Breaking News

Radio Player

Loading...

Pelaku Pengancaman Masih Berkeliaran, Polres Jeneponto Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, dnid.co.id – Hingga saat ini penanganan kasus Pengancaman menggunakan senjata tajam di lingkungan Sarroanging, Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan belum ada titik terangnya.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu korban berinisial NF. Dia menyayangkan lambatnya tindakan aparat kepolisian menangani perkara itu.

Padahal tindakan para pelaku sangat meresahkan masyarakat yang beraktivitas. Perbuatan para pelaku menganggu psikologi warga setempat.

ads

“Responsibilitas, integritas dalam memberikan pelayanan hukum terhadap masyarakat Polres Jeneponto dinilai tidak becus dalam mengambil langkah tegas terhadap 2 terduga pelaku kejahatan,” katanya menegaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seusai kejadian pengancaman yang dilakukan pria yang diduga preman itu, NF langsung bergegas ke Mapolres Jeneponto untuk melapor secara resmi.

Namun sampai saat ini pihak kepolisian tak kunjung mengambil langkah tegas dan menangkap para pembuat onar tersebut.

“Bukti-bukti sudah jelas, saksi sudah terperiksa, dan rekaman CCTV yang memuat kejadian tersebut juga sudah d berikan kepada penyidik,” tegas NF dalam kesempatan itu.

“Hingga saat ini saya merasa trauma dan takut Karna saya di kejar dan di ancam dengan badik oleh pelaku.”

Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan terkait kinerja dan keseriusan kepolisan Polres Jeneponto dalam menumpas para pelaku kejahatan dan premanisme.

“Saya minta segera pelakunya di tangkap, Polres jeneponto mesti bertanggung jawab, Ini tentunya menjadi PR penting bagi kepolisian sebagai pelayan masyarakat dan pelindung masyarakat dan menegakkan keadilan,” harapnya.

Diakhir wawancara, NF berharap ada aya sikap tegas pihak kepolisian Satreskrim Polres Jeneponto untuk lebih proaktif dalam menumpas segala bentuk kejahatan terhadap perempuan.

“Saya takut dan trauma nyawa saya terancam,” katanya.

 

Simpan Gambar:

Penulis : Daud

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Wawancara langsung

Berita Terkait

Jauh-Jauh ke Luwu Timur, Tim Resmob Polres Jeneponto Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Molen
Patroli Perintis Presisi Polrestabes Makassar Bubarkan Aksi Balap Liar
Polda Sulsel Bantah Dugaan Tangkap Lepas Bandar Narkoba di Jeneponto, Ini Faktanya
Dalam Hitungan Menit, Dua Terduga Pelaku Sabu Diciduk Sat Resnarkoba Polres Bantaeng
Satnarkoba Polres Bantaeng Bantah Kabar “Tangkap Lepas”, Tegaskan Empat Warga yang Dipulangkan Hanya Saksi
Belasan Pemotor Ditegur Polisi Saat Melintas Depan Polres Jeneponto
Bocor Halus! kabar Satnarkoba Polres Bantaeng Diduga Tangkap Lepas Pengguna Narkoba
Heboh! Bandar Besar Narkoba di Jeneponto Diduga Dilepas Oknum Polda Sulsel, Tokoh Masyarakat Geram
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:40 WITA

Jauh-Jauh ke Luwu Timur, Tim Resmob Polres Jeneponto Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Molen

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:56 WITA

Patroli Perintis Presisi Polrestabes Makassar Bubarkan Aksi Balap Liar

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:43 WITA

Polda Sulsel Bantah Dugaan Tangkap Lepas Bandar Narkoba di Jeneponto, Ini Faktanya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:36 WITA

Pelaku Pengancaman Masih Berkeliaran, Polres Jeneponto Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:11 WITA

Dalam Hitungan Menit, Dua Terduga Pelaku Sabu Diciduk Sat Resnarkoba Polres Bantaeng

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:01 WITA

Satnarkoba Polres Bantaeng Bantah Kabar “Tangkap Lepas”, Tegaskan Empat Warga yang Dipulangkan Hanya Saksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:37 WITA

Belasan Pemotor Ditegur Polisi Saat Melintas Depan Polres Jeneponto

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:16 WITA

Bocor Halus! kabar Satnarkoba Polres Bantaeng Diduga Tangkap Lepas Pengguna Narkoba

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Patroli Perintis Presisi Polrestabes Makassar Bubarkan Aksi Balap Liar

Minggu, 18 Jan 2026 - 00:56 WITA

Kriminal Hukum

Pelaku Pengancaman Masih Berkeliaran, Polres Jeneponto Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Jan 2026 - 23:36 WITA