Kembali Menunggu Titik Terang, Warga Gowa Mengeluh Atas Keterlambatan Proses Hukum

Gowa , DNID Sulsel — Seorang pengusaha kopi H. Jamaluddin,di Desa Rappolemba, Kabupaten Gowa, mengeluh atas keterlambatan proses hukum. Pasalnya hingga saat ini belum ada titik terang dari kepolisian yakni Polres Gowa.

Diketahui Korban yang juga mantan kepala Desa Rappolemba tersebut telah di tipu oleh parnert bisnis senilai 400 JT yang diduga digelapkan oleh dua orang yaitu TH dan SD .

Dengan kejadian tersebut Korban melaporkan kedua teman bisnisnya kepada pihak yang berwajib di Polres Gowa dengan Nomor laporan Polisi : LP/B/956/IX/2021/SPKT/Polres Gowa / Polda Sulawesi Selatan tanggal 08/09/2021.

Saat ditemui oleh DN.ID pada tanggal 20/02/2023 , korban menjelaskan bahwa proses Hukum sudah berjalan, dan Korban sudah memenuhi permintaan penyidik demi kelengkapan berkas perkara baik diperadakannya barang bukti dan kesaksian dari para saksi .

“Saya sudah memenuhi apa yang di arahkan oleh penyidik untuk kelengkapan berkas perkara dengan di peradakannya barang bukti dan saksi-saksi untuk mengungkap bahwa benar adanya unsur penipuan yang di lakukan TH dan SD,” ungkap H. Jamaluddin.

Selanjutnya Korban juga mengungkapkan kekecewaan kepada penyidik karena dalam kurun waktu 1 tahun 4 bulan belum ada titik terang dan korban masih menunggu hasil dari penyidikan yang dilakukan oleh penyidik yang berinisial MM .

“Saya agak kecewa dengan adanya keterlambatan dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik dengan kurun waktu 1 tahun 4 bulan ini dan berkas masih P19 , adapun kekurangan yang harus saya penuhi demi kelengkapan berkas perkara saya sudah penuhi dan saya menunggu penyidik melimpah ke Kejaksaan untuk ditindak lanjuti supaya di P21 kan,” lanjut Jamaluddin.

Dengan penjelasan si korban tersebut, DN.ID langsung mendatangi Polres Gowa pada tanggal 21/02/2023 untuk mengkonfirmasi penyidik apakah ada hambatan dalam proses hukum yang di alami oleh H.Najamauddin sebagai Korban.

“Memang kasus ini cukup rumit karena banyak melibat saksi dan dokumen penting yang membuat adanya keterlambatan proses penyidikan, dan saya juga menunggu hasil keputusan dari pengadi karena sesuai dari petunjuk jaksa bahwa korban sudah juga menggugat secara perdata dan kita tunggu hasilnya dari hasil putusan perdata karena putusan tersebut akan memperkuat tuntutan pidana yang di laporkan kepada HT dan SD,” ucap MM kepada DN.ID.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 22 Februari 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Berita Terbaru