Jalan Sehat Satukan Forkopimda Perkuat Stabilitas Bangka Barat Bersama
MUNTOK, DNID.co.id –Soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Barat kembali diperlihatkan melalui kegiatan Jalan Sehat Bersama yang digelar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Menumbing, Mentok, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang dihadiri Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. itu menjadi momentum memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, sekaligus mengangkat nilai sejarah dan potensi pariwisata Bangka Barat.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Bangka Barat Markus, S.H. serta diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Dandim 0431/Bangka Barat, Ketua Pengadilan Negeri Mentok, Korwil BIN, Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala OPD, dan jajaran Forkopimda lainnya.
Sejak awal kegiatan, AKBP Helen Simanjuntak tampak membaur bersama peserta menempuh rute jalan sehat di kawasan Bukit Menumbing. Kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga memperkuat komunikasi lintas institusi yang selama ini menjadi fondasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas IPTU Yos Sudarso menegaskan, sinergi antarlembaga merupakan faktor penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan menjaga kondusivitas daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar jalan sehat, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi antarinstansi. Sinergitas yang baik akan semakin memperkuat koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Bangka Barat,” ujar IPTU Yos Sudarso.
Ia menambahkan, Polres Bangka Barat berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda guna mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.
Bupati Bangka Barat Markus menyampaikan apresiasi atas konsistensi Polres Bangka Barat dalam mendukung setiap agenda pemerintah daerah. Menurutnya, kekompakan lintas instansi merupakan modal utama menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Hari yang spesial ini sudah lama kita nantikan. Saya mengapresiasi Polres Bangka Barat yang selama ini selalu hadir dan mendukung berbagai kegiatan bersama pemerintah daerah. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita jaga,” kata Markus.
Dalam kesempatan itu, Markus juga mengingatkan bahwa Tahura Bukit Menumbing bukan sekadar destinasi wisata, melainkan kawasan bersejarah yang pernah menjadi tempat pengasingan sejumlah tokoh nasional pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, pelestarian kawasan tersebut dinilai menjadi tanggung jawab bersama.
“Mari kita lestarikan Tahura Menumbing. Tempat ini memiliki nilai sejarah yang luar biasa dan menjadi kebanggaan masyarakat Bangka Barat. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawatnya,” ujarnya.
Markus turut mengajak masyarakat mempromosikan potensi wisata Bangka Barat agar semakin dikenal wisatawan dari berbagai daerah.
“Ayo datang ke Bangka Barat. Mari kita promosikan bersama keindahan dan sejarah Bukit Menumbing. Dari Kota Mentok menuju kawasan ini hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit perjalanan, sehingga sangat mudah dijangkau,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Kehadiran seluruh unsur Forkopimda dalam satu agenda yang sama menjadi simbol kuat bahwa koordinasi lintas lembaga di Bangka Barat terus terjaga, tidak hanya dalam menjaga keamanan daerah, tetapi juga mendukung pelestarian warisan sejarah serta mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Jalan Sehat Satukan Forkopimda Perkuat Stabilitas Bangka Barat Bersama
SABTU, 18 JULI 2026
MUNTOK, DNID.co.id –Soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Barat kembali diperlihatkan melalui kegiatan Jalan Sehat Bersama yang digelar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Menumbing, Mentok, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang dihadiri Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. itu menjadi momentum memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, sekaligus mengangkat nilai sejarah dan potensi pariwisata Bangka Barat.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Bangka Barat Markus, S.H. serta diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Dandim 0431/Bangka Barat, Ketua Pengadilan Negeri Mentok, Korwil BIN, Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala OPD, dan jajaran Forkopimda lainnya.
Sejak awal kegiatan, AKBP Helen Simanjuntak tampak membaur bersama peserta menempuh rute jalan sehat di kawasan Bukit Menumbing. Kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga memperkuat komunikasi lintas institusi yang selama ini menjadi fondasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas IPTU Yos Sudarso menegaskan, sinergi antarlembaga merupakan faktor penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan menjaga kondusivitas daerah.
"Kegiatan ini bukan sekadar jalan sehat, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi antarinstansi. Sinergitas yang baik akan semakin memperkuat koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Bangka Barat," ujar IPTU Yos Sudarso.
Ia menambahkan, Polres Bangka Barat berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda guna mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.
Bupati Bangka Barat Markus menyampaikan apresiasi atas konsistensi Polres Bangka Barat dalam mendukung setiap agenda pemerintah daerah. Menurutnya, kekompakan lintas instansi merupakan modal utama menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
"Hari yang spesial ini sudah lama kita nantikan. Saya mengapresiasi Polres Bangka Barat yang selama ini selalu hadir dan mendukung berbagai kegiatan bersama pemerintah daerah. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita jaga," kata Markus.
Dalam kesempatan itu, Markus juga mengingatkan bahwa Tahura Bukit Menumbing bukan sekadar destinasi wisata, melainkan kawasan bersejarah yang pernah menjadi tempat pengasingan sejumlah tokoh nasional pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, pelestarian kawasan tersebut dinilai menjadi tanggung jawab bersama.
"Mari kita lestarikan Tahura Menumbing. Tempat ini memiliki nilai sejarah yang luar biasa dan menjadi kebanggaan masyarakat Bangka Barat. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawatnya," ujarnya.
Markus turut mengajak masyarakat mempromosikan potensi wisata Bangka Barat agar semakin dikenal wisatawan dari berbagai daerah.
"Ayo datang ke Bangka Barat. Mari kita promosikan bersama keindahan dan sejarah Bukit Menumbing. Dari Kota Mentok menuju kawasan ini hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit perjalanan, sehingga sangat mudah dijangkau," pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Kehadiran seluruh unsur Forkopimda dalam satu agenda yang sama menjadi simbol kuat bahwa koordinasi lintas lembaga di Bangka Barat terus terjaga, tidak hanya dalam menjaga keamanan daerah, tetapi juga mendukung pelestarian warisan sejarah serta mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.