Padang Pariaman Tersingkir dari Semifinal Futsal Porprov XVI Sumbar 2026, Takluk 1-5 dari Kabupaten 50 Kota
Limapuluh Kota, DNID Sumbar – Tim futsal Kabupaten Padang Pariaman harus mengubur harapan melaju ke final Perebutan Medali Emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Padang Pariaman tersingkir setelah kalah telak 1-5 dari Kabupaten 50 Kota pada laga semifinal di Situjuah Futsal, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (10 Oktober 2026).
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Kabupaten 50 Kota langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Tim tuan rumah menekan pertahanan Padang Pariaman dan menciptakan sejumlah peluang melalui Surya Saputra. Namun, dua peluang yang diperolehnya belum berhasil dikonversi menjadi gol.
Padang Pariaman berupaya memberikan perlawanan melalui Restu Ramadhan. Sayangnya, sepakan Restu masih mampu dibendung penjaga gawang Kabupaten 50 Kota, M. Ragil Alfaridhzy.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit kelima. Abril Koto berhasil mencetak gol pembuka yang membawa Kabupaten 50 Kota unggul 1-0.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin menarik. Padang Pariaman berusaha membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Kabupaten 50 Kota tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Pada menit ke-10, Nabil Alhadyan menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0. Nabil kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-19 sekaligus membawa Kabupaten 50 Kota menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.
Memasuki babak kedua, tim asuhan Yudhi Fatra semakin menunjukkan dominasinya. Kabupaten 50 Kota kembali menambah keunggulan melalui dua gol Rizky Zaputra, masing-masing pada menit ke-22 dan ke-31.
Padang Pariaman akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Dimas Nurul Haq pada menit ke-39. Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah hasil akhir pertandingan. Kabupaten 50 Kota memastikan kemenangan 5-1 sekaligus mengamankan tiket ke partai final.
Kabupaten 50 Kota Bidik Medali Emas
Pelatih futsal Kabupaten 50 Kota, Yudhi Fatra, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya melaju ke final. Ia menegaskan bahwa target yang ditetapkan pemerintah daerah dan KONI sejak awal adalah meraih medali emas.
“Alhamdulillah, puji syukur kita lolos ke final. Tetap pada target awal dari Pemerintah Daerah ataupun KONI, yaitu medali emas,” ujar Yudhi.
Menurut Yudhi, keberhasilan tim melaju ke partai puncak tidak terlepas dari persiapan selama satu bulan menjelang Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Ia menilai para pemain mampu menerapkan materi dan strategi yang telah diberikan selama masa persiapan.
“Persiapan tim futsal Kabupaten 50 Kota selama satu bulan menjelang Porprov XVI Sumbar ini. Alhamdulillah, secara permainan, anak-anak bisa menerapkan segala hal yang telah dilakukan selama persiapan,” katanya.
Yudhi juga menyebut Kabupaten 50 Kota pernah meraih medali emas futsal pada Porprov 2012 dan 2014. Sebagai Tuan Rumah PORPROV 2026, pihaknya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk kembali meraih prestasi tertinggi.
“Porprov 2012 dan 2014, tim futsal 50 Kota peraih medali emas. Sekarang Porprov 2026, selaku tuan rumah harus memanfaatkan peluang ini meraih kembali medali emas,” ungkapnya.
Meski telah memastikan tempat di final, Yudhi mengatakan evaluasi tetap dilakukan, terutama untuk mematangkan kemampuan para pemain yang relatif masih berusia muda. Hal ini juga berkaitan dengan regulasi Porprov Sumbar 2026 yang menetapkan batas tahun kelahiran pemain pada 2009.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Padang Pariaman Tersingkir dari Semifinal Futsal Porprov XVI Sumbar 2026, Takluk 1-5 dari Kabupaten 50 Kota
SENIN, 12 OKTOBER 2026
Limapuluh Kota, DNID Sumbar - Tim futsal Kabupaten Padang Pariaman harus mengubur harapan melaju ke final perebutan medali emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Padang Pariaman tersingkir setelah kalah telak 1-5 dari Kabupaten 50 Kota pada laga semifinal di Situjuah Futsal, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (10 Oktober 2026).
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Kabupaten 50 Kota langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Tim tuan rumah menekan pertahanan Padang Pariaman dan menciptakan sejumlah peluang melalui Surya Saputra. Namun, dua peluang yang diperolehnya belum berhasil dikonversi menjadi gol.
Padang Pariaman berupaya memberikan perlawanan melalui Restu Ramadhan. Sayangnya, sepakan Restu masih mampu dibendung penjaga gawang Kabupaten 50 Kota, M. Ragil Alfaridhzy.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit kelima. Abril Koto berhasil mencetak gol pembuka yang membawa Kabupaten 50 Kota unggul 1-0.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin menarik. Padang Pariaman berusaha membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Kabupaten 50 Kota tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Pada menit ke-10, Nabil Alhadyan menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0. Nabil kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-19 sekaligus membawa Kabupaten 50 Kota menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.
Memasuki babak kedua, tim asuhan Yudhi Fatra semakin menunjukkan dominasinya. Kabupaten 50 Kota kembali menambah keunggulan melalui dua gol Rizky Zaputra, masing-masing pada menit ke-22 dan ke-31.
Padang Pariaman akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Dimas Nurul Haq pada menit ke-39. Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah hasil akhir pertandingan. Kabupaten 50 Kota memastikan kemenangan 5-1 sekaligus mengamankan tiket ke partai final.
Kabupaten 50 Kota Bidik Medali Emas
Pelatih futsal Kabupaten 50 Kota, Yudhi Fatra, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya melaju ke final. Ia menegaskan bahwa target yang ditetapkan pemerintah daerah dan KONI sejak awal adalah meraih medali emas.
“Alhamdulillah, puji syukur kita lolos ke final. Tetap pada target awal dari Pemerintah Daerah ataupun KONI, yaitu medali emas,” ujar Yudhi.
Menurut Yudhi, keberhasilan tim melaju ke partai puncak tidak terlepas dari persiapan selama satu bulan menjelang Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Ia menilai para pemain mampu menerapkan materi dan strategi yang telah diberikan selama masa persiapan.
“Persiapan tim futsal Kabupaten 50 Kota selama satu bulan menjelang Porprov XVI Sumbar ini. Alhamdulillah, secara permainan, anak-anak bisa menerapkan segala hal yang telah dilakukan selama persiapan,” katanya.
Yudhi juga menyebut Kabupaten 50 Kota pernah meraih medali emas futsal pada Porprov 2012 dan 2014. Sebagai tuan rumah Porprov 2026, pihaknya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk kembali meraih prestasi tertinggi.
“Porprov 2012 dan 2014, tim futsal 50 Kota peraih medali emas. Sekarang Porprov 2026, selaku tuan rumah harus memanfaatkan peluang ini meraih kembali medali emas,” ungkapnya.
Meski telah memastikan tempat di final, Yudhi mengatakan evaluasi tetap dilakukan, terutama untuk mematangkan kemampuan para pemain yang relatif masih berusia muda. Hal ini juga berkaitan dengan regulasi Porprov Sumbar 2026 yang menetapkan batas tahun kelahiran pemain pada 2009.