Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026
Di bawah dukungan Bupati Bone Andi Asman sulaiman, Bone Beramal FC menumbangkan Sidrap United lewat drama adu penalti 5-4 setelah bermain 1-1 dengan 10 pemain.
Parepare, DNID.co.id – Sejarah Tercipta! Tangis haru, pelukan, dan teriakan “Bone Beramal!” memecah keheningan sore menjelang malam di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (21/9/2026).
Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola modern, Kabupaten Bone berhasil mengangkat trofi juara sepak bola tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Bukan dengan mudah, tapi dengan cara paling heroik, paling dramatis, dan paling Beramal.
Di bawah dukungan penuh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan racikan dingin Manajer Edy Saputra Syam, Bone Beramal FC menumbangkan Sidrap United lewat drama adu penalti 5-4, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit dengan 10 pemain.
Petaka datang di menit ke-35. Salah satu pilar Bone Beramal FC diganjar kartu merah langsung. Bone harus bermain dengan 10 orang melawan Sidrap United yang secara materi unggul.
Stadion terdiam. Ribuan suporter Bone yang datang dari Bumi Arung Palakka menahan nafas.
Tapi justru di sinilah mental juara diuji. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Serangan demi serangan Sidrap yang bertubi-tubi, berhasil ditangkis dengan disiplin luar biasa oleh anak-anak Bone.
Masuk babak kedua, keajaiban itu datang. Meski kalah jumlah, Bone justru mengejutkan dan unggul 1-0 lebih dulu! Tribun Bone meledak. Euforia tak terbendung.
Namun Sidrap United menunjukkan kelasnya. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Pertandingan semakin sengit, semakin panas.
Drama sesungguhnya terjadi di menit ke-83.
Bone mencetak gol lewat sundulan keras yang sudah membuat seluruh stadion berdiri. Gol kemenangan di depan mata! Namun wasit Agung Setiawan menganulir, menganggap offside.
Keputusan itu memicu protes keras. Ofisial tim Bone bahkan sampai masuk ke lapangan mendatangi wasit. Tegang. Panas. Hampir ricuh. Tapi Bupati Bone yang ada di tribun VIP tetap tenang, memberikan isyarat agar tim fokus.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang. Laga harus ditentukan lewat adu penalti. Adu nyali. Adu mental.
Lima algojo Bone maju dengan kaki gemetar namun hati baja. Eksekusi demi eksekusi berhasil. Di sisi lain, satu eksekutor Sidrap gagal.
Seketika itu juga, sejarah baru tertulis. Para pemain bertumbangan, berpelukan, menangis di tengah lapangan. Tim medis dengan tulisan “TIMKES BERAMAL” di punggung ikut berlari masuk. Manajer Edy Saputra Syam terduduk lemas penuh haru.
Dari tribun, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman langsung turun ke lapangan hijau, menyalami satu per satu pemain, pelatih, dan ofisial.
Dengan suara bergetar namun tegas, Bupati menyampaikan pesan yang akan dikenang.
“Terima kasih kepada para pelatih, manajer, dan ofisial yang telah berhasil membawa Bone Beramal FC menjadi juara. Serangan demi serangan dari Sidrap berhasil ditangkis dengan baik.” Ucap Bupati Bone
Diungkapkan Bupati Andi Asman, Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh komunitas Bone. Ini bukan kemenangan yang terpisah dari seluruh komunitas Bone.
“Sebagai Bupati, saya ingin mengucapkan terima kasih, ini adalah pertanda bahwa Bone memiliki banyak talenta muda berbakat di bidang sepak bola. Ini adalah pertanda kebangkitan Bone.” Ungkap Andi Asman.
Malam itu, di Parepare, bukan hanya piala yang diangkat. Tapi harga diri sebuah kabupaten. Untuk pertama kalinya, Bone Beramal FC mengukir namanya sebagai JUARA PIALA GUBERNUR Sulsel 2026.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026
SENIN, 21 SEPTEMBER 2026
Di bawah dukungan Bupati Bone Andi Asman sulaiman, Bone Beramal FC menumbangkan Sidrap United lewat drama adu penalti 5-4 setelah bermain 1-1 dengan 10 pemain.
