Bertahun-Tahun Pakai Jembatan Bambu, Warga Bengo Kini Nikmati Proyek Rp6,8 Miliar

 

 

Warga yang selama ini menyeberang sungai dengan akses darurat kini mulai merasakan perubahan besar, setelah Bupati Bone dan Ketua DPRD meresmikan jembatan permanen di jalur strategis Bone Barat.

Bone,DNID.co.id — Setelah bertahun-tahun bergantung pada jembatan bambu untuk menyeberangi sungai, warga Dusun Taka, Desa Bengo, Kecamatan Bengo, akhirnya kini memiliki akses jembatan permanen.

Pemerintah Kabupaten Bone resmi membuka Jembatan Sungai Alekale ruas Bengo–Taka–Malaka, Kamis (7/5/2026).

Peresmian itu dilakukan langsung Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong di hadapan masyarakat dan unsur Forkopimda Bone.

Warga memadati lokasi peresmian Jembatan Sungai Alekale ruas Bengo–Taka–Malaka di Dusun Taka, Desa Bengo, Kecamatan Bengo, Jembatan senilai Rp6,8 miliar itu diresmikan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong setelah bertahun-tahun warga mengandalkan jembatan bambu untuk menyeberangi sungai.

Informasi, Jembatan tersebut dibangun menggunakan bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025/2026 dengan nilai Rp6,813 miliar.

Infrastruktur itu menggunakan konstruksi girder baja komposit sepanjang 30 meter dan lebar 6 meter.

Keberadaan jembatan permanen ini dinilai menjadi titik penting bagi mobilitas masyarakat di wilayah Bone Barat, terutama bagi petani dan warga yang selama ini kesulitan mengakses pusat ekonomi, pendidikan, dan layanan dasar akibat kondisi penyeberangan yang terbatas.

“Pemerintah tidak hanya bekerja di pusat kota saja, namun juga menyasar pelosok desa,” tegas Andi Asman Sulaiman saat memberikan sambutan.

Bupati Bone mengungkapkan dirinya mengetahui langsung kondisi sulitnya akses di wilayah tersebut karena pernah melewati jalur itu saat masih menjabat Sekretaris Camat.

“Akses jalan ini saya sudah rasakan pada saat masih jadi Sekretaris Camat. Pada saat Pemilu saya pernah ke sini melewati akses sungai ini hanya menggunakan jembatan bambu,” kenangnya.

Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong menyebut pembangunan jembatan itu merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat desa yang selama ini menunggu akses layak.

“Ini merupakan bukti nyata dari Bapak Bupati Bone. Keseriusan beliau memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung lokasi jembatan. Kegiatan itu turut dihadiri Dandim 1407/Bone Letkol Inf. La Ode Muhammad Idrus, Dandenpom, Wakil Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, serta sejumlah anggota DPRD Bone dari wilayah Bone Barat.

Selain meresmikan jembatan, Bupati Bone juga meninjau kondisi sekolah di sekitar lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, ia meminta agar fasilitas pembelajaran digital segera diusulkan guna meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah terpencil.

Pembangunan Jembatan Alekale sendiri menjadi bagian dari program pemerataan infrastruktur Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendorong konektivitas antarwilayah dan mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 7 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 15:55 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Berita Terbaru