Kelulusan Membanggakan Disambut Haru, Siswa Siap Menatap Masa Depan Cerah
BELITUNG TIMUR ,Dnid.Co.Id – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti halaman SD Negeri 17 Manggar, Kabupaten Belitung Timur, saat sekolah tersebut menggelar acara pelepasan dan perpisahan siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025-2026, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dihadiri siswa, orang tua, dan seluruh tenaga pendidik itu menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan dasar para lulusan sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan pembacaan puisi. Namun di balik kemeriahan tersebut, tersimpan suasana emosional ketika para siswa harus mengucapkan salam perpisahan kepada guru dan teman-teman yang selama enam tahun menjadi bagian penting dalam perjalanan belajar mereka.
Pihak sekolah menilai keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan dasar tidak terlepas dari dukungan orang tua dan sinergi yang terbangun selama proses pembelajaran. Seluruh siswa diketahui berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik, termasuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menunjukkan hasil membanggakan.
Wali Kelas VI SDN 17 Manggar, Jum’ati, mengungkapkan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini aktif mendampingi perkembangan pendidikan anak-anak mereka.
“Alhamdulillah, seluruh siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, termasuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang hasilnya cukup membanggakan. Kami berharap anak-anak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan terus meraih prestasi,” ujar Jum’ati.
Menurutnya, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting yang ikut menentukan keberhasilan siswa dalam menyelesaikan pendidikan dasar. Dukungan tersebut dinilai mampu membangun motivasi belajar sekaligus meningkatkan capaian akademik peserta didik.
Senada dengan itu, Penjabat Kepala SDN 17 Manggar, Sri Agustina, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan dasar hanyalah langkah awal dalam perjalanan panjang menuntut ilmu.
“Semoga anak-anak dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan tidak cukup hanya sampai sekolah dasar, tetapi harus terus dilanjutkan agar mereka memiliki bekal yang lebih baik di masa depan,” kata Sri Agustina.
Selain menekankan pentingnya pendidikan lanjutan, Sri Agustina juga mengingatkan para lulusan agar tetap memegang teguh nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama bersekolah, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar.
Di sisi lain, momen perpisahan juga meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Dewi Shinta, Cinta Kirana Lestari, dan Cinta Ramadhani mengaku merasakan perasaan campur aduk menjelang berpisah dengan lingkungan sekolah yang selama ini menjadi tempat mereka tumbuh dan belajar.
“Kami merasa sedih karena harus berpisah dengan guru dan teman-teman, tetapi juga senang karena akan melanjutkan sekolah ke tingkat berikutnya. Kami berharap dapat belajar lebih baik lagi dan meraih kesuksesan di masa depan,” ujar mereka.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan salam perpisahan antara siswa, guru, serta orang tua. Tangis haru yang mengiringi momen tersebut menjadi gambaran kuat bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang tumbuh yang meninggalkan jejak kenangan mendalam bagi setiap lulusan yang kini bersiap menatap masa depan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Kelulusan Membanggakan Disambut Haru, Siswa Siap Menatap Masa Depan Cerah
KAMIS, 4 JUNI 2026
BELITUNG TIMUR ,Dnid.Co.Id – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti halaman SD Negeri 17 Manggar, Kabupaten Belitung Timur, saat sekolah tersebut menggelar acara pelepasan dan perpisahan siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025-2026, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dihadiri siswa, orang tua, dan seluruh tenaga pendidik itu menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan dasar para lulusan sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan pembacaan puisi. Namun di balik kemeriahan tersebut, tersimpan suasana emosional ketika para siswa harus mengucapkan salam perpisahan kepada guru dan teman-teman yang selama enam tahun menjadi bagian penting dalam perjalanan belajar mereka.
Pihak sekolah menilai keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan dasar tidak terlepas dari dukungan orang tua dan sinergi yang terbangun selama proses pembelajaran. Seluruh siswa diketahui berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik, termasuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menunjukkan hasil membanggakan.
Wali Kelas VI SDN 17 Manggar, Jum'ati, mengungkapkan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini aktif mendampingi perkembangan pendidikan anak-anak mereka.
"Alhamdulillah, seluruh siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, termasuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang hasilnya cukup membanggakan. Kami berharap anak-anak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan terus meraih prestasi," ujar Jum'ati.
Menurutnya, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting yang ikut menentukan keberhasilan siswa dalam menyelesaikan pendidikan dasar. Dukungan tersebut dinilai mampu membangun motivasi belajar sekaligus meningkatkan capaian akademik peserta didik.
Senada dengan itu, Penjabat Kepala SDN 17 Manggar, Sri Agustina, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan dasar hanyalah langkah awal dalam perjalanan panjang menuntut ilmu.
"Semoga anak-anak dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan tidak cukup hanya sampai sekolah dasar, tetapi harus terus dilanjutkan agar mereka memiliki bekal yang lebih baik di masa depan," kata Sri Agustina.
Selain menekankan pentingnya pendidikan lanjutan, Sri Agustina juga mengingatkan para lulusan agar tetap memegang teguh nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama bersekolah, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar.
Di sisi lain, momen perpisahan juga meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Dewi Shinta, Cinta Kirana Lestari, dan Cinta Ramadhani mengaku merasakan perasaan campur aduk menjelang berpisah dengan lingkungan sekolah yang selama ini menjadi tempat mereka tumbuh dan belajar.
"Kami merasa sedih karena harus berpisah dengan guru dan teman-teman, tetapi juga senang karena akan melanjutkan sekolah ke tingkat berikutnya. Kami berharap dapat belajar lebih baik lagi dan meraih kesuksesan di masa depan," ujar mereka.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan salam perpisahan antara siswa, guru, serta orang tua. Tangis haru yang mengiringi momen tersebut menjadi gambaran kuat bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang tumbuh yang meninggalkan jejak kenangan mendalam bagi setiap lulusan yang kini bersiap menatap masa depan.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.