Fadil Adinata Menilai Erik Sebagai PLH Dinas Pendidikan Dan Terpilihnya Ketua PGRI Kabupaten Enrekang Terlalu Dipolitisasi

Enrekang, DNID.co.id- Mantan Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu Komisariat Universitas Negeri Makassar (HPMM KOM.UNM) Kecam keras politisasi pendidikan di kabupaten enrekang

Kritik penunjukan PLH Dinas pendidikan dan terpilihya ketua PGRI Kab.enrekang berdampak buruk pada pendidikan kabupaten enrekang

Besarnya harapan masyarakat kabupaten enrekang terhadap kemajuan daerah dari sektor pendidikan adalah sebuah hal yang pasti.

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya putra dan putri dari bumi massenrempulu yang melanjutkan pendidikannya kejenjang perguruan tinggi khususnya di UNM meskipun banyak yang tidak berkecukupan secara finansial menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.

Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu KOM.UNM yang memiliki cita-cita sejalan dengan masyarakat mengkritik penunjukan PLH Dinas pendidikan yang dianggap tidak kompeten untuk posisi tersebut.

Alih-alih sesuai dengan ekspektasi masyarakat terhadap PEMDA terkait kemajuan pendidikan, penunjukan PLH Dinas pendidikan dan pemilihan ketua PGRI baru-baru ini amat mengecewakan.

Sebagaimana diketahui bahwa yang ditunjuk sebagai PLH Dinas pendidikan dan sekaligus terpilih sebagai ketua PGRI adalah Erik, S.Ip.,MM.

“Bukannya menjadi harapan bagi perbaikan pendidikan di Kabupaten Enrekang untuk pembangunan daerah, pimpinan terpilih justru dianggap sebaliknya, ini akan berefek buruk bagi daerah karena terlalu dipolitisasi,” demikian kritik Fadil Adinata Mantan Ketua HPMM Komisariat UNM Keawak media, Selasa(24/06/2025)

Argumentasi Fadil ini bukan tanpa alasan, namun dengan mencermati berbagai isu dalam penunjukan dan pemilihan ini.

Pertama, pemilihan figur tidak didasarkan pada aspek kompetensi dan rekam jejak mengingat erik tidak berasal dari latar belakang pendidik.

Kedua, tidak sesuai harapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PGRI dimana kepemimpinan diharap berasal dari tenaga pendidik atau guru guna menjaga independensi PGRI.

Selanjutnya adanya dugaan bahwa erik tidak aktif sebelumnya di PGRI sampai pada kepemilikan KTA dengan rentang waktu dekat dari jadwal pemilihan ketua.

Banyaknya figur yang pas namun memilih erik diduga sangat terpolitisasi dan politisasi dari sektor pendidikan sangat berefek negatif.

Jika tujuan politik lebih diutamakan daripada kualitas pendidikan, kurikulum, metode pengajaran, dan sumber daya pendidikan dapat terabaikan, yang pada akhirnya menurunkan kualitas pendidikan.

“Kami tidak akan diam dan kami akan mengambil tindakan bila perlu”

Ujar Fadil Adinata

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 25 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Admin

Sumber Berita: Fadil Adinata

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru