Kasat Lantas Bone Ungkap Kronologi Balita Tewas Ditabrak Xenia di Lampu Merah

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama

Balita GN meninggal dunia setelah motor yang ditumpanginya bersama ibu dan kakaknya ditabrak dari belakang saat berhenti di lampu merah depan Bank Sulselbar, Bone, ketika hendak menonton gerak jalan HUT Kemerdekaan RI.

 

BONE, DNID.co.id — Seorang balita berusia 4 tahun berinisial GN meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersama ibu dan kakaknya ditabrak mobil dari belakang saat berhenti di lampu merah

Peristiwa terjadi tepatnya di perempatan Jalan Ahmad Yani–Jalan Besse Kajuara, di depan kantor Dinas Kesehatan, Kabupaten Bone, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Ketiganya saat itu baru keluar rumah untuk menonton gerak jalan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Korban dibonceng kakaknya, Muh Syakur (19), bersama ibunya, Herniati (45). Menurut Syakur, Kecelakaan terjadi ketika sepeda motor mereka berhenti menunggu lampu lalu lintas.

“Kan lampu merah. Saya singgah. Pasnya lampu merah. Masih lampu merah. Terus ada mobil dari belakang, kencang sekali,” kata Syakur kepada wartawan.

Mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam dengan nomor polisi DD 1315 BL menabrak bagian belakang sepeda motor. Benturan keras membuat ketiganya terpental. Herniati terlempar ke sisi kiri jalan, GN terlempar ke kanan, sedangkan Syakur terdorong ke depan bersama sepeda motornya.

Ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Watampone. GN sempat mendapatkan penanganan di Unit Gawat Darurat selama kurang lebih satu jam sebelum dinyatakan meninggal dunia.

“Semua ditangani di rumah sakit. Sempat ditangani selama satu jam di rumah sakit,” kata kerabat korban.

Belakangan diketahui pengemudi mobil tersebut adalah Ipda MA (49), anggota Polres Bone. Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan dugaan sementara mobil mengalami gangguan pada sistem pengereman.

“Dugaan sementara, kendaraan mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan IPDA MA mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor,” ujar AKP Riyanda kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Usai kejadian, Ipda MA melaporkan peristiwa itu kepada petugas Satlantas yang sedang mengamankan kegiatan gerak jalan dan menyerahkan kunci kendaraan sebelum mendatangi Polres Bone.

“IPDA MA sudah ditahan di Mapolres Bone. Sementara dalam pemeriksaan lebih lanjut, kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata AKP Riyanda.

Karena salah satu pihak merupakan anggota Polri, penanganan perkara dikoordinasikan dengan Seksi Propam Polres Bone dan Bidang Propam Polda Sulawesi Selatan.

Sebelumnya Pihak keluarga mengaku hingga Rabu malam belum menerima penjelasan resmi mengenai identitas pengemudi. Menurut keluarga, mobil telah diamankan polisi tidak lama setelah kejadian, namun Syakur mengaku melihat pengemudi meninggalkan lokasi.

“Polisi yang bawa mobilnya. Terus itu yang sopir, pergi. Tidak tinggal di lokasi kejadian,” kata Syakur.

Kemudian, Keluarga juga mendapat informasi bahwa pengemudi merupakan anggota atau pejabat kepolisian di Bone setelah beberapa pejabat kepolisian datang ke rumah sakit untuk melayat.

“Bahkan keluarga menyebut ada Wakapolsek, Kasat, dan Wakapolres yang datang ke rumah sakit untuk melayat,” kata keluarga.

Kasihumas Polres Bone IPTU Rayendra Muchtar, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban dan menegaskan perkara ditangani secara profesional, objektif, dan transparan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Polres Bone memastikan proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Seluruh tahapan penyelidikan terus berjalan, termasuk pendalaman terhadap dugaan gangguan pada sistem pengereman kendaraan,” katanya.

Hingga saat ini penyidik Satlantas Polres Bone masih melakukan penyelidikan lanjutan. Pemeriksaan meliputi hasil uji teknis kendaraan, keterangan saksi, dan alat bukti lainnya.

Polres Bone juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menunggu hasil resmi penyelidikan.

Pihak keluarga korban telah mendatangi Polres Bone untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur. Polres Bone telah memfasilitasi pertemuan dengan anggota yang terlibat dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 7 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WITA

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Berita Terbaru