Penyerobotan Tanah di Kota Makassar Berlarut 3 Tahun, Penyidik: Berkas Sudah Dikirim, Belum Ada Kabar dari Kejaksaan

Makassar, dnid.co.id — Seorang warga bernama Sadiq (48) mengaku menjadi korban dugaan penyerobotan tanah oleh dua orang yang diduga mafia tanah di Kota Makassar.

Lahan milik Sadiq yang telah bersertifikat itu berada di Jalan Al Markas II, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo. Di atas lahan tersebut kini berdiri bangunan permanen yang disebut dibangun tanpa izin pemilik sah.

“Saya sangat dirugikan karena dua orang itu membangun rumah permanen di atas lokasi saya tanpa seizin saya,” ujar Sadiq.

Ia menyebut persoalan ini telah berlangsung sekitar satu tahun. Bahkan, ia telah meminta pengukuran ulang kepada Badan Pertanahan Nasional dengan Nomor Surat Ukur 29811/2022.

Saat proses pengukuran, sejumlah pihak turut hadir, mulai dari Binmas Polsek Tallo, Babinsa Koramil Tallo, hingga Satpol PP dan pihak kelurahan. Namun, proses tersebut diwarnai perlawanan dari pihak terlapor.

Tak hanya itu, Sadiq juga telah melaporkan kasus ini ke kepolisian sejak 2022. Penanganan perkara disebut telah masuk tahap Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 2023.

Dalam laporan tersebut, dua orang berinisial A (67) dan F (60) diduga melanggar Pasal 161 ayat (1) dan (2) KUHP terkait dugaan penguasaan lahan milik orang lain secara melawan hukum.

Sadiq mengaku sempat mendapat informasi bahwa perkara tersebut telah memasuki tahap P21 atau berkas dinyatakan lengkap.

Namun, hingga kini ia menilai proses hukum berjalan lambat. Salah satu terlapor bahkan disebut masih bebas dan diduga sempat menjual kembali lahan tersebut.

“Pelaku masih bebas berkeliaran, bahkan menjual tanah saya ke orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, penyidik yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa berkas perkara telah dikirim ke pihak kejaksaan.

“Kami sudah kirim berkas, belum ada laporan perkembangan dari jaksa,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kejaksaan terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.

Sadiq pun berharap adanya transparansi dan kepastian hukum atas kasus yang telah berjalan sejak 2023 itu.

“Saya berharap kasus ini diperhatikan secara serius. Saya sudah sangat dirugikan, tapi pelaku belum juga diamankan,” tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 29 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Pelapor dan Penyidik

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Berita Terbaru