengisi formulir, cek kesehatan, hingga psikostes. Setelah itu, D kemudian mengikuti tes tertulis.

Saat mengikuti tes tertulis, D mengatakan bahwa nilai yang didapatkan di bawah standar nilai minimal agar dapat lulus tes tersebut.

” Kurang sedikit nilai ku, yang diminta itu 70 poin, nilai ku 63 jadi kurangnya itu 7 poin,” ujar D.

D yang sehari-hari bekerja di lapangan merasa sangat penting untuk memiliki SIM. D kemudian meminta bantuan agar dapat memiliki SIM C.

Disaat itulah oknum Petugas Pelaksana Pelayanan SIM Satpas Polres Gowa berinisial E ini diduga meminta sejumlah uang agar D dapat dinyatakan lulus.

“Polisi tersebut kemudian bilang dia bisa bantu tapi ada biaya tambahannya,” ungkapnya.

“Saya kemudian bertanya berapa biaya tambahannya, polisi itu bilang biasanya itu Rp250 ribu tapi kalau mau ditambah-tambah sedikit bisa ji,” tambahnya.

D merasa total uang yang harus ia keluarkan agar mendapatkan SIM C sangat mahal baginya. Terlebih sebelum mengikuti tes tertulis, D sudah mengeluarkan uang untuk cek kesehatan sebesar Rp35 ribu dan psikotes Rp100 ribu.

Ditambah biaya tambahan agar dapat lulus tes tertulis maka D harus mengeluarkan Rp385 ribu. Jumlah tersebut sangat besar bagi D.

Sebelum datang ke kantor Satpas Polres Gowa, D terlebih dahulu mencari informasi di internet terkait biaya yang harus dikeluarkan guna mengurus SIM C di Polres Gowa.

“Kalau saya baca di websitenya (Polres Gowa) itu cuman Rp100 ribu, tapi ini sudah lebih dari itu saya kasi keluar. Kalau ditotal-total semua hampir Rp400,” keluhnya.

D yang merasa biaya penerbitan SIM terlalu berat baginya dan jauh dari aturan yang seharusnya memilih untuk pulang tanpa mendapatkan SIM C yang diharapkan.

Terpisah, kami telah mencoba mengonfirmasi terkait dugaan pungli yang dilakuka oknum anggota ini kepada Kanit Regident Polres Gowa, Ipda Rusli Leo. Namun, hingga tulisan ini terbit Ipda Rusli Leo belum memberikan tanggapan.

Simpan Gambar:

Rabu, 9 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Tawuran Pemuda di Jalan Trans Sulawesi Palopo Dibubarkan Polisi, Arus Lalin Sempat Terganggu
Kanit Reskrim Polsek Tamalatea Jeneponto Diduga Peras Keluarga Pelaku Rp1,5 Juta
Polda Sulawesi Selatan Rotasi Personel, Ini Daftar Nama Bintara yang Dimutasi
Mie Gacoan Bone Disorot, Bau Menyengat Diduga dari Limbah Selokan
Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, Petugas Tol Ir Sutami Makassar Ancam Wartawan dan Larang Peliputan
Mobil Kredit Diduga Ditarik dan Dilelang Sepihak, Debitur Asal Wajo Laporkan Pembiayaan ACC ke OJK
25 Tahun Berdiri, 20 Lapak PKL di Ujung Tanah Ditertibkan Usai Tiga Kali Peringatan
Nyaris Bentrok Usai Lakalantas di Rumbia, Oknum Anggota DPRD Jeneponto Diduga Kerahkan Massa Bersajam
Berita ini 507 kali dibaca
Sertijab Kapolres Gowa Dinodai Dengan Dugaan Pungli Pembuatan SIM C Oleh Oknum Polisi Satpas Polres Gowa

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 17:53 WITA

Tawuran Pemuda di Jalan Trans Sulawesi Palopo Dibubarkan Polisi, Arus Lalin Sempat Terganggu

Senin, 30 Maret 2026 - 14:35 WITA

Kanit Reskrim Polsek Tamalatea Jeneponto Diduga Peras Keluarga Pelaku Rp1,5 Juta

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:22 WITA

Polda Sulawesi Selatan Rotasi Personel, Ini Daftar Nama Bintara yang Dimutasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:53 WITA

Mie Gacoan Bone Disorot, Bau Menyengat Diduga dari Limbah Selokan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:50 WITA

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, Petugas Tol Ir Sutami Makassar Ancam Wartawan dan Larang Peliputan

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:52 WITA

Mobil Kredit Diduga Ditarik dan Dilelang Sepihak, Debitur Asal Wajo Laporkan Pembiayaan ACC ke OJK

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:05 WITA

25 Tahun Berdiri, 20 Lapak PKL di Ujung Tanah Ditertibkan Usai Tiga Kali Peringatan

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:12 WITA

Nyaris Bentrok Usai Lakalantas di Rumbia, Oknum Anggota DPRD Jeneponto Diduga Kerahkan Massa Bersajam

Berita Terbaru

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyerahkan dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dalam seremoni serah terima di Makassar.

Sosial Politik

Andi Akmal Serahkan LKPD, Audit BPK Dimulai Bone Bidik Opini Terbaik

Senin, 30 Mar 2026 - 21:06 WITA

Serba-Serbi

Grup Egaliter Alumni Unhas Halalbibalal di Red Corner

Senin, 30 Mar 2026 - 18:48 WITA