Penyaluran bantuan diawali dari Posko Banjir Panyula dan dihadiri langsung Gubernur Sulsel bersama Bupati Bone, sementara warga di sejumlah wilayah terdampak mulai menanti distribusi bantuan berikutnya di tengah kondisi banjir yang belum sepenuhnya surut
Bone, DNID.co.id — Sebanyak 400 paket bantuan kebutuhan pokok disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bone, Sabtu, (9/5/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di Posko Banjir Kelurahan Panyula dan dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serta Bupati Bone Andi Asman Sulaeman bersama Forkopimda Bone.
Bantuan yang disalurkan berupa beras dan paket sembako untuk warga yang terdampak banjir di beberapa titik. Penyerahan dilakukan langsung kepada masyarakat yang telah berada di posko bantuan.
Pimpinan BAZNAS Bone, Rusmin Igho, Muhaimin Ali, dan Haryani Ismail turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban banjir. Penyaluran dilakukan secara bertahap agar bantuan dapat diterima langsung masyarakat terdampak.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat BAZNAS Bone atas titipan dana zakat, infak para muzaki dan munfik untuk masyarakat yang terdampak banjir di beberapa wilayah Kabupaten Bone,”Kata Wakil Ketua I , Rusmin Igho,
Selain Kelurahan Panyula, bantuan juga mulai disalurkan ke sejumlah lokasi terdampak lainnya, di antaranya Kelurahan Toro, Dusun Tengge di Kelurahan Bajoe, dan Kelurahan Masumpu.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulsel dan Bupati Bone juga memberikan pengarahan kepada warga terdampak banjir sekaligus menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
BAZNAS Bone menyebut bantuan pangan menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang masih bertahan di tengah kondisi banjir yang merendam sejumlah kawasan permukiman.
Melalui program kemanusiaan itu, BAZNAS Bone berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat selama masa tanggap darurat banjir berlangsung sekaligus menjadi bentuk solidaritas terhadap warga terdampak bencana.
























