Andy Chandra: Saatnya Prabowo Bersih-Bersih, Jangan Biarkan Korupsi Menghancurkan Kepercayaan Rakyat

JAKARTA, DNID.co.id  – Gelombang pengungkapan kasus korupsi yang terus bermunculan di berbagai daerah hingga tingkat nasional memunculkan keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Nilai kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah, banyaknya kepala daerah yang tersandung kasus korupsi, hingga temuan aset berupa emas dalam jumlah fantastis dinilai menjadi gambaran masih mengakarnya praktik korupsi di Indonesia.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi ketidakpastian akibat dinamika global, situasi tersebut dinilai dapat menjadi ancaman serius bagi stabilitas bangsa. Bukan hanya menggerus keuangan negara, tetapi juga berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi penegak hukum.

Praktisi hukum, Dr. Tjandras Setiadji atau yang akrab disapa Andy Chandra, menyatakan kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap aparatur pemerintahan.

Menurut Andy, publik saat ini menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo yang selama ini dikenal memiliki komitmen kuat dalam memberantas korupsi serta menutup berbagai celah kebocoran anggaran negara.

“Presiden Prabowo dipercaya masyarakat sebagai sosok yang memiliki integritas dan keberanian untuk melakukan bersih-bersih terhadap pejabat negara yang menyalahgunakan kewenangannya. Momentum ini jangan disia-siakan,” ujar Andy.

Presiden SIRI itu mengingatkan, apabila upaya pemberantasan korupsi tidak dijalankan secara serius oleh seluruh jajaran pemerintahan, maka kepercayaan publik terhadap negara akan terus menurun.

“Bapak Presiden sudah menunjukkan komitmennya. Namun jika para pembantu dan pejabat di sekeliling beliau tidak memiliki semangat yang sama, maka jangan salahkan jika masyarakat kehilangan kepercayaan. Harapan saya, para pejabat di sekitar Presiden jangan main-main,” tegasnya.

Andy menilai penegakan hukum yang adil, konsisten, dan tanpa pandang bulu merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pemerintahan Prabowo. Ia berharap praktik kebocoran anggaran yang selama ini terus berulang dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya dapat benar-benar dihentikan.

“Jangan lagi mengulangi praktik kebocoran anggaran dari rezim ke rezim. Negara membutuhkan pemerintahan yang bersih agar seluruh program pembangunan dapat berjalan maksimal,” katanya.

Selain pemberantasan korupsi, Andy juga mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan petani dan nelayan. Menurutnya, program swasembada pangan, peningkatan produksi pertanian, hingga optimalisasi sektor perikanan merupakan kebijakan yang harus didukung seluruh elemen bangsa.

Ia menilai, jika tata kelola pemerintahan berjalan bersih dan bebas dari korupsi, maka manfaat pembangunan akan lebih cepat dirasakan masyarakat.

“Petani dan nelayan kini memiliki harapan baru untuk menjadi bagian dari pembangunan ekonomi nasional. Mereka bukan sekadar objek kebijakan, tetapi mitra strategis dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sebagai Penasehat IMO Indonesia, Andy optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara yang kuat apabila reformasi birokrasi, penegakan hukum, dan pembangunan ekonomi kerakyatan berjalan secara beriringan.

“Kalau pemerintah bersih, rakyat akan semakin semangat bekerja dan berkontribusi. Pemerintahan yang bersih akan melahirkan rakyat yang optimistis, produktif, dan siap bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 20 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: RILISAN

Editor: REDAKSI BABEL

Sumber Berita: JEJARING KBO BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot
Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan
Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Afo Lim Bawa Teknologi Aerogel ke Indonesia, FOSS Group Siapkan Generasi Baru Proteksi Kebakaran
FOSS Group Luncurkan EV Truck 10 Ton, Kendaraan Listrik Heavy Duty untuk Berbagai Sektor
Oknum Honorer Pendidikan S1 di Bone Tertangkap Bawa Sabu di Jalan Merdeka, Dua Rekannya Ikut Diciduk
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Minggu, 20 September 2026 - 11:56 WITA

Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan

Minggu, 20 September 2026 - 04:27 WITA

Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WITA

Afo Lim Bawa Teknologi Aerogel ke Indonesia, FOSS Group Siapkan Generasi Baru Proteksi Kebakaran

Sabtu, 19 September 2026 - 21:25 WITA

FOSS Group Luncurkan EV Truck 10 Ton, Kendaraan Listrik Heavy Duty untuk Berbagai Sektor

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WITA

Oknum Honorer Pendidikan S1 di Bone Tertangkap Bawa Sabu di Jalan Merdeka, Dua Rekannya Ikut Diciduk

Berita Terbaru