Breaking News

Radio Player

Loading...

Disperkimtan Tinjau Langsung Kondisi Rumah Tidak Layak Huni Milik Ibu Basse di Dusun Tompolando

Rabu, 30 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, DNID.co.id— Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni milik Ibu Basse di Dusun Tompolando, Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, pada Selasa (29/04/2025).

 

Ibu Basse hidup dalam kondisi serba terbatas bersama anaknya yang mengalami gangguan jiwa sejak lahir. Tanpa didampingi pasangan, ia membesarkan anaknya seorang diri dan menggantungkan penghasilan sehari-hari dari hasil penjualan buras—makanan tradisional yang dibuatnya sendiri dari beras dan daun pisang.

ads

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi rumah yang ditempati Ibu Basse sangat memprihatinkan. Atap yang bocor menyebabkan air hujan kerap masuk ke dalam rumah, sementara lantai papan yang sudah lapuk sering membuatnya terpeleset saat beraktivitas. Hingga saat ini, Ibu Basse belum pernah menerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Disperkimtan.

 

Sekretaris Disperkimtan Jeneponto, Hasdin Nasri, yang mewakili Kepala Dinas Nismala Syuaib, turun langsung melakukan peninjauan dan menyampaikan bahwa rumah Ibu Basse akan diusulkan sebagai prioritas bantuan RTLH tahun berikutnya.

 

“Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, memang benar rumah tersebut belum pernah tersentuh bantuan RTLH. Kami sudah mencatat dan Insya Allah akan kami masukkan dalam skala prioritas,” ujar Hasdin kepada Humas Pemkab Jeneponto.

 

Kepala Dinas Perkimtan Jeneponto, Nirmala Syuaib, juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya nasional menurunkan angka kemiskinan ekstrem, khususnya melalui penyediaan hunian layak bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Simpan Gambar:

Editor : Admin

Sumber Berita : Humas Pemkab Jeneponto

Berita Terkait

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!
Warga Jaktim Kebanjiran, Ketua Baznas Jaktim Disorot karena Di Duga Agenda ke Luar Kota
Pangan sebagai Senjata Diplomasi: Mengulas Strategi Geopolitik Negara Kepulauan
Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi Sejumlah Posko Pengungsian
Panius Kogoya Siap Perluas Sayap DPC BMP RI Hingga ke Distrik Terjauh di Mimika
Kodim 0502/Jakarta Utara Hadir Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara
KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Update Banjir Tangerang: 32 Titik Tergenang, Kapolres Pastikan Keamanan Rumah Kosong Pengungsi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 13:52 WITA

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!

Senin, 26 Januari 2026 - 12:49 WITA

Warga Jaktim Kebanjiran, Ketua Baznas Jaktim Disorot karena Di Duga Agenda ke Luar Kota

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:11 WITA

Pangan sebagai Senjata Diplomasi: Mengulas Strategi Geopolitik Negara Kepulauan

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:13 WITA

Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi Sejumlah Posko Pengungsian

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:46 WITA

Panius Kogoya Siap Perluas Sayap DPC BMP RI Hingga ke Distrik Terjauh di Mimika

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54 WITA

Kodim 0502/Jakarta Utara Hadir Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:41 WITA

KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:25 WITA

Update Banjir Tangerang: 32 Titik Tergenang, Kapolres Pastikan Keamanan Rumah Kosong Pengungsi

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Nekat Bawa Senjata Tajam Dini Hari, Dua Pengendara Motor Diciduk Polisi

Senin, 26 Jan 2026 - 14:35 WITA

Sosial Politik

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!

Senin, 26 Jan 2026 - 13:52 WITA

Kriminal Hukum

Parah, Diduga Oknum Polisi di Makassar Jadi Penadah Mobil Bodong

Senin, 26 Jan 2026 - 13:48 WITA