Parepare, DNID.co.id – Sejarah Tercipta! Tangis haru, pelukan, dan teriakan "Bone Beramal!" memecah keheningan sore menjelang malam di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (21/9/2026).
Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola modern, Kabupaten Bone berhasil mengangkat trofi juara sepak bola tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Bukan dengan mudah, tapi dengan cara paling heroik, paling dramatis, dan paling Beramal.
Di bawah dukungan penuh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan racikan dingin Manajer Edy Saputra Syam, Bone Beramal FC menumbangkan Sidrap United lewat drama adu penalti 5-4, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit dengan 10 pemain.
Petaka datang di menit ke-35. Salah satu pilar Bone Beramal FC diganjar kartu merah langsung. Bone harus bermain dengan 10 orang melawan Sidrap United yang secara materi unggul.
Stadion terdiam. Ribuan suporter Bone yang datang dari Bumi Arung Palakka menahan nafas.
Tapi justru di sinilah mental juara diuji. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Serangan demi serangan Sidrap yang bertubi-tubi, berhasil ditangkis dengan disiplin luar biasa oleh anak-anak Bone.
Masuk babak kedua, keajaiban itu datang. Meski kalah jumlah, Bone justru mengejutkan dan unggul 1-0 lebih dulu! Tribun Bone meledak. Euforia tak terbendung.
Namun Sidrap United menunjukkan kelasnya. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Pertandingan semakin sengit, semakin panas.
Drama sesungguhnya terjadi di menit ke-83.
Bone mencetak gol lewat sundulan keras yang sudah membuat seluruh stadion berdiri. Gol kemenangan di depan mata! Namun wasit Agung Setiawan menganulir, menganggap offside.
Keputusan itu memicu protes keras. Ofisial tim Bone bahkan sampai masuk ke lapangan mendatangi wasit. Tegang. Panas. Hampir ricuh. Tapi Bupati Bone yang ada di tribun VIP tetap tenang, memberikan isyarat agar tim fokus.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang. Laga harus ditentukan lewat adu penalti. Adu nyali. Adu mental.
Lima algojo Bone maju dengan kaki gemetar namun hati baja. Eksekusi demi eksekusi berhasil. Di sisi lain, satu eksekutor Sidrap gagal.
Seketika itu juga, sejarah baru tertulis. Para pemain bertumbangan, berpelukan, menangis di tengah lapangan. Tim medis dengan tulisan "TIMKES BERAMAL" di punggung ikut berlari masuk. Manajer Edy Saputra Syam terduduk lemas penuh haru.
Dari tribun, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman langsung turun ke lapangan hijau, menyalami satu per satu pemain, pelatih, dan ofisial.
Dengan suara bergetar namun tegas, Bupati menyampaikan pesan yang akan dikenang.
"Terima kasih kepada para pelatih, manajer, dan ofisial yang telah berhasil membawa Bone Beramal FC menjadi juara. Serangan demi serangan dari Sidrap berhasil ditangkis dengan baik." Ucap Bupati Bone
Diungkapkan Bupati Andi Asman, Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh komunitas Bone. Ini bukan kemenangan yang terpisah dari seluruh komunitas Bone.
"Sebagai Bupati, saya ingin mengucapkan terima kasih, ini adalah pertanda bahwa Bone memiliki banyak talenta muda berbakat di bidang sepak bola. Ini adalah pertanda kebangkitan Bone." Ungkap Andi Asman.
Malam itu, di Parepare, bukan hanya piala yang diangkat. Tapi harga diri sebuah kabupaten. Untuk pertama kalinya, Bone Beramal FC mengukir namanya sebagai JUARA PIALA GUBERNUR SULSEL 2026.