KKN UIN Walisongo Bantu Posyandu dan Puskesmas Sukseskan Kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Dusun Kendal Duwur
Semarang— Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Posko 59 Desa Wirogomo bersama Posyandu Mawar dan Puskesmas Kecamatan Banyubiru mengadakan cek kesehatan gratis bagi masyarakat Dusun Kendal Duwur, Senin (10/8/2026) lalu.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara KKN MIT UIN Walisongo Posko 59, Posyandu Mawar, dan Puskesmas Kecamatan Banyubiru dalam rangka menyediakan cek dan edukasi kesehatan secara gratis.
Bidan Pos Kesehatan Desa (PKD) Wirogomo, Anis Kastikaningrum menjelaskan program Cek Kesehatan Gratis biasanya dapat dilakukan saat jam operasional Puskesmas.
Ia juga menuturkan, dengan adanya Posyandu Intergrasi Layanan Primer (ILP) dan program Cek Kesehatan Gratis menjadi upaya penyuluhan yang merata.
“Adanya Posyandu ILP sama cek kesehatan itu supaya semua lini dapat layanan kesehatan, begitupun dengan yang di PKD,” tuturnya.
Salah satu anggota Posyandu Mawar Dusun Kendal Duwur, Atikah Asyiningrum menyebut program Cek Kesehatan Gratis sangat membantu masyarakat.
“Alhamdulillah sangat membantu, karena warga di daerah sini aktif dalam cek kesehatan,” ucapnya.
Atikah juga berterimakasih kepada mahasiswa KKN MIT Posko 59 karena sudah membantu melakukan pengecekan kesehatan.
“Saya berterima kasih karena sudah dibantu, sangat bermanfaat buat kami,” akunya.
Ia menuturkan program Cek Kesehatan Gratis agar dapat menambah pengetahuan mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 59.
“Semoga bisa menambah pengetahuan untuk mahasiswa KKN di Desa Wirogomo,” katanya.
Koordinator Kesehatan dan Lingkungan KKN MIT UIN Walisongo Posko 59, Muhammad Alif Syarifudin menjelaskan alasan kolaborasi progran Cek Kesehatan Gratis dengan pihak tertentu.
“Alasan mengikuti kolaborasi tersebut dikarenakan SDM dari mahasiswa KKN yang tidak memiliki latar belakang di bidang kesehatan,” jelasnya.
Ia memaparkan rancangan progran kerja mengenai kesehatan melalui koordinasi dengan beberapa pihak tertentu.
“Awalnya berkordinasi dengan Bu Anis untuk menanyakan mengenai teknis. Setelah itu kami berkordinasi dengan PKK Dusun Kendal duwur. Juga berkordinasi dengan Puskesmas untuk bantuan tenaga medis,” Papar Alif.
Foto bersama KKN MIT UIN Walisongo dengan Puskesmas Banyubiru di Dusun Kendal Duwur, Desa Wirogomo
Dengan adanya kolaborasi program Cek Kesehatan Gratis, sambung Alif, masyarakat dapat memperoleh edukasi kesehatan yang komprehensif.
“Warga masyarakat Kendal Duwur memperoleh pelayanan kesehatan secara langsung tanpa harus ke kecamatan.Warga juga memperoleh edukasi mengenai kondisi kesehatannya,” jelasnya.
Ia berharap progran Cek Kesehatan Gratis dapat terus dilaksanakan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan untuk pengobatan ini semoga bisa rutin di laksanakan, kemudian untuk pengecekannya bisa di tambahkan lagi skalanya supaya masyarakat umum bisa ikut,” harapnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
KKN UIN Walisongo Bantu Posyandu dan Puskesmas Sukseskan Kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Dusun Kendal Duwur
SENIN, 17 AGUSTUS 2026
Semarang— Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Posko 59 Desa Wirogomo bersama Posyandu Mawar dan Puskesmas Kecamatan Banyubiru mengadakan cek kesehatan gratis bagi masyarakat Dusun Kendal Duwur, Senin (10/8/2026) lalu.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara KKN MIT UIN Walisongo Posko 59, Posyandu Mawar, dan Puskesmas Kecamatan Banyubiru dalam rangka menyediakan cek dan edukasi kesehatan secara gratis.
Bidan Pos Kesehatan Desa (PKD) Wirogomo, Anis Kastikaningrum menjelaskan program Cek Kesehatan Gratis biasanya dapat dilakukan saat jam operasional Puskesmas.
“Sebetulnya program ini bisa diakses di Puskesmas dari pukul 8 sampai pukul 10 di hari kerja,” ujarnya saat ditemui oleh Tim KKN MIT Posko 59.
Anis mengatakan pihak Puskesmas selalu berkunjung ke beberapa dusun di Desa Wirogomo guna melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis.
“Desa Wirogomo kan terdiri dari 11 dusun, biasanya saya urutkan. Biasanya tiap dusun dapat cek kesehatan 1 bukan sekali,” ucapnya.
Ia juga menuturkan, dengan adanya Posyandu Intergrasi Layanan Primer (ILP) dan program Cek Kesehatan Gratis menjadi upaya penyuluhan yang merata.
“Adanya Posyandu ILP sama cek kesehatan itu supaya semua lini dapat layanan kesehatan, begitupun dengan yang di PKD,” tuturnya.
Salah satu anggota Posyandu Mawar Dusun Kendal Duwur, Atikah Asyiningrum menyebut program Cek Kesehatan Gratis sangat membantu masyarakat.
“Alhamdulillah sangat membantu, karena warga di daerah sini aktif dalam cek kesehatan,” ucapnya.
Atikah juga berterimakasih kepada mahasiswa KKN MIT Posko 59 karena sudah membantu melakukan pengecekan kesehatan.
“Saya berterima kasih karena sudah dibantu, sangat bermanfaat buat kami,” akunya.
Ia menuturkan program Cek Kesehatan Gratis agar dapat menambah pengetahuan mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 59.
“Semoga bisa menambah pengetahuan untuk mahasiswa KKN di Desa Wirogomo,” katanya.
Koordinator Kesehatan dan Lingkungan KKN MIT UIN Walisongo Posko 59, Muhammad Alif Syarifudin menjelaskan alasan kolaborasi progran Cek Kesehatan Gratis dengan pihak tertentu.
“Alasan mengikuti kolaborasi tersebut dikarenakan SDM dari mahasiswa KKN yang tidak memiliki latar belakang di bidang kesehatan,” jelasnya.
Ia memaparkan rancangan progran kerja mengenai kesehatan melalui koordinasi dengan beberapa pihak tertentu.
“Awalnya berkordinasi dengan Bu Anis untuk menanyakan mengenai teknis. Setelah itu kami berkordinasi dengan PKK Dusun Kendal duwur. Juga berkordinasi dengan Puskesmas untuk bantuan tenaga medis,” Papar Alif.
Dengan adanya kolaborasi program Cek Kesehatan Gratis, sambung Alif, masyarakat dapat memperoleh edukasi kesehatan yang komprehensif.
“Warga masyarakat Kendal Duwur memperoleh pelayanan kesehatan secara langsung tanpa harus ke kecamatan.Warga juga memperoleh edukasi mengenai kondisi kesehatannya,” jelasnya.
Ia berharap progran Cek Kesehatan Gratis dapat terus dilaksanakan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan untuk pengobatan ini semoga bisa rutin di laksanakan, kemudian untuk pengecekannya bisa di tambahkan lagi skalanya supaya masyarakat umum bisa ikut,” harapnya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.