Pemkab Padang Pariaman Perkuat Pordasi, Pacu Kuda Dipastikan Jadi Agenda Tahunan

Parit Malintang, DNID Sumbar – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi Olahraga Berkuda sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi Pacu Kuda sebagai agenda tahunan daerah. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Padang Pariaman yang dipimpin langsung Bupati Padang Pariaman di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Rabu (17/6).

Rapat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KONI Kabupaten Padang Pariaman Asmadi, S.IP., Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Fadhly, S.AP., M.M., Ketua Pordasi Provinsi Sumatera Barat Folorosi, jajaran Pordasi Kabupaten Padang Pariaman, serta tokoh dan Pemilik Kuda Pacu, Azral Mardin.

Salah satu agenda utama rapat adalah pembahasan berakhirnya masa bakti kepengurusan Pordasi Kabupaten Padang Pariaman periode 2022–2026. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, kepengurusan baru akan segera dibentuk melalui mekanisme musyawarah dan pemilihan pengurus.

Bupati Padang Pariaman menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan baru harus melahirkan organisasi yang solid, profesional, dan mampu membawa olahraga berkuda daerah semakin maju dan berprestasi.

“Kita ingin Pordasi Padang Pariaman memiliki kepengurusan yang kuat, kompak, dan mampu bekerja bersama membesarkan olahraga berkuda. Pengurus baru harus menjadi motor penggerak Pembinaan Atlet, peningkatan prestasi, serta pengembangan pacu kuda sebagai kebanggaan daerah,” tegas Bupati.

Selain pembentukan kepengurusan baru, rapat juga memfokuskan pembahasan pada pelaksanaan event pacu kuda yang selama ini telah menjadi ikon olahraga, budaya, dan pariwisata Kabupaten Padang Pariaman.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen menjadikan pacu kuda sebagai agenda rutin tahunan yang harus terus dilaksanakan.

“Pacu kuda merupakan bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat Padang Pariaman. Karena itu, saya menegaskan bahwa setiap tahun harus ada event pacu kuda di Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini bukan hanya pembinaan olahraga, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya, mempererat silaturahmi, serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM,” ujar Bupati.

Ia berharap kepengurusan Pordasi yang baru nantinya mampu membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, KONI, Pordasi Provinsi Sumatera Barat, komunitas olahraga berkuda, para pemilik kuda, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, kolaborasi dan kebersamaan seluruh pihak menjadi kunci agar olahraga berkuda di Padang Pariaman semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat regional maupun nasional.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Pengembangan Olahraga berkuda sebagai salah satu cabang olahraga unggulan daerah. Dengan kepengurusan yang solid dan penyelenggaraan pacu kuda yang konsisten setiap tahun, Padang Pariaman diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu daerah dengan Tradisi Pacu Kuda yang kuat di Sumatera Barat.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam membangun Pordasi yang lebih kuat dan profesional, sekaligus memastikan event pacu kuda tahunan terus terlaksana dengan kualitas yang semakin baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 17 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Al Nahyan

Editor: Redaksi Sumbar

Sumber Berita: Diskominfo Padang Pariaman

Penanggung Jawab: Sang Bijuangsa

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Porprov Sulsel 2026, KONI Bantaeng Minta Seluruh Cabor Maksimalkan Persiapan Atlet
Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar
Gowa Jadi Pusat Sepak Bola, Sulsel Cup 2026, 12 Tim Berebut Rp200 Juta
Ketua KONI Bantaeng Ajak Panitia Bersatu demi Nama Baik Kontingen di Porprov XVIII
Padang Pariaman Tersingkir dari Semifinal Futsal Porprov XVI Sumbar 2026, Takluk 1-5 dari Kabupaten 50 Kota
Pemain Sepak Bola Kota Padang Dilaporkan Terlambat Mendapat Pertolongan, Kesiapan Ambulans Porprov XVI Sumbar Disorot
Penutupan Porprov XVI Sumbar Dipastikan Digelar di Stadion Utama Sumbar, Padang Pariaman
Hapkido Padang Pariaman Raih Dua Medali Emas dan Satu Perunggu pada Hari Pertama Porprov XVI Sumbar 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:33 WITA

Jelang Porprov Sulsel 2026, KONI Bantaeng Minta Seluruh Cabor Maksimalkan Persiapan Atlet

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:05 WITA

Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:49 WITA

Gowa Jadi Pusat Sepak Bola, Sulsel Cup 2026, 12 Tim Berebut Rp200 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:47 WITA

Ketua KONI Bantaeng Ajak Panitia Bersatu demi Nama Baik Kontingen di Porprov XVIII

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:08 WITA

Padang Pariaman Tersingkir dari Semifinal Futsal Porprov XVI Sumbar 2026, Takluk 1-5 dari Kabupaten 50 Kota

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:56 WITA

Pemain Sepak Bola Kota Padang Dilaporkan Terlambat Mendapat Pertolongan, Kesiapan Ambulans Porprov XVI Sumbar Disorot

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:33 WITA

Penutupan Porprov XVI Sumbar Dipastikan Digelar di Stadion Utama Sumbar, Padang Pariaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:26 WITA

Hapkido Padang Pariaman Raih Dua Medali Emas dan Satu Perunggu pada Hari Pertama Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru