Bone, DNID.co.id — Pemerintah Kabupaten Bone menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga almarhumah Naimah (80), warga Lingkungan Pao, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, yang meninggal dunia akibat banjir yang melanda Kabupaten Bone, Jumat (8/5/2026).
Santunan tersebut merupakan bantuan dari Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, yang diserahkan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bone, Andi Tenriawaru, didampingi Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, serta Camat Tanete Riattang, Andi Muhammad Iqbal Walinono, di rumah duka.
“Kami hadir mewakili Bapak Bupati Bone untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” ujar Andi Tenriawaru.
Naimah diketahui menjadi salah satu korban meninggal dunia setelah banjir besar merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bone usai hujan deras mengguyur daerah tersebut sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari.
Selain menyebabkan korban jiwa, banjir juga merendam permukiman warga di sejumlah kecamatan. Debit air yang terus meningkat membuat banyak warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pemerintah Kabupaten Bone bersama BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Damkar masih terus melakukan penanganan di lokasi terdampak banjir.
Tim gabungan saat ini fokus melakukan pemantauan kondisi wilayah, membantu evakuasi warga, hingga menyalurkan bantuan logistik dan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.
Andi Tenriawaru mengatakan pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan banjir berjalan maksimal di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
“Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan dampak banjir. Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, agar tetap berhati-hati dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan,” katanya.
Pemkab Bone juga meminta masyarakat tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Bone masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir dan berpotensi memicu banjir susulan di sejumlah titik rawan.
























