Breaking News

Radio Player

Loading...

Diduga Tidak Terlaksana, Warga Pertanyakan Sejumlah Kegiatan Pemkon Penantian Ulu Belu 

Jumat, 23 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tanggamus DNID MEDIALAMPUNG–Sejumlah program yang tercantum dalam anggaran Pemerintah Pekon Penantian, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, menjadi sorotan warga. Beberapa kegiatan yang dianggarkan dalam dua tahun terakhir diduga tidak terlaksana secara optimal, bahkan dicurigai sebagian tidak terealisasi di lapangan.

 

Salah satu kegiatan yang dipertanyakan adalah Pelatihan/Bimtek/Pengenalan Teknologi Tepat Guna untuk sektor pertanian dan peternakan, dengan anggaran mencapai Rp 56.450.500. Sejumlah warga mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan pelatihan tersebut, maupun dampaknya terhadap aktivitas pertanian dan peternakan setempat. Di bidang peternakan, beberapa kandang kambing yang dibangun juga terlihat kosong.

ads

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun anggaran 2023, dana sebesar Rp 137.117.000 dialokasikan untuk pembangunan, rehabilitasi, peningkatan, dan pengerasan jalan desa. Namun, hasil kegiatan ini dinilai belum memberikan perubahan signifikan. Sebagian ruas jalan desa masih dalam kondisi rusak, menurut pengakuan beberapa warga.

 

Anggaran untuk penyelenggaraan informasi publik desa yang mencapai Rp 80.750.000 juga dipertanyakan. Warga menyatakan tidak menemukan baliho atau media lain yang menampilkan penetapan APBDes maupun laporan pertanggungjawaban (LPJ) sebagaimana yang dianggarkan.

 

Sementara itu, kegiatan bantuan perikanan berupa bibit atau pakan yang tercatat menelan anggaran Rp 50.000.000 juga menjadi perhatian. Beberapa pelaku usaha perikanan di Pekon Penantian mengaku belum pernah menerima bantuan tersebut.

 

Menanggapi hal ini, warga berharap adanya audit dan investigasi dari pihak berwenang, baik dari Inspektorat Kabupaten maupun aparat penegak hukum, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Pekon Penantian belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan tim redaksi melalui sambungan telepon juga belum membuahkan hasil. (Tim)

 

Simpan Gambar:

Penulis : Tim

Editor : RA

Sumber Berita : Tim Media

Berita Terkait

Energi Stabil untuk Ekonomi Rendah Karbon
Transformasi Strategis Sektor Energi Nuklir dalam Era Artificial Intelligence
Sinergi Nuklir dan EBT: Menambal Celah Intermitensi demi Kedaulatan Energi
PLTN Untuk Generasi Muda: Peluang Karier Baru yang Jarang Dibahas
Asia Tenggara Masuki Era Nuklir Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Penonton
Apa yang Akan Kita Wariskan? Asap, atau Cahaya?
Pemekaran Provinsi Luwu Raya: Antara Janji Sejarah dan Legitimasi Elit Politik Sulawesi Selatan
Relevansi Energi Nuklir bagi Konservasi Alam
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:29 WITA

Energi Stabil untuk Ekonomi Rendah Karbon

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:25 WITA

Transformasi Strategis Sektor Energi Nuklir dalam Era Artificial Intelligence

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WITA

Sinergi Nuklir dan EBT: Menambal Celah Intermitensi demi Kedaulatan Energi

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WITA

PLTN Untuk Generasi Muda: Peluang Karier Baru yang Jarang Dibahas

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:00 WITA

Asia Tenggara Masuki Era Nuklir Jangan Sampai Indonesia Hanya Jadi Penonton

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:31 WITA

Apa yang Akan Kita Wariskan? Asap, atau Cahaya?

Senin, 5 Januari 2026 - 22:18 WITA

Pemekaran Provinsi Luwu Raya: Antara Janji Sejarah dan Legitimasi Elit Politik Sulawesi Selatan

Senin, 5 Januari 2026 - 16:36 WITA

Relevansi Energi Nuklir bagi Konservasi Alam

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:05 WITA