Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Oknum TNI, Praka RM Dan Kawan-Kawan di Tuntut Hukuman Mati

 

Jakarta,DNIDBanten.co.id-Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh para terdakwa Praka RM, Praka HS dan Praka J terhadap Imam Masykur digelar secara terbuka untuk umum dengan agenda persidangan pembacaan tuntutan oleh Oditur Militer di Ruang Sidang Garuda, Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Jalan Raya Penggilingan 7 Cakung, Jakarta Timur, Senin (27/11/2023).

Pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Praka RM, HS dan J oleh Oditur Militer Letkol Chk Upen Jaya Supena, S.H., dan Letkol Laut (KH) I Made Adnyana, S.H. Sidang tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Kolonel Chk Rudy Dwi Prakamto, S.H., Hakim Anggota Letkol Chk Idolohi, S.H., dan Hakim Anggota Mayor Kum Aulisa Dandel, S.H., dan Penasehat Hukum para terdakwa antara lain: Mayor Chk Manang, S.H., Kapten Chk Budianto, S.H., Lettu Chk Amril Harahap, S.H.

Adapun tuntutan terhadap para terdakwa yang di bacakan oleh Oditur Militer antara lain: Pertama, motif ekonomi; Kedua, hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa bertentangan dengan undang-undang, perbuatan terdakwa melanggar Sapta Marga butir 2 “Tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan”, dan 8 Wajib TNI butir 6 “Tidak sekali-kali merugikan rakyat” dan butir 7 “Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat”; Ketiga, perbuatan para terdakwa telah mencemarkan nama baik kesatuan. Bab-bab perbuatan para terdakwa jauh dari rasa kemanusiaan dan tidak manusiawi karena telah sampai hati melakukan pembunuhan, dan perbuatan terdakwa meninggalkan luka yang mendalam bagi orang tua korban, hal-hal yang meringankan nihil,” tegas Oditur Militer.

Lebih lanjut dikatakan Oditur Militer menyampaikan bahwa para terdakwa bersalah, “Para terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan pembunuhan berencana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 (1) dan telah bersama-sama melakukan penculikan sebagai mana diatur dan diancam dalam Pasal 32 KUHP jo Pasal 55 (2) 1, 2, agar Majelis Hakim menentukan hukuman kepada para terdakwa berupa: Terdakwa 1 (RM) dengan pidana pokok pidana mati, pidana tambahan di pecat dari Dinas Militer cq. TNI AD. Terdakwa 2 (HS) dengan pidana pokok pidana mati, pidana tambahan di pecat dari dinas militer cq. TNI AD. Terdakwa 3 (J) dengan pidana pokok pidana mati, pidana tambahan di pecat dari dinas militer cq. TNI AD.” ucapnya.

Selesai Oditur Militer membacakan tuntutannya, maka Hakim Ketua memerintahkan kepada para terdakwa untuk berbicara dengan Penasehat Hukum, apakah akan mengadakan pledoi (pembelaan). Setelah itu Hakim Ketua memutuskan sidang selanjutnya pada bulan Desember, “Sidang akan dilanjutkan pada hari Senin, 4 Desember 2023, dengan mendengarkan pledoi Penasehat Hukum,” pungkasnya.

Selanjutnya petugas membawa keluar para pelaku dibawah pengawalan petugas Polisi Militer dan para terdakwa tetap ditahan di Pomdam Jaya.

Turut hadir Ny. Putri Rumantir mewakili Hotman Paris Hutapea, wakil masyarakat Aceh/keluarga Bapak Sudirman Anggota DPR RI.

 

 

Simpan Gambar:

Selasa, 28 November 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Andi Akmal Serahkan LKPD, Audit BPK Dimulai Bone Bidik Opini Terbaik
Kemensos Kawal Penyaluran Bantuan Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Nyaris Bentrok Usai Lakalantas di Rumbia, Oknum Anggota DPRD Jeneponto Diduga Kerahkan Massa Bersajam
Macet Parah Tiap Mudik, PAM Sulsel Desak Paris Yasir Lanjutkan Pembangunan Jembatan Bosalia
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Takbiran di Poso, Kapolres Pastikan Perayaan Aman dan Kondusif
Jois Andi Baso Kritik Sikap “Pilih Kasih” Bupati Lutim: Keselamatan Kerja Dipuji, Kerusakan Lingkungan Dibiarkan?
Blokade Jalan Trans Nasional di Enrekang, Massa Desak Investor Ditangkap dan IUP CV Hadaf Karya Mandiri Dicabut
Baru Dua Pekan, Transaksi Ramadan Bangkit Bantaeng Capai Rp1,4 Miliar, Putri Nurdin Optimistis Tembus Rp3 Miliar
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 21:06 WITA

Andi Akmal Serahkan LKPD, Audit BPK Dimulai Bone Bidik Opini Terbaik

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:01 WITA

Kemensos Kawal Penyaluran Bantuan Korban Bencana di Aceh dan Sumatra

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:12 WITA

Nyaris Bentrok Usai Lakalantas di Rumbia, Oknum Anggota DPRD Jeneponto Diduga Kerahkan Massa Bersajam

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:16 WITA

Macet Parah Tiap Mudik, PAM Sulsel Desak Paris Yasir Lanjutkan Pembangunan Jembatan Bosalia

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:26 WITA

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Takbiran di Poso, Kapolres Pastikan Perayaan Aman dan Kondusif

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:22 WITA

Jois Andi Baso Kritik Sikap “Pilih Kasih” Bupati Lutim: Keselamatan Kerja Dipuji, Kerusakan Lingkungan Dibiarkan?

Senin, 16 Maret 2026 - 23:19 WITA

Blokade Jalan Trans Nasional di Enrekang, Massa Desak Investor Ditangkap dan IUP CV Hadaf Karya Mandiri Dicabut

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:48 WITA

Baru Dua Pekan, Transaksi Ramadan Bangkit Bantaeng Capai Rp1,4 Miliar, Putri Nurdin Optimistis Tembus Rp3 Miliar

Berita Terbaru

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyerahkan dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dalam seremoni serah terima di Makassar.

Sosial Politik

Andi Akmal Serahkan LKPD, Audit BPK Dimulai Bone Bidik Opini Terbaik

Senin, 30 Mar 2026 - 21:06 WITA

Serba-Serbi

Grup Egaliter Alumni Unhas Halalbibalal di Red Corner

Senin, 30 Mar 2026 - 18:48 WITA