Heboh! Bandar Besar Narkoba di Jeneponto Diduga Dilepas Oknum Polda Sulsel, Tokoh Masyarakat Geram

Jeneponto,DNID.co.id – Dugaan praktik “Tangkap Lepas” kembali menyeruak dan mencoreng wajah pemberantasan narkotika di Sulawesi Selatan (Sulsel). Seorang tokoh masyarakat Jeneponto berinisial KE mengungkap dugaan serius bahwa oknum anggota Satuan Narkoba Polda Sulsel membebaskan seorang terduga Bandar Besar narkoba usai diamankan, Kamis (15/1/2026).

KE menuturkan bahwa sebelumnya aparat kepolisian telah mengamankan beberapa terduga pelaku, di antaranya ES dan tiga orang lain yang disebut sebagai anak buah dari terduga bandar bernama Daeng Sila.

“Dari hasil penangkapan itu, semua keterangan mengarah ke Sila sebagai pemilik barang narkoba tersebut,” jelas KE kepada awak media.

Menurut informasi yang diterima KE, aparat Polda Sulsel kemudian menjemput Daeng Sila bersama istrinya. Penjemputan itu disebut dipimpin seorang anggota bernama SA, dengan turut didampingi personel Propam. Namun, dalam perjalanan menuju kantor polisi, diduga terjadi proses negosiasi yang mencurigakan.

“Di tengah jalan, tepatnya di wilayah Karamaka, Kecamatan Bangkala, diduga terjadi kesepakatan. Sila disebut-sebut membayar uang sebesar Rp70 juta agar dibebaskan,” ungkap KE.

Jika benar, tindakan itu bukan hanya menciderai integritas institusi kepolisian, tetapi juga berpotensi masuk kategori pelanggaran berat, baik dari sisi Kode Etik Profesi Polri maupun unsur tindak pidana penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur dalam UU Narkotika dan UU Tipikor.

Tokoh masyarakat itu pun mendesak Kapolda Sulsel dan Divisi Propam Polri untuk turun tangan melakukan investigasi terbuka.

“Kalau ini dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum akan semakin runtuh. Kami minta kasus ini dibuka seterang-terangnya,” tegasnya.

Seorang anggota Polres Jeneponto yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan penangkapan yang dilakukan personel Polda.

“Tadi pagi jam 6 kudengar itu, iye orang Polda Mobil Fortuner biru langit sama HRV, dua mobil,” tuturnya.

Ia mengakui bahwa Daeng Sila dan beberapa orang memang sempat diamankan, namun belakangan Daeng Sila disebut sudah dilepas.

“Setahuku tadi, yang diamankan itu AT, AK, sama Sila. Diamankan memang Sila iya, tadi pagi diamankan, Lappasa tong,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sulsel maupun oknum yang disebut dalam informasi ini belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya memperoleh klarifikasi untuk kepentingan perimbangan berita.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 15 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Redaksi

Editor: Kingzhee

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat
Berita ini 1,207 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WITA

Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat

Minggu, 1 November 2026 - 14:18 WITA

Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA