Mahasiswa MARS Unimerz Jalani Residensi di Sejumlah Rumah Sakit Indonesia
Makassar, DNID.co.id –Mahasiswa Prodi MARS UNIMERZ resmi memulai kegiatan residensi di sejumlah rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari angkatan 3, 4, dan 5 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 dan dilepas langsung oleh Ketua Program Studi MARS UNIMERZ, Dr. apt. H. Saparuddin Latu, Selasa (20/5/2025).
Mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Megarezky (UNIMERZ) resmi memulai kegiatan residensi di sejumlah rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Program Studi MARS UNIMERZ, Dr. apt. H. Saparuddin Latu, S.Si., M.H., M.Kes., menjelaskan bahwa residensi merupakan bagian integral dari kurikulum akademik yang dirancang untuk menjembatani antara teori perkuliahan dengan praktik manajemen rumah sakit secara langsung.
“Melalui residensi ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta sikap inovatif dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan nyata di sektor pelayanan kesehatan,” ungkap Dr. Saparuddin saat melepas peserta residensi di Kampus Pascasarjana UNIMERZ, Selasa (20/5/2025).
Program residensi ini terbagi menjadi dua tahapan utama:
Residensi I: Fokus pada anatomi manajemen rumah sakit, termasuk pelayanan administrasi, pelayanan medik, dan nonmedik.
Residensi II: Mendalami proses akreditasi rumah sakit serta menelaah kebijakan terkait rumah sakit pendidikan.
Kedua tahap tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang kompleksitas pengelolaan rumah sakit.
Mahasiswa tak hanya dibekali dengan aspek sosial pelayanan kesehatan, tetapi juga diajak memahami pentingnya kesinambungan finansial dalam operasional rumah sakit.
“Pengalaman langsung di lapangan menjadi bekal utama bagi mahasiswa untuk mampu menerapkan ilmu mereka dalam upaya peningkatan mutu layanan dan efisiensi manajerial rumah sakit di masa depan,” tambah Dr. Saparuddin.
UNIMERZ sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan terus berkomitmen membangun generasi pemimpin rumah sakit yang tangguh, adaptif, dan profesional di tengah perubahan sistem kesehatan nasional.(*)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Mahasiswa MARS Unimerz Jalani Residensi di Sejumlah Rumah Sakit Indonesia
KAMIS, 22 MEI 2025
Makassar, DNID.co.id -Mahasiswa Prodi MARS UNIMERZ resmi memulai kegiatan residensi di sejumlah rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari angkatan 3, 4, dan 5 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 dan dilepas langsung oleh Ketua Program Studi MARS UNIMERZ, Dr. apt. H. Saparuddin Latu, Selasa (20/5/2025).
Mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Megarezky (UNIMERZ) resmi memulai kegiatan residensi di sejumlah rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari angkatan 3, 4, dan 5 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025.
Ketua Program Studi MARS UNIMERZ, Dr. apt. H. Saparuddin Latu, S.Si., M.H., M.Kes., menjelaskan bahwa residensi merupakan bagian integral dari kurikulum akademik yang dirancang untuk menjembatani antara teori perkuliahan dengan praktik manajemen rumah sakit secara langsung.
"Melalui residensi ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta sikap inovatif dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan nyata di sektor pelayanan kesehatan," ungkap Dr. Saparuddin saat melepas peserta residensi di Kampus Pascasarjana UNIMERZ, Selasa (20/5/2025).
Program residensi ini terbagi menjadi dua tahapan utama:
Residensi I: Fokus pada anatomi manajemen rumah sakit, termasuk pelayanan administrasi, pelayanan medik, dan nonmedik.
Residensi II: Mendalami proses akreditasi rumah sakit serta menelaah kebijakan terkait rumah sakit pendidikan.
Kedua tahap tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang kompleksitas pengelolaan rumah sakit.
Mahasiswa tak hanya dibekali dengan aspek sosial pelayanan kesehatan, tetapi juga diajak memahami pentingnya kesinambungan finansial dalam operasional rumah sakit.
"Pengalaman langsung di lapangan menjadi bekal utama bagi mahasiswa untuk mampu menerapkan ilmu mereka dalam upaya peningkatan mutu layanan dan efisiensi manajerial rumah sakit di masa depan," tambah Dr. Saparuddin.
UNIMERZ sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan terus berkomitmen membangun generasi pemimpin rumah sakit yang tangguh, adaptif, dan profesional di tengah perubahan sistem kesehatan nasional.(*)