Breaking News

Radio Player

Loading...

BPOM TAK MERESPON MARAK~NYA KOSMETIK RACIKAN MILIK HJ.TUTY POLDA SUL SEL DIMINTA TURUN TANGAN

Selasa, 28 Juni 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

SULSEL,BeritaQ.com / 28 -6-2022 Terkait maraknya peredaran kosmetik racikan milik H. Tuty dan Paramitha ditengah masyarakat dan dipasarkan via Medsos secara sadar oleh kedua owner tersebut, BPOM Pusat dan BPOM Provinsi terkesan tutup mata dan tutup mulut akan adanya hal itu, bahkan BPOM Provinsi hanya merazia peredaran kosmetik kelas teri.

“Begitulah permainan para owner, setelah mengajukan tetap mendapatkan ijin BPOM dan tetap mengikuti takara anjuran BPOM, tapi setelah disahkan maka isinya akan langsung diubah, jadi logikanya yang halal dan BPOM hanya label bukan isinya, “kata Tika

“Lumayan fantastis pendapatannya, makanya banyak berubah haluan, dari informasi yang kami kumpul ada sekitar kurang lebih 53 sampai 60 owner illegal, “lanjutnya.

ads

Dirinya juga menambahkan bahwa Bareskrim Mabes Polri harus turun tangan untuk menangani persoalan kosmetik ini karena dinilai telah mengangkangi Undang-Undang yang ada, baik dari segi perlindungan konsumen, polda sul_sel harus turun tangan menangani problem kosmetik illegal di Sulsel, karena tidak menutup kemungkinan akan muncul owner-owner baru apabila tidak ditindak, karena potensi pendapatan yang besar. Sedangkan owner-owner kosmetik ini dinilai telah melanggar banyak UU, baik dari segi perlindungan konsumen, UU Kesehatan dan dugaan TPPU, “tutupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga berita ini diturunkan, Kepala BPOM Pusat. Dr. Penny, BPOM Provinsi/Kota, Hj. Tuty hingga Paramitha belum memberikan klarifikasinya sampai saat ini

Simpan Gambar:

Berita Terkait

Pasien Diduga Terlantar Saat Asyik Rayakan HUT-36 RS Lanto Dg. Pasewang Jeneponto
Tingkatkan Perekonomian Warga, Dapur SPPG 02 Gedong Jaktim Bekerjasama dengan Petani Lokal
Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat
RSUD Camba Resmi Beroperasi, Warga Dataran Tinggi Maros Tak Perlu Lagi ke Pusat Kota
LKC Dompet Dhuafa Sulsel Laksanakan Sharing Session dan Learning Program Pos Gizi Humia
LKC Dompet Dhuafa Sulsel laksanakan Pemeriksaan IVA Test dan SADARI
Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang
Terlambat 1 Menit, Pasien BPJS Ditolak Berobat dan Diintimidasi Oknum Nakes PKM Bontomarannu Gowa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:54 WITA

Pasien Diduga Terlantar Saat Asyik Rayakan HUT-36 RS Lanto Dg. Pasewang Jeneponto

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:41 WITA

Tingkatkan Perekonomian Warga, Dapur SPPG 02 Gedong Jaktim Bekerjasama dengan Petani Lokal

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:39 WITA

Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:30 WITA

RSUD Camba Resmi Beroperasi, Warga Dataran Tinggi Maros Tak Perlu Lagi ke Pusat Kota

Jumat, 26 Desember 2025 - 17:26 WITA

LKC Dompet Dhuafa Sulsel Laksanakan Sharing Session dan Learning Program Pos Gizi Humia

Senin, 22 Desember 2025 - 14:22 WITA

LKC Dompet Dhuafa Sulsel laksanakan Pemeriksaan IVA Test dan SADARI

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:37 WITA

Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:29 WITA

Terlambat 1 Menit, Pasien BPJS Ditolak Berobat dan Diintimidasi Oknum Nakes PKM Bontomarannu Gowa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:05 WITA