Lurah Panaikang Murka, Sebut Proyek Pompengan di Jeneponto Tidak Bermanfaat

Jeneponto, DNID.co.id – Proyek pembangunan dan pembenahan sumur bor yang berlokasi di Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menuai sorotan.

Pasalnya, Kepala Kelurahan Panaikang, Iskandar Nyonyo, secara blak-blakan meluapkan kemarahannya terhadap pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang yang dinilai bekerja tidak profesional.

Iskandar menyebut, anggaran negara bernilai miliaran rupiah diduga terbuang sia-sia karena asas manfaat dari proyek tersebut sangat dipertanyakan oleh masyarakat.

Kemarahan Lurah Panaikang memuncak lantaran selama ini pihak Pompengan dianggap mengabaikan koordinasi dengan pemerintah setempat. Iskandar mengaku sudah lama mencari pihak penanggung jawab proyek tersebut untuk meminta kejelasan.

“Selama saya jadi Lurah, tidak pernah orang Pompengan koordinasi tentang sumur. Makanya saya cari terus. Sekarang dia baru menghadap ke saya,” ujar Iskandar kepada wartawan di Jeneponto, Kamis (7/5/2026) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Iskandar mengaku langsung menolak mentah-mentah ketika pihak Pompengan memintanya membuat proposal untuk pengeboran titik baru.

Bahkan menurutnya, wilayah Panaikang sudah terlalu banyak memiliki titik bor, namun fungsinya tetap nihil.

“Dia suruh saya bikin proposal untuk pengeboran baru, tapi saya tolak mentah-mentah. Terlalu banyak bor di wilayah saya, tapi asas manfaatnya dipertanyakan,” cetusnya dengan nada kecewa.

Kejanggalan lain yang diungkap sang Lurah adalah proses pembenahan sumur bor yang baru saja dilakukan. Meski menelan anggaran yang sangat besar, pengerjaannya dinilai tidak tepat sasaran.

“Baru-baru lagi dibenahi sampai menghabiskan anggaran miliaran, tapi lucu, lain yang rusak lain yang dibenahi. Makanya saya murka, saudara. Kerja tidak profesional, anggaran negara dikorbankan dan asas manfaatnya dipertanyakan Warga,” ungkapnya.

Untuk memperkuat argumennya, Iskandar bahkan memanggil salah satu warganya yang melintas di depan kantornya untuk menjadi saksi.

Warga tersebut membenarkan bahwa keberadaan sumur bor berskala besar di Lingkungan Panaikang itu tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Didepan pihak perwakilan Pompengan yang di wakili oleh Usahir, Iskandar menegaskan tidak akan menerima pengusulan bor baru sebelum ada pertanggungjawaban atas proyek sebelumnya yang mangkrak atau tidak berfungsi.

“Saya minta bertanggung jawab atas anggaran negara yang dipakai baru-baru untuk membenahi, tapi tetap tidak ada fungsinya. Lain rusak, lain dibenahi,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang terkait persoalan tersebut.

Simpan Gambar:

Jumat, 8 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

19 Siswa SMP Terlibat Tawuran di Makassar Diamankan Polisi, Tak Dihukum tapi Diberi Tas dan Alat Tulis
Hujan Deras Semalaman Berujung Duka, Pj Sekda Didampingi Camat Datangi Rumah Duka Bawa Pesan Khusus Bupati
Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Sunter Agung – Pademangan Timur
Upaya Jaga Stabilisasi Harga Pangan Jelang Idul Adha, Bupati Bantaeng Hadiri Rapat TPID Sulsel
Polres Poso Gelar Operasi Triwulan II 2026, Evaluasi Kamtibmas hingga Penyerapan Anggaran
Cegah Perambahan Hutan, BBTNLL Bersama TNI-Polri Lakukan Patroli dan Penanaman Pohon
Dana CSR untuk Sekolah di Karo Dipertanyakan, SKPD Saling Lempar Tanggung Jawab
Jaga Keberlanjutan Pertanian Hadapi El Nino, Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Antar Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:36 WITA

19 Siswa SMP Terlibat Tawuran di Makassar Diamankan Polisi, Tak Dihukum tapi Diberi Tas dan Alat Tulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:17 WITA

Hujan Deras Semalaman Berujung Duka, Pj Sekda Didampingi Camat Datangi Rumah Duka Bawa Pesan Khusus Bupati

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:01 WITA

Lurah Panaikang Murka, Sebut Proyek Pompengan di Jeneponto Tidak Bermanfaat

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:22 WITA

Upaya Jaga Stabilisasi Harga Pangan Jelang Idul Adha, Bupati Bantaeng Hadiri Rapat TPID Sulsel

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:13 WITA

Polres Poso Gelar Operasi Triwulan II 2026, Evaluasi Kamtibmas hingga Penyerapan Anggaran

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:53 WITA

Cegah Perambahan Hutan, BBTNLL Bersama TNI-Polri Lakukan Patroli dan Penanaman Pohon

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:13 WITA

Dana CSR untuk Sekolah di Karo Dipertanyakan, SKPD Saling Lempar Tanggung Jawab

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:09 WITA

Jaga Keberlanjutan Pertanian Hadapi El Nino, Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Antar Daerah

Berita Terbaru

Peristiwa

Reses Rudianto Tjen Bongkar Persoalan Lahan Pertanian

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:04 WITA