Seluruh Penumpang Ditemukan, Tujuh Jenazah Korban Pesawat ATR Diserahkan Basarnas ke DVI Polri

DNID.CO.ID–MAKASSAR– Tim SAR Gabungan kembali mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Pada Jumat (23/1/2026), sebanyak tujuh kantong jenazah resmi diserahkan kepada Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Penyerahan dilakukan dalam konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel yang dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, SH., MH., Pangkodau II Marsekal Muda TNI M. Untung Suropati, Kapusident Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi, Karo Labdokkes Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti, DFM, Sp.F., serta Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr. Muhammad Haris.

Kabasarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan, proses evakuasi tujuh korban dilakukan di lereng Gunung Bulusaraung dengan kondisi medan yang sangat ekstrem. Kendati demikian, seluruh jenazah berhasil dievakuasi berkat dukungan unsur udara.

“Hari ini tim SAR gabungan berhasil menemukan tujuh korban. Dengan kondisi medan yang cukup ekstrem, seluruh evakuasi dapat dilaksanakan melalui jalur udara. Selanjutnya, secara resmi kami serahkan kepada Tim DVI Polri yang diwakili oleh Bapak Kapolda Sulsel untuk ditindaklanjuti dalam proses identifikasi,” ujar Mohammad Syafii.

Ia menambahkan, hingga saat ini total kantong jenazah yang telah dievakuasi berjumlah 11 Body Bag dan seluruhnya telah diserahkan dalam kondisi terbungkus body bag.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa Biddokkes Polri menerima total 11 body bag secara bertahap. Namun, terdapat satu body bag yang hanya berisi potongan tulang.

“Dari 11 body bag yang kami terima, terdapat satu body bag yang hanya berisi potongan tulang. Hal ini menyebabkan jumlah body bag menjadi 11, sementara berdasarkan manifes diketahui jumlah penumpang sebanyak 10 orang,” jelas Kapolda.

Kapolda menegaskan, Tim DVI Polri akan melakukan proses identifikasi secara teliti, terukur, dan berbasis metode saintifik untuk memastikan kesesuaian seluruh jenazah dengan data manifes penumpang. Hasil identifikasi nantinya akan diumumkan secara resmi kepada publik dan keluarga korban.

Dalam proses tersebut, Polri telah melakukan pengambilan sampel jenazah serta mengumpulkan data ante Mortem dari keluarga korban. Kapolda menjelaskan, apabila identifikasi dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan data pendukung, hasilnya bisa diperoleh dalam waktu singkat. Namun, jika diperlukan pemeriksaan DNA, prosesnya diperkirakan memakan waktu hingga satu minggu.

Perkembangan terbaru disampaikan Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr. Muhammad Haris. Ia mengungkapkan bahwa pada Kamis (22/1/2026), Tim DVI Gabungan berhasil mengidentifikasi satu jenazah dari kantong jenazah yang diterima sehari sebelumnya.

“Hasil identifikasi menunjukkan jenazah dengan nomor PM 62 B.04 sesuai dengan data ante mortem nomor AM 002, teridentifikasi sebagai Esther Aprilita Pinarsinta B, perempuan berusia 26 tahun, beralamat di Bogor, Jawa Barat,” ungkap Muhammad Haris.

Dengan hasil tersebut, hingga kini Tim DVI Gabungan telah berhasil mengidentifikasi tiga korban dari total empat kantong jenazah yang telah diperiksa. Proses identifikasi terhadap seluruh jenazah lainnya masih terus berlangsung secara intensif.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 24 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Daeng Sunu

Editor: Kingzhee

Sumber Berita: Siaran Pers Polda Sulsel

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 November 2026 - 10:00 WITA

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polda Sulsel Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA