Sawahlunto dan Payakumbuh Melaju ke Final Sepak Bola Porprov XVI Sumbar 2026, Perebutan Emas Digelar 14 Oktober
Padang Pariaman, DNID Sumbar– Kota Sawahlunto dan Kota Payakumbuh memastikan diri melaju ke partai final cabang olahraga (cabor) sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, setelah sama-sama meraih kemenangan pada babak semifinal, Minggu (11/10/2026).
Sawahlunto secara mengejutkan berhasil menundukkan Kota Padang dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumbar, Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung. Sementara itu, Payakumbuh tampil meyakinkan dengan mengalahkan Kabupaten Tanah Datar dengan skor telak 3-0 di Lapangan Parik Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris.
Menurut Jhon, keberhasilan Sawahlunto menembus final menjadi momen istimewa karena terakhir kali tim sepak bola daerah itu tampil di partai puncak pada 2004, atau sekitar 22 tahun lalu.
“Kami akan mendatangkan penonton berbus-bus nantinya. Final ini merupakan penantian yang sudah 22 tahun, terakhir pada 2004 lalu,” ungkap Jhon seusai pertandingan.
Ia juga menyebutkan, tiga mantan pemain Sawahlunto yang pernah merasakan atmosfer final pada masa lalu turut hadir menyaksikan perjuangan tim pada semifinal Porprov XVI Sumbar kali ini.
“Ada tiga pemain Sawahlunto yang ikut final dulu, yang ikut menonton hari ini,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim, Jon yang juga dikenal sebagai pengusaha di Sumatera Barat, menyiapkan bonus bagi pemain, pelatih, dan ofisial Sawahlunto.
Masing-masing akan menerima bonus sebesar Rp2 juta per orang. Dengan jumlah rombongan sebanyak 30 orang, bonus tersebut menjadi tambahan motivasi bagi tim untuk menghadapi pertandingan final.
Jhon juga memastikan bonus sebesar Rp10 juta atas keberhasilan menembus final telah dibayarkan secara tunai.
“Dari Sawahlunto ada 30 orang. Mereka akan diberikan Rp2 juta per orang. Selain itu, bonus tembus final sebanyak Rp10 juta sudah dibayar cash,” tegasnya.
Jhon berharap dukungan suporter yang direncanakan datang dalam jumlah besar dapat menambah semangat para pemain saat menghadapi Payakumbuh.
Ia pun optimistis Sawahlunto mampu mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara sepak bola Porprov XVI Sumbar 2026.
“Di final nanti, Sawahlunto bisa juara,” pungkasnya.
Pertandingan final antara Sawahlunto dan Payakumbuh diprediksi menjadi laga menarik. Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mengukir prestasi sekaligus membawa pulang medali emas bagi daerah masing-masing.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Sawahlunto dan Payakumbuh Melaju ke Final Sepak Bola Porprov XVI Sumbar 2026, Perebutan Emas Digelar 14 Oktober
SENIN, 12 OKTOBER 2026
Padang Pariaman, DNID Sumbar - Kota Sawahlunto dan Kota Payakumbuh memastikan diri melaju ke partai final cabang olahraga (cabor) sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, setelah sama-sama meraih kemenangan pada babak semifinal, Minggu (11/10/2026).
Sawahlunto secara mengejutkan berhasil menundukkan Kota Padang dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumbar, Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung. Sementara itu, Payakumbuh tampil meyakinkan dengan mengalahkan Kabupaten Tanah Datar dengan skor telak 3-0 di Lapangan Parik Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris.
Hasil tersebut memastikan Sawahlunto dan Payakumbuh akan saling berhadapan dalam perebutan medali emas sepak bola Porprov XVI Sumbar.
Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumbar, Sikabu, Lubuk Alung, pada Rabu (14/10/2026), mulai pukul 14.00 WIB.
Sementara itu, perebutan medali perunggu akan mempertemukan Kabupaten Tanah Datar dengan Kota Padang pada hari yang sama, mulai pukul 09.00 WIB.
Ketua KONI Sawahlunto, Jhon Reflita, yang hadir menyaksikan pertandingan semifinal bersama koleganya Ketua KONI Padang Pariaman, Asmadi, mengungkapkan antusiasmenya menyambut partai final tersebut.
Menurut Jhon, keberhasilan Sawahlunto menembus final menjadi momen istimewa karena terakhir kali tim sepak bola daerah itu tampil di partai puncak pada 2004, atau sekitar 22 tahun lalu.
"Kami akan mendatangkan penonton berbus-bus nantinya. Final ini merupakan penantian yang sudah 22 tahun, terakhir pada 2004 lalu," ungkap Jhon seusai pertandingan.
Ia juga menyebutkan, tiga mantan pemain Sawahlunto yang pernah merasakan atmosfer final pada masa lalu turut hadir menyaksikan perjuangan tim pada semifinal Porprov XVI Sumbar kali ini.
"Ada tiga pemain Sawahlunto yang ikut final dulu, yang ikut menonton hari ini," katanya.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim, Jon yang juga dikenal sebagai pengusaha di Sumatera Barat, menyiapkan bonus bagi pemain, pelatih, dan ofisial Sawahlunto.
Masing-masing akan menerima bonus sebesar Rp2 juta per orang. Dengan jumlah rombongan sebanyak 30 orang, bonus tersebut menjadi tambahan motivasi bagi tim untuk menghadapi pertandingan final.
Jhon juga memastikan bonus sebesar Rp10 juta atas keberhasilan menembus final telah dibayarkan secara tunai.
"Dari Sawahlunto ada 30 orang. Mereka akan diberikan Rp2 juta per orang. Selain itu, bonus tembus final sebanyak Rp10 juta sudah dibayar cash," tegasnya.
Jhon berharap dukungan suporter yang direncanakan datang dalam jumlah besar dapat menambah semangat para pemain saat menghadapi Payakumbuh.
Ia pun optimistis Sawahlunto mampu mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara sepak bola Porprov XVI Sumbar 2026.
"Di final nanti, Sawahlunto bisa juara," pungkasnya.
Pertandingan final antara Sawahlunto dan Payakumbuh diprediksi menjadi laga menarik. Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mengukir prestasi sekaligus membawa pulang medali emas bagi daerah masing-masing.